FAKULTAS EKONOMI UNPRI MERAIH JUARA HARAPAN DUA

Olimpiade Perpajakan, 25 April 2014

Selasa, 23 September 2014 10:54:11 oleh Abdi Dharma | berita sebelumnya | berita selanjutnya

“OPJ” yang dimaksud disini bukanlah saingan dari OVJ lho, namun OPJ yang sebenarnya itu adalah Olimpiade Perpajakan. Pada tanggal 23 April 2014, Ketua Prodi S1 Akuntansi FE UNPRI memberitahukan kepada Bapak Hantono selaku dosen perpajakan bahwa kampus UMSU(Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara) mengadakan seminar sekaligus Olimpiade Perpajakan. Tanggal 25 April 2014 Pak Hantono memastikan bahwa FE UNPRI akan mengirimkan 2 tim OPJ ke UMSU.

Tanggal 26 April 2014, Pak Hantono melaporkan nama kedua tim kepada Bu Ivana dan segera didaftarkan nama kedua tim pada panitia kegiatan yang datang ke kampus untuk mendata nama peserta OPJ tersebut. Pada tanggal 28 April 2014, Pak Hantono mewakili kedua tim untuk melakukan techinical meeting di kampus UMSU lalu malamnya Pak Hantono mengumpulkan kedua tim untuk melakukan breefing karena keesokannya sudah diadakannya Olimpiade Perpajakan(OPJ). Tepat pada tanggal 29 April 2014, kedua tim OPJ UNPRI siap bertanding pada kegiatan Olimpiade perpajakan. 1 tim dari setiap kampus terdiri dari 3 orang. Tim 1 OPJ UNPRI dari beberapa semester yang berbeda yang terdiri dari Imelda Sanjaya(semester 6), Selvia Fransiska Wijaya(semester 7) dan Catherine(semester 4) dan Tim 2 OPJ UNPRI berasal dari satu kelas di semester 4 yang terdiri dari Kusnadi, Stella Tandean, dan Linda. Keseluruhan tim yang ikut dalam kegiatan Olimpiade Perpajakan berjumlah 22 tim dari 9 kampus yang ikut dalam kegiatan tersebut. Babak 1 hanya dipilih 10 tim untuk masuk ke babak 2 lalu dari babak 2 dipilih 6 tim yang akan masuk ke babak 3. Babak 1 terdiri dari 100 soal dalam waktu 60 menit dengan ketentuan skor 4(benar), skor -1(salah) dan skor 0(tidak menjawab), selesai babak 1 seluruh tim diminta mundur dari lokasi olimpiade karena hasil dari babak 1 langsung dikoreksi oleh juri yang berasal dari Dirjen Pajak. Begitu selesai dikoreksi, seluruh peserta diminta kembali ke tempat dan pihak juri mengumumkan hasil yang diperoleh dari keseluruhan tim yang bertanding. Tiap-tiap tim deg deg an menunggu keputusan juri. Juri mengumumkan dari nilai terendah hingga tertinggi dan saat tim 2 UNPRI diumumkan dengan perolehan nilai 99 dengan urutan ke-19, alangkah sedihnya tim kedua ini dan mereka berdoa agar tim 1 masuk babak 2. Tim dari kampus lain sudah berlalu dibacakan namun tim 1 belum juga kunjung tiba, saat dibacakan urutan kedua dari babak 1 ini adalah Tim 1 Prima dengan perolehan nilai 178 maka tim 2 bersorak kegirangan bersama dosen pembimbing mereka yaitu Pak Hantono yang berada di sana saat kegiatan Olimpiade Perpajakan dan akhirnya tim temannya berhasil masuk babak 2.

