Visi
Menjadi Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia yang unggul di bidang Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA) yang menghasilkan lulusan Pendidik Bahasa yang unggul, adaptif, dan profesional serta berwawasan socio-technopreneurship.
Magister · Universitas Prima Indonesia
Langkah Nyata Tingkatkan Karir Profesional Berbahasa Indonesia
Pengembangan inovasi pembelajaran bahasa.
Magister Pendidikan Bahasa Indonesia di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan adalah program pascasarjana yang dirancang untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan dalam pengajaran bahasa dan sastra Indonesia. Program ini bertujuan untuk menghasilkan pendidik, peneliti, dan praktisi pendidikan yang mampu mengembangkan inovasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia.Mahasiswa akan mempelajari teori-teori terkini dalam linguistik, sastra, dan metodologi pengajaran, serta terlibat dalam penelitian yang berkontribusi pada pengembangan pendidikan bahasa Indonesia. Dengan kurikulum yang komprehensif dan dosen-dosen berpengalaman, lulusan program ini siap menjadi pemimpin dalam bidang pendidikan bahasa Indonesia, baik sebagai guru, akademisi, maupun pengembang kurikulum
Menjadi Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia yang unggul di bidang Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA) yang menghasilkan lulusan Pendidik Bahasa yang unggul, adaptif, dan profesional serta berwawasan socio-technopreneurship.
Menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi dalam pengembangan pendidikan bahasa Indonesia. Menambah jumlah penelitian dan inovasi di bidang pendidikan bahasa Indonesia.
Memperkuat kurikulum berbasis penelitian dan kebutuhan akademik. Meningkatkan kerja sama dengan lembaga pendidikan dan penelitian bahasa Indonesia. Menambah jumlah publikasi ilmiah di jurnal bereputasi.
| Kode | Mata Kuliah / Tahap | SKS |
|---|---|---|
| PBI 8201 | Filsafat Bahasa | 2 |
| PBI 8202 | Evaluasi Pembelajaran | 2 |
| PBI 8303 | Teori Kebahasaan dan Kesastraan | 3 |
| UNPRI 80109 | Tinjauan Literatur | 4 |
| UNPRI 80108 | Penulisan Artikel Ilmiah | 4 |
| PBI 8204 | Permasalahan dan Inovasi Pembelajaran | 2 |
| PBI 8305 | Pengembangan Bahan Ajar Bahasa dan Sastra Indonesia | 3 |
| Total | 20 | |
Bidang pekerjaan dan peran profesional yang dapat dituju lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.
Peraturan ini masih berstatus berlaku dan merupakan dasar utama untuk menjelaskan posisi kualifikasi pendidikan lulusan dalam KKNI. Ini merupakan dasar hukum utama untuk profesi guru dan dosen. Statusnya tercatat berlaku, serta dari Ikatan Program Studi.
Peraturan ini masih berstatus berlaku dan merupakan dasar utama untuk menjelaskan posisi kualifikasi pendidikan lulusan dalam KKNI Ini merupakan dasar hukum utama untuk profesi guru dan dosen. Statusnya tercatat berlaku.
Karakteristik dan kemampuan yang diharapkan melekat pada lulusan program studi.
SK REKTOR DAN SK DEKAN
SK DEKAN
SKKNI Pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2024 Tentang Profesi, Karier, Dan Penghasilan Dosen Pada Pasal 6 sampai 9, standar Nasional Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dari Perkumpulan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) pada halaman 16
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2024 Tentang Profesi, Karier, Dan Penghasilan Dosen Pada Pasal 6 sampai 9, standar Nasional Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dari Perkumpulan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) pada halaman 16
Sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang perlu dicapai mahasiswa pada akhir pendidikan.
Mahasiswa mampu menerapkan nilai-nilai ketaqwaan, etika, dan kemanusiaan dalam perilaku yang mandiri, adaptif, dan kolaboratif serta menerapkan prinsip sociotechnopreneurship untuk menghasilkan kontribusi yang berdampak bagi masyarakat.
C3
Mahasiswa mampu menerapkan prinsip, strategi, dan etika komunikasi profesional secara efektif dalam berbagai konteks akademik, pendidikan, dunia kerja, dan masyarakat.
C3
Mahasiswa mampu menerapkan konsep, prinsip, pendekatan, dan metode pembelajaran BIPA dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran sesuai kebutuhan pembelajar dan konteks budaya.
C3
Mahasiswa mampu menganalisis keterkaitan karakteristik pembelajar, kebutuhan bahasa, konteks komunikasi, serta aspek sosial dan budaya dalam menentukan strategi pembelajaran BIPA yang sesuai.
C4
Mahasiswa mampu mengevaluasi efektivitas pendekatan, metode, strategi, media, dan asesmen pembelajaran BIPA berdasarkan karakteristik, kebutuhan, dan konteks pembelajar.
C5
Mahasiswa mampu menerapkan prinsip kepemimpinan, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam pengelolaan program dan lembaga pendidikan bahasa secara profesional.
C3
Mahasiswa mampu menganalisis kebutuhan, permasalahan, kebijakan, tata kelola, dan kinerja program pendidikan bahasa berdasarkan data dan bukti yang relevan.
C4
Mahasiswa mampu mengevaluasi efektivitas pengelolaan dan pengembangan program pendidikan bahasa berdasarkan standar mutu, bukti ilmiah, kebutuhan pemangku kepentingan, dan prinsip keberlanjutan.
C5
Mahasiswa mampu menerapkan teori, pendekatan, metode, dan prinsip pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dalam pembelajaran, penelitian, dan pengembangan keilmuan.
C3
Mahasiswa mampu menganalisis permasalahan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia berdasarkan teori, hasil penelitian, data empiris, perkembangan teknologi, dan konteks sosial budaya.
