Visi
Menjadi program studi yang menghasilkan lulusan profesional di bidang rekayasa sipil berkelanjutan dalam mitigasi bencana,berwawasan technopreneur,inovatif dan adaptif pada tahun 2035.
Sarjana · Universitas Prima Indonesia
Membangun Infrastruktur Berkelanjutan untuk Masa Depan
Membangun infrastruktur berkelanjutan dan inovatif.
Program Studi Rekayasa Sipil mempelajari perancangan, konstruksi, dan pemeliharaan infrastruktur seperti jalan, jembatan, gedung, dan bendungan. Mahasiswa akan dibekali dengan pengetahuan teknis serta keterampilan dalam merancang struktur yang kuat, aman, dan efisien.Selama perkuliahan, mahasiswa akan mempelajari berbagai mata kuliah seperti mekanika teknik, hidrolika, geoteknik, serta manajemen proyek konstruksi. Selain itu, mereka juga akan mempelajari penggunaan perangkat lunak rekayasa untuk analisis dan desain struktur.Peluang karir bagi lulusan Rekayasa Sipil sangat luas, mencakup pekerjaan sebagai insinyur sipil, konsultan konstruksi, perencana infrastruktur, serta manajer proyek. Mereka dapat bekerja di sektor pemerintahan, perusahaan konstruksi, atau sebagai wirausaha di bidang teknik sipil.Selain bekerja di industri, lulusan juga dapat berkontribusi dalam penelitian dan pengembangan teknologi konstruksi berkelanjutan. Inovasi dalam material bangunan ramah lingkungan serta metode konstruksi modern menjadi fokus utama dalam menciptakan infrastruktur yang lebih efisien dan tahan lama.Dengan meningkatnya kebutuhan akan infrastruktur yang aman dan berkelanjutan, Program Studi Rekayasa Sipil menjadi pilihan tepat bagi mereka yang tertarik pada teknologi, desain, dan pembangunan untuk masa depan yang lebih baik.
Menjadi program studi yang menghasilkan lulusan profesional di bidang rekayasa sipil berkelanjutan dalam mitigasi bencana,berwawasan technopreneur,inovatif dan adaptif pada tahun 2035.
Menghasilkan pendidikan dan pengajaran dengan sistem kurikulum nasional dan internasional untuk menghasilkan lulusan yang profesional di bidang rekayasa sipil dalam mitigasi bencana yang berwawasan technopreneur yang inovatif dan adaptif. Menghasilkan penelitian dan pengabdian masyarakat serta publikasi yang berkualitas dan berkontributif di bidang rekayasa sipil dalam mitigasi bencana yang berwawasan technopreneur yang inovatif dan adaptif. Meningkatnya sumber daya manusia dengan keunggulan di bidang rekayasa sipil dalam mitigasi bencana yang berwawasan technopreneur yang inovatif dan adaptif. Kerjasama dilakukan dengan berbagai pihak di tingkat lokal, nasional dan internasional.
Menghasilkan lulusan yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri, pemerintah, dan masyarakat di bidang rekayasa sipil. Meningkatkan kualitas penelitian yang aplikatif dan bermanfaat bagi pengembangan infrastruktur dan masyarakat. Menguatkan peran aktif sivitas akademika dalam pengabdian masyarakat berbasis keilmuan rekayasa sipil. Mengembangkan sumber daya dan tata kelola program studi yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Memperluas jejaring kerja sama dengan institusi pendidikan, industri, dan lembaga dalam dan luar negeri.
| Kode | Mata Kuliah / Tahap | SKS |
|---|---|---|
| SIP 6201 | Statika | 2 |
| SIP 6202 | Menggambar Bangunan Sipil | 2 |
| SIP 6203 | Manajemen Proyek Konstruksi | 2 |
| SIP 6204 | Hidrometeorologi Dasar | 2 |
| SIP 6205 | Geologi Teknik | 2 |
| SIP 6206 | Fisika Dasar | 2 |
| SIP 6207 | Matematika Dasar | 2 |
| SIP 6208 | Kimia Dasar | 2 |
| SIP 6267 | Agama | 2 |
| SIP 6268 | Pancasila | 2 |
| Total | 20 | |
Bidang pekerjaan dan peran profesional yang dapat dituju lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.
SKKNI 141/2018 + KKNI Level 6/7 + SK Dirjen Bina Konstruksi 33/2023 + PII/IFI Framework
Karakteristik dan kemampuan yang diharapkan melekat pada lulusan program studi.
Berdasarkan Keputusan Rektor
Berdasarkan SK Dekan 005/SK/F8/UNPRI/IV/2025
Berdasarkan (KKNI) Level 6; Persatuan Insinyur Indonesia (PII) & Indonesian Federation of Engineers (IFI) Competency Framework; Standar Praktik Profesi (SNI - Standar utama yang wajib diacu dalam perencanaan dan perancangan struktur di Indonesia
(level 6) (Kepmennaker No. 29 Tahun 2023 tentang Penetapan SKKNI Kategori Konstruksi Golongan Pokok Konstruksi Bangunan Sipil Bidang Sanitasi dan Air Limbah, SKKNI 277/2018 dan 187/2016 — untuk kompetensi operasional, analisis, dan evaluasi pada IPAL/IPALD, dan Borang yang sudah di syahkan Rektor-SK pendirian Prodi Rekayasa Sipil)
Berdasarkan SKKNI No. 141 Tahun 2018
Sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang perlu dicapai mahasiswa pada akhir pendidikan.
Menunjukkan karakter bertaqwa, beretika, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan melalui kepribadian yang mandiri, adaptif, dan kolaboratif, serta mampu mengimplementasikan prinsip sociotechnopreneurship yang berdampak bagi masyarakat.
Keputusan Rektor
Mampu berpikir logis, analitis, sistematis dan kreatif dalam memecahkan persoalan-persoalan keteknikan maupun perencanaan serta keberlanjutan lingkungan
Berdasarkan SK Dekan 005/SK/F8/UNPRI/IV/2025
Mampu melaksanakan penyusunan, penyampaian, dan diskusi gagasan teknis secara efektif dalam bentuk lisan, tulisan, dan visual, kerja sama dalam tim multidisiplin dan multikultural, serta penegakan nilai Pancasila, etika profesi, dan tanggung jawab sosial.
Berdasarkan BMPTTSSI 2019 – Kurikulum Inti/Minimum Sarjana Teknik Sipil & BMPTTSSI 2023 – Panduan Kurikulum OBE Sarjana Teknik Sipi
Mampu mengidentifikasi kebutuhan pengembangan diri, mengakses dan memanfaatkan teknologi terkini, serta menghasilkan inovasi dalam praktik rekayasa sipil melalui pembelajaran mandiri dan kolaboratif secara berkelanjutan.
Berdasarkan BMPTTSSI 2019 – Kurikulum Inti/Minimum Sarjana Teknik Sipil & BMPTTSSI 2023 – Panduan Kurikulum OBE Sarjana Teknik Sipil
Mampu menerapkan konsep dan prinsip matematika, sains alam, serta teknologi dasar untuk perumusan, pemodelan, dan analisis permasalahan rekayasa sipil.
Berdasarkan BMPTTSSI 2019 – Kurikulum Inti/Minimum Sarjana Teknik Sipil & BMPTTSSI 2023 – Panduan Kurikulum OBE Sarjana Teknik Sipil
Mampu melaksanakan penelitian sesuai rancangan metodologi yang benar, serta analisis dan interpretasi data dengan tepat.
Berdasarkan BMPTTSSI 2019 – Kurikulum Inti/Minimum Sarjana Teknik Sipil & BMPTTSSI 2023 – Panduan Kurikulum OBE Sarjana Teknik Sipil
Mampu mengonsepkan dan melaksanakan eksperimen laboratorium maupun lapangan, analisis, serta interpretasi data kuantitatif maupun kualitatif, untuk mendukung pengambilan keputusan rekayasa sipil.
Berdasarkan BMPTTSSI 2019 – Kurikulum Inti/Minimum Sarjana Teknik Sipil & BMPTTSSI 2023 – Panduan Kurikulum OBE Sarjana Teknik Sipil
Mampu menerapkan prinsip dasar perencanaan dan perancangan struktur dan geoteknik sederhana, terampil mengoperasikan perangkat lunak teknik sipil, melaksanakan pengawasan konstruksi, serta mengidentifikasi permasalahan lapangan sesuai standar teknis (SNI).
Berdasarkan (KKNI) Level 6; Persatuan Insinyur Indonesia (PII) & Indonesian Federation of Engineers (IFI) Competency Framework; Standar Praktik Profesi (SNI - Standar utama yang wajib diacu dalam perencanaan dan perancangan struktur di Indonesia
Mampu menerapkan pengetahuan manajemen konstruksi serta regulasi dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi proses konstruksi dalam pengendalian biaya, mutu, waktu, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja.
Berdasarkan BMPTTSSI 2019 – Kurikulum Inti/Minimum Sarjana Teknik Sipil & BMPTTSSI 2023 – Panduan Kurikulum OBE Sarjana Teknik Sipil
Mampu mengidentifikasi, mengonsepkan, menentukan, dan melaksanakan pengelolaan sistem air terhadap masalah pencemaran air sesuai kerekayasaan memenuhi standar baku kualitas air dan regulasi lingkungan.
BMPTTSSI 2019 & 2023 → sesuai KKNI Level 6
Mampu melaksanakan perencanaan, perancangan, dan konstruksi bidang sumber daya air (PSDA) maupun infrastruktur perkotaan yang berkelanjutan berbasis teknologi digital, sesuai standar teknis dan regulasi yang berlaku.
Berdasarkan BMPTTSSI 2019 – Kurikulum Inti/Minimum Sarjana Teknik Sipil & BMPTTSSI 2023 – Panduan Kurikulum OBE Sarjana Teknik Sipil
RPSMK yang telah disahkan dan dikunci ditampilkan berdasarkan semester. Sumber angkatan mengikuti RPSMK terbaru yang tersedia untuk mata kuliah pada semester tersebut.
Mata kuliah Statika membahas prinsip-prinsip dasar mekanika teknik yang berkaitan dengan analisis gaya, momen, dan kondisi keseimbangan pada struktur statis tertentu (statically determinate structures). Mata kuliah ini menjadi fondasi bagi mahasiswa untuk memahami perilaku struktur sederhana — seperti balok, portal, dan rangka batang — sebelum melanjutkan ke analisis struktur statis tak tentu dan perancangan struktur.
Menggambar Bangunan Sipil adalah mata kuliah yang membekali mahasiswa dengan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan dalam menyajikan ide, konsep, serta informasi teknis bangunan sipil ke dalam bentuk gambar yang sistematis, tepat, dan sesuai dengan kaidah gambar teknik. Mata kuliah ini mencakup pemahaman tentang standar dan aturan gambar teknik, penggunaan skala, simbol dan notasi, proyeksi, ukuran/dimensi, serta penyusunan gambar denah, tampak, potongan, dan detail konstruksi bangunan.
Manajemen Konstruksi adalah prinsip dasar pengelolaan dan pelaksanaan proyek kosntruksi, evaluasi kelayakan proyek, rencana anggaran biaya, penjadwalan proyek dan aspek – aspek yang terkait didalam pengendalian biaya, jadwal dan mutu pekerjaan.