Pihak Panitia mengumumkan kalau babak 2 akan dimulai setelah makan siang, selesai makan siang tim 1 Prima mempersiapkan diri untuk memasuki babak 2 dengan tingkat kesukaran soal yang lebih rumit dari babak 1, arahan Pak Hantono kepada tim 1 tersebut agar berhati-hati menganalisa soal dan jangan sampai terjebak. Akhirnya masuk babak 2, tim 1 Prima bergerak ke lokasi yang sama pada babak 1 tadi. Waktu berlalu begitu cepat dan akhirnya juri memberitahukan waktu pengerjaan soal-soal sudah selesai dan peserta diperkenankan meninggalkan lokasi lomba. Memasuki babak 3, lokasi perlombaan dipindahkan yang semula di auditorium dipindahkan ke gedung F kampus UMSU. Seluruh peserta yang ikut babak 2 diminta untuk menempati tempat yang telah disiapkan panitia. Pengumuman pun segera dibacakan oleh tim juri. Masuk babak 3 hanya dipilih 6 tim dari 10 tim dari babak 2. Juri membacakan hasil-hasil dari babak 2 dan mengoreksi kesalahan-kesalahan dari tim yang bertanding dan juri katakan nilai yang diperoleh adalah kalkulasi nilai dari babak 1 ditambah babak 2. Makin deg degan tim 1 UNPRI dan begitu juga tim lainnya. Akhirnya keputusan pun yang ditunggu tunggu pun tiba dan saat membacakan urutan 10 hingga 5, tim 1 Prima makin gelisah lalu saat juri membacakan urutan ke 3 adalah…… , tim 2 mendoakan agar temannya masuk urutan teratas dan saat diumumkan urutan ke 3 yang akan masuk babak 3 adalah tim 1 Prima. Tim 2 loncat kegirangan mendengarkan temannya masuk urutan ke 3. Juri pun telah mengumumkan keseluruhan pemenang yang akan masuk babak 3. Sebelum masuk babak 3, keenam peserta diberi waktu istirahat sambil mempersiapkan materinya untuk presentase. Babak 3 ini tanpa melihat hasil dari babak 1 dan 2.Jadi babak 3 ini murni dari hasil penilaian presentase dengan ketentuan isi(30%), cara penyampaian(30%) dan penguasaan materi(40%). Babak 3 pun sudah dimulai, juri melakukan pencabutan nomor undian. Tim 1 Prima mendapat nomor urut 3. sebelum kegiatan olimpiade perpajakan ini, slide untuk babak 3 ini sudah disiapkan terlebih dahulu sehingga tim 1 prima tidak khawatir lagi.

Topik untuk babak 3 ini hanya dua judul yang diberikan:

  1. Hak dan Kewajiban Wajib Pajak
  2. Peranan Pajak Dalam Dunia Pendidikan

Tim 1 dan 2 Prima awalnya telah mempersiapkan materinya sesuai arahan dari dosen pembimbing mereka yaitu Bapak Hantono, S.E., S.Pd., M.Si untuk memilih bagian a karena kemungkinan mereka lebih menguasai materi.

Waktu istirahat untuk keenam tim pun telah berakhir, juri memanggil keenam tim agar memasuki ruangan perlombaan. Tiba saatnya nomor urut 3 tim 1 Prima dan membawakan judul presentase “Hak dan Kewajiban Wajib Pajak pada PPh Pasal 22”. Selesai presentase disampaikan, juri melakukan tanya jawab dari presentase yang dilakukan. Keenam tim yang masuk babak 3 ini selain menyampaikan presentasenya dan siap sedia ditanya dari tim juri. Akhirnya keenam tim telah selesai mempresentasekan masing-masing judul yang diberikan pihak panitia. Tibalah saat untuk mendengarkan pengumuman dari juri. Satu persatu juri melakukan kritikan dari tim yang telah maju, walaupun tim 1 prima mendapat kritikan dari juri dan mereka menerima kesalahan sewaktu presentase. Tibalah saatnya yang ditunggu-tunggu pengumuman juara. Juri membacakan dari urutan ke -6, saat membacakan urutan ke 5 adalah….. keseluruhan pendukung tim pun merasa cemas, apakah kampus mereka masuk sebagai urutan ke 5. Lalu juri menegaskan kembali urutan ke 5 dari tim 1 Prima. Juri mengatakan walaupun kampus Prima baru pertama sekali ikut kegiatan ini telah berhasil memperoleh juara harapan dua. Tim 1 Prima pun tidak berkecil hati saat dibacakan pengumuman tersebut karena mereka telah menunjukkan kemampuan mereka di hadapan beberapa tim yang bertanding dari babak 1 hingga babak 2 dan babak 3. Walaupun persiapan yang dilakukan pun singkat sekali tetapi tim 1 Prima ini telah mampu membawa harum nama kampus UNPRI pada kegiatan Olimpiade Perpajakan yang pertama kali diikuti. Sekali lagi Selamat kepada Tim 1 Prima, kemenangan yang diperoleh tim 1 biarlah menjadi motivasi untuk adik-adik kelas mereka selanjutnya.


Berita Seputar Ekonomi:

Berita Lain:

Berita Halaman Depan: