Visi
Menghasilkan Sarjana Kedokteran yang berwawasan socio-technopreneurship dan unggul dalam penguasaan dasar ilmu kedokteran pada bidang penyakit degeneratif.
Sarjana · Universitas Prima Indonesia
Pendidikan Sarjana Kedokteran Berwawasan Socio-Technopreneurship dan Unggul pada Penyakit Degeneratif
Pendidikan Medis untuk Profesional Kesehatan
Program Sarjana Kedokteran dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan medis yang komprehensif serta keterampilan klinis dalam diagnosis dan pengobatan penyakit. Mahasiswa akan mempelajari ilmu dasar kedokteran, anatomi, fisiologi, farmakologi, hingga keterampilan komunikasi dengan pasien.Selain teori, program ini juga menekankan pengalaman praktik melalui laboratorium, simulasi klinis, dan rotasi di rumah sakit. Pendekatan berbasis bukti dan penelitian menjadi landasan utama dalam pembelajaran untuk memastikan mahasiswa siap menghadapi tantangan di dunia medis yang terus berkembang.Lulusan Sarjana Kedokteran dapat melanjutkan ke tahap profesi dokter atau berkarier di bidang riset medis, kesehatan masyarakat, maupun manajemen layanan kesehatan. Dengan kemajuan ilmu kedokteran, program ini memberikan peluang besar bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Mohon isi kuesioner kepuasan atas penilaian berikut: https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSfAoi_Zr13caEQBmCr4mM2AsIeidcHJlhCMNI4ITUiNkBMv2g/viewform
Menghasilkan Sarjana Kedokteran yang berwawasan socio-technopreneurship dan unggul dalam penguasaan dasar ilmu kedokteran pada bidang penyakit degeneratif.
Menghasilkan sarjana kedokteran yang kompeten, berpegang teguh pada etika kedokteran, yang unggul di bidang pencegahan penyakit degeneratif. Mewujudkan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran yang unggul di bidang pencegahan penyakit degeneratif. Mewujudkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dimanfaatkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Meningkatkan kurikulum sesuai dengan perkembangan ilmu kedokteran dan kebutuhan masyarakat. Menambah jumlah penelitian kedokteran yang dipublikasikan secara nasional dan internasional. Memperkuat jaringan kerja sama dengan institusi medis dan rumah sakit. Meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial dan layanan kesehatan masyarakat.
| Kode | Mata Kuliah / Tahap | SKS |
|---|---|---|
| KDP6105 | Teknik Keterampilan Dasar 1 | 1 |
| KDP6204 | Bioetika dan Humaniora 1 | 2 |
| KDP6501 | Organisasi Tubuh Manusia dan Sistem Integumen | 5 |
| KDP6502 | Sistem - Sistem Pengaturan Cairan Tubuh | 5 |
| KDP6503 | Sistem - Sistem Pergerakan dan Indra | 5 |
| MKU602002 | Bahasa Indonesia | 2 |
| Total | 20 | |
Bidang pekerjaan dan peran profesional yang dapat dituju lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.
Asisten praktisi medis di fasilitas pelayanan kesehatan primer, asisten peneliti kesehatan, dan pendidik kesehatan masyarakat pada tahap sarjana kedokteran (sebelum pendidikan profesi dokter).
Karakteristik dan kemampuan yang diharapkan melekat pada lulusan program studi.
Profil Lulusan Universitas (Sikap, Etika, & Sociotechnopreneurship)
Profil Lulusan UPPS / Fakultas (Pencegahan & Pengelolaan Penyakit Degeneratif)
Profil Lulusan Prodi (Adaptasi 5-Star Doctor: Care Provider & Decision Maker untuk S.Ked)
Profil Lulusan Prodi (Adaptasi 5-Star Doctor: Communicator, Community Leader & Researcher untuk S.Ked)
Sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang perlu dicapai mahasiswa pada akhir pendidikan.