Hidrometeorologi Dasar membahas karakterisasi proses atmosfer dan siklus hidrologi secara terpadu, yang menyatukan pemahaman unsur cuaca (radiasi, suhu, kelembaban, angin), instrumentasi pengukuran hidrometeorologi, dan pengolahan data curah hujan-evaporasi sebagai fondasi kuantitatif rekayasa sumber daya air.
Geologi Teknik membahas dasar-dasar geologi yang berkaitan dengan teknik sipil dan pengaruhnya terhadap pembangunan infrastruktur, meliputi mineral, batuan, tanah, struktur geologi, geomorfologi, air tanah, serta identifikasi dan mitigasi bencana geologi.
Fisika Dasar merupakan mata kuliah yang memberikan landasan pengetahuan dan kemampuan analitis mengenai prinsip-prinsip dasar fisika yang diperlukan untuk memahami berbagai fenomena alam serta penerapannya dalam bidang Rekayasa Sipil.
Mata kuliah Kalkulus pada Program Studi Teknik Sipil merupakan mata kuliah dasar yang membekali mahasiswa dengan konsep dan metode matematika untuk menganalisis perubahan, hubungan antarvariabel, serta besaran kontinu yang berkaitan dengan permasalahan ketekniksipilan.
Mata kuliah Kimia Dasar membahas konsep dan prinsip dasar kimia yang diperlukan untuk memahami, merumuskan, dan menganalisis permasalahan rekayasa sipil, meliputi materi dan pengukuran, struktur atom, ikatan kimia, stoikiometri, gas, larutan dan pH, kesetimbangan, termokimia, kinetika, elektrokimia, kimia air, serta kimia material konstruksi.
Mata kuliah agama adalah perkuliahan dasar yang dirancang untuk membangun pemahaman mahasiswa mengenai nilai-nilai spiritual, etika, moral, serta ajaran teologis yang bersumber dari keyakinan masing-masing agama, sekaligus menumbuhkan sikap toleransi dan moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk.
Mata kuliah ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman yang komprehensif mengenai Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara, pandangan hidup bangsa, dan sumber nilai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Mata kuliah Pengujian Bahan Konstruksi (Praktikum Beton) membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis melaksanakan pengujian sifat fisik dan mekanik bahan konstruksi — agregat, semen, beton segar dan keras, serta baja tulangan — sesuai standar SNI/ASTM. Mahasiswa berlatih langsung mulai dari persiapan benda uji, pelaksanaan pengujian, hingga analisis dan pelaporan hasil, sebagai bekal untuk pengendalian mutu bahan pada praktik teknik sipil.
Mata kuliah Mekanika Teknik membahas prinsip-prinsip dasar mekanika yang menjadi fondasi analisis struktur teknik sipil, meliputi besaran vektor, resultan gaya dan momen, kesetimbangan partikel dan benda tegar, pusat berat, momen inersia penampang, serta gaya gesek
Mata kuliah Mekanika Bahan membahas perilaku mekanis elemen struktur terhadap tegangan dan deformasi akibat beban aksial, torsi, dan lentur, meliputi hubungan tegangan-regangan, tegangan dan deformasi pada batang tarik/tekan, torsi poros, tegangan lentur dan geser pada balok, lendutan balok, tegangan gabungan, serta stabilitas elemen tekan (tekuk kolom). Mata kuliah ini melanjutkan konsep pada mata kuliah Statika sebagai dasar perancangan elemen struktur.
Mata kuliah pemodelan informasi bangunan: konsep, standar, dan regulasi BIM; penguasaan Autodesk Revit dengan penekanan pada pemodelan struktur bangunan gedung (grid, pondasi, kolom, balok, pelat, family dan parameter struktur, view dan schedule elemen struktur); hingga penerapan Revit dalam perencanaan (pemodelan dan dokumentasi) struktur bangunan gedung sederhana secara kolaboratif dengan model arsitektur (BIM Execution Plan, worksharing, koordinasi model, gambar struktur, dan pertukaran data IFC). Dimensi elemen struktur diberikan; analisis dan desain struktur tidak termasuk.
Mekanika Tanah mempelajari sifat fisik dan mekanis tanah untuk kebutuhan perencanaan bangunan. Pembahasannya mencakup klasifikasi, pemadatan, aliran air tanah, tegangan, konsolidasi, hingga kuat geser tanah.
Mata kuliah mekanika fluida dan hidrolika: sifat fluida, hukum dasar aliran, aliran pipa tertutup, hingga saluran terbuka dan pompa untuk perencanaan awal infrastruktur sumber daya air.
Mata kuliah ekologi sungai dan pengelolaan DAS: struktur dan fungsi ekosistem sungai, karakteristik fisik-ekologis DAS, penilaian kesehatan sungai (bioindikator, habitat, aliran lingkungan), hingga konservasi tanah-air dan restorasi sungai sebagai dasar pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.
Mata kuliah yang mempelajari karakteristik dan parameter kualitas air, sumber serta pengendalian pencemaran air, standar baku mutu dan regulasi lingkungan, teknik sampling dan evaluasi mutu air, prinsip pengolahan air dan air limbah, sanitasi, serta perencanaan pengelolaan sistem air secara terintegrasi dalam konteks kerekayasaan.
Mata kuliah berbasis eksplorasi lapangan dan laboratorium untuk mengidentifikasi, mengukur, menganalisis, mengevaluasi, merancang rekomendasi, dan mengelola kualitas air terhadap masalah pencemaran sesuai prinsip kerekayasaan, baku mutu, dan regulasi lingkungan.
Manajemen Konstruksi adalah prinsip dasar pengelolaan dan pelaksanaan proyek kosntruksi, evaluasi kelayakan proyek, rencana anggaran biaya, penjadwalan proyek dan aspek – aspek yang terkait didalam pengendalian biaya, jadwal dan mutu pekerjaan.
Metode Penelitian adalah mata kuliah yang membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan untuk merancang, melaksanakan, menganalisis, menginterpretasi, dan mengomunikasikan penelitian secara sistematis, objektif, etis, dan dapat dipertanggungjawabkan. Materi meliputi identifikasi kesenjangan penelitian dan perumusan masalah; kajian pustaka dan penyusunan kerangka konseptual; pemilihan desain penelitian, populasi, sampel, variabel, instrumen, dan teknik pengumpulan data; analisis serta interpretasi data kuantitatif dan kualitatif; serta penyusunan dan presentasi proposal atau laporan ilmiah. Mata kuliah ini juga membahas penggunaan Mendeley, Turnitin, dan kecerdasan artifisial (AI) secara kritis, transparan, aman, dan berintegritas, termasuk verifikasi keluaran AI, perlindungan data, dan pengungkapan penggunaannya.
Statistika dan Probabilitas merupakan mata kuliah yang membekali mahasiswa dengan kemampuan untuk menerapkan konsep statistika dan teori probabilitas dalam mengolah, menganalisis, serta menginterpretasikan data untuk menyelesaikan permasalahan di bidang Teknik Sipil.
Mata kuliah Perencanaan Beton Lanjutan membahas perencanaan elemen struktur beton bertulang tingkat lanjut sesuai SNI 2847:2019, meliputi pelat satu arah dan dua arah, kolom pendek dan langsing dengan lentur biaksial, fondasi telapak, dinding penahan tanah, balok tinggi, tangga beton bertulang, serta kontrol persyaratan layan (lendutan dan retak). Mata kuliah ini merupakan kelanjutan dari mata kuliah Perencanaan Beton dasar.
Mata kuliah Beton Precast dan Prategang membahas konsep dan sistem beton pracetak (precast) meliputi produksi, pengangkutan, ereksi, dan sambungan antar elemen, serta prinsip dasar beton prategang (pratarik dan pascatarik) meliputi analisis tegangan penampang, kehilangan gaya prategang, dan perencanaan elemen prategang terhadap lentur dan geser sesuai SNI 2847:2019.