Menunjukkan karakter bertaqwa, beretika, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan melalui kepribadian yang mandiri, adaptif, dan kolaboratif, serta mampu mengimplementasikan prinsip sociotechnopreneurship yang berdampak bagi masyarakat.
CPL 1 Universitas - Ranah Sikap (Attitude & Sociotechnopreneurship)
Mampu merancang dan mengintegrasikan solusi inovatif berbasis bukti (evidence-based) serta strategi advokasi dalam pencegahan dan pengelolaan kesehatan penyakit degeneratif secara interdisiplin.
CPL 2 Fakultas - Ranah Pengetahuan & Inovasi (Degenerative Health Care)
Menunjukkan sikap profesional, kepatuhan pada etika kedokteran, bioetika, medikolegal, dan hukum kesehatan dalam segala tindakan pra-klinis dan asistensi pelayanan kesehatan primer.
CPL 3 Prodi (PL 3 - Sikap) - Bioetika, Profesionalisme & Hukum Kesehatan
Menguasai dan menganalisis konsep teoritis ilmu kedokteran dasar, biomedik, dan patomekanisme gangguan sistem organ tubuh manusia secara terintegrasi sebagai landasan klinis.
CPL 4 Prodi (PL 3 - Pengetahuan) - Ilmu Kedokteran Dasar & Biomedik
Menguasai dan menganalisis prinsip klinis dasar, diagnosis kerja, serta tata laksana awal pada masalah kesehatan umum, penyakit infeksi tropis, dan penyakit degeneratif di tingkat pelayanan primer.
CPL 5 Prodi (PL 3 - Pengetahuan) - Kedokteran Klinis Dasar & Diagnosis Kerja
Mampu melakukan prosedur keterampilan klinis dasar, pemeriksaan fisik, dan interpretasi pemeriksaan penunjang secara cermat dan sistematis sesuai batas kewenangan sarjana kedokteran.
CPL 6 Prodi (PL 3 - Keterampilan Khusus) - Keterampilan Klinis Dasar & Pemeriksaan Diagnostik
Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam penyelesaian masalah kesehatan melalui metodologi penelitian ilmiah dan penulisan karya ilmiah kedokteran.
CPL 7 Prodi (PL 4 - Keterampilan Umum) - Metodologi Penelitian & Pemikiran Kritis
Mampu mengelola komunikasi ilmiah, memanfaatkan teknologi informasi kesehatan, serta mengelola pembelajaran mandiri secara berkelanjutan (lifelong learning) dalam pengembangan keilmuan kedokteran.
CPL 8 Prodi (PL 4 - Keterampilan Umum) - Komunikasi Ilmiah, TI & Lifelong Learning
Mampu merancang, mengedukasi, dan melaksanakan program promosi kesehatan, kedokteran gaya hidup, serta pencegahan penyakit degeneratif berbasis masyarakat primer secara komunikatif.
CPL 9 Prodi (PL 4 - Keterampilan Khusus) - Edukasi, Promosi Kesehatan & Kedokteran Gaya Hidup
Mampu melakukan tindakan pertolongan pertama pada keadaan darurat medis, bantuan medikolegal awal, serta berkolaborasi secara efektif dalam tim interprofesional kesehatan dan komunikasi publik.
CPL 10 Prodi (PL 4 - Keterampilan Khusus) - Kegawatdaruratan, Bantuan Medikolegal & Kolaborasi Interprofesional
RPSMK yang telah disahkan dan dikunci ditampilkan berdasarkan semester. Sumber angkatan mengikuti RPSMK terbaru yang tersedia untuk mata kuliah pada semester tersebut.
Modul yang melatih prosedur klinis dasar, teknik aseptik, dan pemeriksaan fisik awal sebagai fondasi tindakan medis.
Blok Bioetika dan Humaniora 1 adalah jembatan transformasi dari seorang lulusan sekolah menengah menjadi mahasiswa kedokteran yang siap belajar secara mandiri, memegang teguh etika profesi, serta mampu berkomunikasi dan berpikir kritis berbasis bukti ilmiah.