Metode Perbaikan Tanah membahas prinsip dan metode untuk meningkatkan sifat serta kinerja tanah agar memenuhi kebutuhan konstruksi.
Rekayasa Pondasi membahas prinsip dasar, analisis, dan perancangan pondasi berdasarkan kondisi tanah dan beban struktur, meliputi parameter tanah, daya dukung, settlement, pondasi dangkal dan dalam, serta evaluasi keamanan dan kinerja pondasi sesuai standar perencanaan.
Rekayasa Lereng dan Geomekanika Gempa membahas prinsip dasar kestabilan lereng dan perilaku tanah akibat beban gempa.
Infrastruktur Perkotaan membahas pengelolaan jaringan prasarana fisik perkotaan secara terpadu, yang menyatukan sistem jalan raya, jembatan, dan sistem drainase.
Mata kuliah rekayasa infrastruktur pengendalian air: sistem dan kriteria desain pengendalian banjir, desain hidraulik tanggul, floodwall, dan sistem polder (pintu air, kolam retensi, stasiun pompa), hingga desain bangunan pengaman tebing dan pengendali dasar sungai (revetment, groundsill, check dam) sebagai infrastruktur mitigasi bencana banjir dan sedimen.
Mata kuliah ini membahas konsep, tipologi dan material sistem modular (rangka baja, beton pracetak, hibrida), DfMA dan koordinasi modular, perencanaan teknis modul volumetrik dan sambungannya, serta pabrikasi, mutu, transportasi dan pemasangan modul bangunan 2 lantai (hunian komersial dan klinik pratama dengan gawat darurat) pada tingkat perencanaan.
Merupakan mata kuliah yang mempelajari prinsip, sistem, dan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam penyelenggaraan proyek konstruksi untuk mengidentifikasi dan mengendalikan risiko kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif sesuai dengan peraturan dan standar yang berlaku.
Membekali mahasiswa dengan pemahaman dan kesiapan untuk memasuki lingkungan kerja, melaksanakan tugas secara profesional, memahami ekspektasi organisasi, serta berkomunikasi, berkolaborasi, dan beradaptasi dalam lingkungan kerja
Membekali mahasiswa dengan kemampuan mengidentifikasi dan mengembangkan kompetensi profesional, membangun etika dan tanggung jawab kerja, melakukan refleksi terhadap kemampuan diri, serta menyiapkan bukti kompetensi untuk mendukung pengalaman magang
Mata kuliah ini membahas penyusunan proposal penelitian di bidang Rekayasa Sipil secara sistematis, mulai dari identifikasi permasalahan ketekniksipilan, kajian literatur dan identifikasi kesenjangan penelitian, perumusan tujuan dan pertanyaan penelitian, penyusunan landasan teori dan kerangka berpikir, penentuan metodologi, teknik pengumpulan serta analisis data, hingga penyusunan dan presentasi proposal penelitian sesuai kaidah ilmiah dan etika penelitian.
Mata kuliah ini membahas pelaksanaan dan pelaporan penelitian di bidang Rekayasa Sipil, meliputi pengolahan dan analisis data, interpretasi hasil, pembahasan temuan, penyusunan kesimpulan dan rekomendasi, serta penyusunan dan presentasi laporan penelitian secara sistematis sesuai kaidah ilmiah dan etika akademik.
Menggambar Bangunan Sipil adalah mata kuliah yang membekali mahasiswa dengan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan dalam menyajikan ide, konsep, serta informasi teknis bangunan sipil ke dalam bentuk gambar yang sistematis, tepat, dan sesuai dengan kaidah gambar teknik. Mata kuliah ini mencakup pemahaman tentang standar dan aturan gambar teknik, penggunaan skala, simbol dan notasi, proyeksi, ukuran/dimensi, serta penyusunan gambar denah, tampak, potongan, dan detail konstruksi bangunan.