Mata kuliah ini membahas dasar-dasar struktur dan fungsi tubuh manusia serta pengenalan sistem integumen (kulit dan struktur terkait). Mahasiswa akan mempelajari anatomi, histologi, fisiologi dasar, serta prinsip dasar biologi sel dan molekuler sebagai fondasi ilmu kedokteran. Mahasiswa dapat memahami struktur dan fungsi tubuh manusia secara menyeluruh, mengidentifikasi peran kulit sebagai sistem pertahanan pertama tubuh dan menjelaskan hubungan antara struktur mikroskopik dan makroskopik jaringan.
Sistem Pengaturan Cairan Tubuh membahas struktur dan fungsi normal sistem kardiovaskular, respirasi, dan urinarius sebagai satu kesatuan yang menjaga homeostasis cairan tubuh. Materi mencakup anatomi, histologi, embriologi, dan gambaran radiologis normal ketiga sistem tersebut. Blok ini juga membahas mekanisme fisiologis dan biokimia yang mengatur curah jantung, tekanan darah, ventilasi dan pertukaran gas, fungsi ginjal, serta keseimbangan cairan, elektrolit, dan asam-basa. Selain itu, blok ini mengkaji darah, hemostasis, golongan darah dan transfusi, mikroorganisme sistem respirasi, serta dasar farmakologi obat yang memengaruhi hemostasis, tekanan darah, dan volume cairan. Pembelajaran dilaksanakan melalui kuliah pakar, praktikum, analisis dan presentasi kasus berbasis skenario, serta active recall daily assessment. Dengan cara ini, mahasiswa mampu menganalisis keterkaitan struktur, fungsi, dan modulasi farmakologis ketiga sistem dalam mempertahankan homeostasis tubuh.
Sistem Indera dan Pergerakan adalah suatu sistem integratif yang mencakup organ-organ sensorik, sistem saraf, sistem muskuloskeletal, serta mekanisme fisiologis dan farmakologis yang berperan dalam menerima, mentransduksi, mengolah, dan menginterpretasikan rangsangan dari lingkungan maupun tubuh, serta menghasilkan dan mengendalikan respons pergerakan. Sistem ini meliputi fungsi penglihatan, pendengaran, keseimbangan, penciuman, pengecapan, sensasi somatik, koordinasi motorik, dan regulasi gerak, yang bekerja secara terintegrasi untuk mempertahankan interaksi tubuh dengan lingkungan, koordinasi gerak, keseimbangan, dan fungsi adaptif tubuh.
Mata Kuliah Umum Bahasa Indonesia merupakan mata kuliah wajib yang harus diprogramkan oleh semua mahasiswa. Mata kuliah ini adalah mata kuliah yang dihadirkan untuk memenuhi salah satunya adalah penguatan karakter mahasiswa. Mata kuliah ini terdapat pada semester ganjil dan semester genap. Ruang lingkup materi yang dibahas dalam mata kuliah ini adalah sejarah perkembangan bahasa Indonesia, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, pedoman umum ejaan bahasa Indonesia, proses pembentukan kata, pilihan kata, kalimat dan kalimat efektif, paragraf beserta pola pengembangannya, karya ilmiah, karya ilmiah populer, dan penulisan surat dinas.
Ketua Program Studi
Sekretaris Program Studi
Gugus Kendali Mutu
2026-04-22
Mengapa Kelemahan Otot Panggul dan Pergelangan Kaki Menjadi Pemicu Utama Nyeri Lutut Saat Jongkok
2026-04-22
Peran Fisioterapi dalam Mempercepat Regenerasi Saraf Fasialis pada Pasien Bell's Palsy.
2026-04-22
Menjelajahi Spektrum Karier Fisioterapi dari Industri Olahraga hingga Konsultan Teknologi Kesehatan.