Mata kuliah pemodelan informasi bangunan: konsep, standar, dan regulasi BIM; penguasaan Autodesk Revit dengan penekanan pada pemodelan struktur bangunan gedung (grid, pondasi, kolom, balok, pelat, family dan parameter struktur, view dan schedule elemen struktur); hingga penerapan Revit dalam perencanaan (pemodelan dan dokumentasi) struktur bangunan gedung sederhana secara kolaboratif dengan model arsitektur (BIM Execution Plan, worksharing, koordinasi model, gambar struktur, dan pertukaran data IFC). Dimensi elemen struktur diberikan; analisis dan desain struktur tidak termasuk.
Infrastruktur Perkotaan membahas pengelolaan jaringan prasarana fisik perkotaan secara terpadu, yang menyatukan sistem jalan raya, jembatan, dan sistem drainase.
Mata kuliah ini membahas konsep, tipologi dan material sistem modular (rangka baja, beton pracetak, hibrida), DfMA dan koordinasi modular, perencanaan teknis modul volumetrik dan sambungannya, serta pabrikasi, mutu, transportasi dan pemasangan modul bangunan 2 lantai (hunian komersial dan klinik pratama dengan gawat darurat) pada tingkat perencanaan.
Mata kuliah yang membekali mahasiswa dengan kemampuan menyusun, mengolah, dan mempublikasikan hasil penelitian dalam bentuk artikel ilmiah sesuai kaidah akademik dan etika publikasi.
merupakan mata kuliah yang membahas prinsip, prosedur, metode, dan tata kelola pengadaan barang/jasa konstruksi serta penyusunan, pelaksanaan, dan pengendalian kontrak konstruksi di Indonesia.
Mata kuliah Capstone Design adalah mata kuliah puncak yang mengintegrasikan pengetahuan dari mata kuliah sebelumnya, termasuk empat mata kuliah pendukung bangunan penanggulangan bencana, untuk menghasilkan desain terpadu bangunan penanggulangan bencana pada lokasi rawan gempa dan banjir melalui proyek tim sesuai standar SNI dan batasan realistis.
Mata kuliah yang mempelajari penerapan prinsip, prosedur, dan sistem manajemen K3 dalam kegiatan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi pekerjaan konstruksi sipil
Mata kuliah konversi magang semester 7 yang membahas penggunaan prinsip dan dokumen manajemen mutu konstruksi, alat pengendalian mutu berbantuan perangkat lunak, serta penyusunan usulan tindakan korektif dan perbaikan mutu pada pekerjaan nyata di tempat magang, yang didokumentasikan dalam laporan dan seminar hasil magang. Mutu yang dimaksud adalah mutu pekerjaan konstruksi, bukan mutu air. Capaian dinilai dosen pembimbing melalui rubrik kognitif pada tiga proyek (rencana mutu, laporan antara, laporan akhir). Pembimbing lapangan tidak menilai capaian, hanya mengesahkan logbook, izin penggunaan data, dan surat keterangan selesai magang sebagai syarat. Statistik dan analisis akar penyebab dari mata kuliah lain digunakan pada data magang, tidak diajarkan ulang.
Mata kuliah konversi magang semester 7 yang membahas penggunaan prosedur identifikasi masalah rekayasa, metode analisis kuantitatif berbantuan perangkat lunak, dan penyusunan usulan solusi teknis pada permasalahan nyata di tempat magang, yang didokumentasikan dalam laporan dan seminar hasil magang. Capaian dinilai dosen pembimbing melalui rubrik kognitif pada tiga proyek (rencana kerja, laporan antara, laporan akhir). Pembimbing lapangan tidak menilai capaian, hanya mengesahkan logbook, izin penggunaan data, dan surat keterangan selesai magang sebagai syarat. Statistik dan metode numerik dari mata kuliah prasyarat digunakan pada data magang, tidak diajarkan ulang.
Ketua Program Studi