C4
Mahasiswa mampu mengevaluasi praktik pembelajaran, hasil penelitian, kebijakan, dan inovasi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia berdasarkan bukti ilmiah, standar akademik, dan perkembangan keilmuan.
C5
RPSMK yang telah disahkan dan dikunci ditampilkan berdasarkan semester. Sumber angkatan mengikuti RPSMK terbaru yang tersedia untuk mata kuliah pada semester tersebut.
Mata kuliah ini membahas hakikat filsafat bahasa sebagai landasan teoretis dan epistemologis dalam kajian linguistik dan pendidikan bahasa. Kajian meliputi perkembangan historis filsafat bahasa dari era klasik, modern, hingga postmodern, mencakup pemikiran tokoh-tokoh seperti Plato, Aristoteles, Ferdinand de Saussure, Ludwig Wittgenstein, J. L. Austin, Jacques Derrida, dan tokoh-tokoh lain yang relevan. Mahasiswa diarahkan untuk mengaitkan teori filsafat bahasa dengan praktik penelitian dan pembelajaran bahasa Indonesia, serta menghasilkan tulisan akademik kritis yang memadukan perspektif filosofis dan pedagogis.
Evaluasi pembelajaran adalah proses sistematis dan berkelanjutan dalam mengumpulkan, menganalisis, serta menafsirkan informasi mengenai proses dan hasil belajar peserta didik untuk menentukan ketercapaian tujuan pembelajaran serta menjadi dasar pengambilan keputusan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Mata kuliah Teori Kebahasaan dan Kesastraan ini merupakan sebuah mata kuliah penting yang dapat memberi pengetahuan, keterampilan dan keahlian kepada mahasiswa uantuk menlakukan analisis terhadap karya sastra dan fenomena kebahasaan. Terdapat dua hal yang dicakup oleh mata kuliah ini yakni: (1) kemampuan untuk menerapkan teori-teori yang sesuai dengan kebutuhan untuk menganalisis karya sastra dan fenomena kebahasaan (2) memberi pemahaman kepada mahasiswa mengenai konsep dasar teori dalam kebahasaan dan kesastraan dengan tujuan mengkritisi atau menganalisis.
Mempelajari tentang penulisan dan publikasi tinjauan pustaka
Mempelajari tentang produksi karya ilmiah untuk dipublikasikan
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, dan memecahkan berbagai permasalahan aktual dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, serta merancang inovasi pembelajaran yang berbasis riset dan teknologi. Perkuliahan mencakup tiga fokus utama: (1) pemetaan dan analisis kritis permasalahan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di berbagai jenjang pendidikan, meliputi aspek kurikulum, kebijakan, kompetensi guru, karakteristik peserta didik, lingkungan belajar, serta pemanfaatan teknologi; (2) pengkajian berbagai teori, model, pendekatan, dan strategi pembelajaran mutakhir sebagai landasan inovasi, termasuk pembelajaran berdiferensiasi, multiliterasi, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kolaboratif daring, dan pemanfaatan kecerdasan buatan; dan (3) perancangan, implementasi, dan evaluasi inovasi pembelajaran yang kontekstual, adaptif, dan berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan yang teridentifikasi.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kompetensi teoretis, pedagogis, dan praktis dalam mengembangkan bahan ajar bahasa dan sastra Indonesia yang inovatif, kontekstual, dan berbasis riset. Perkuliahan mencakup tiga tahap utama: (1) analisis kritis terhadap landasan filosofis, teoretis, dan kebijakan kurikulum serta evaluasi kualitas bahan ajar yang ada (cetak, digital, maupun multimodal); (2) perancangan dan produksi bahan ajar bahasa dan sastra Indonesia yang kreatif, kontekstual, dan terintegrasi dengan kearifan lokal, pendidikan karakter, serta teknologi digital (TPACK, multiliterasi, dan multimodalitas); dan (3) validasi, uji coba lapangan, serta publikasi ilmiah hasil pengembangan bahan ajar.
Seminar Proposal adalah mata kuliah yang membekali mahasiswa dalam menyusun, mempresentasikan, dan menyempurnakan proposal penelitian tesis sesuai kaidah ilmiah dalam bidang Pendidikan Bahasa Indonesia.
Seminar Hasil adalah mata kuliah yang membekali mahasiswa untuk menyusun, mempresentasikan, dan mempertahankan hasil penelitian tesis dalam bidang Pendidikan Bahasa Indonesia secara ilmiah.
Mata Kuliah Model Pembelajaran Digital BIPA adalah mata kuliah yang membahas konsep, karakteristik, dan perkembangan model-model pembelajaran digital dalam pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kemampuan menerapkan platform, media, strategi (blended learning, flipped classroom, gamifikasi, pemanfaatan kecerdasan buatan) serta asesmen digital yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan pembelajar BIPA. Mahasiswa juga dilatih menganalisis kebutuhan teknologi dan kesenjangan digital, menerapkan prinsip desain instruksional (ADDIE), serta merancang, mengembangkan, dan mengevaluasi modul pembelajaran BIPA berbasis digital yang responsif terhadap konteks sosial-budaya dan perkembangan teknologi pendidikan bahasa.
pendekatan analisis bahasa yang mengkaji hubungan antara bahasa, wacana, kekuasaan, ideologi, dan praktik sosial. Analisis ini tidak hanya menelaah struktur kebahasaan dalam teks atau tuturan, tetapi juga mengungkap bagaimana bahasa digunakan untuk membentuk, mempertahankan, menegosiasikan, atau menantang relasi kekuasaan dan ideologi dalam masyarakat.
Mempelajari tentang produksi karya ilmiah untuk dipublikasikan
Mempelajari tentang penulisan dan publikasi karya ilmiah
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan pengetahuan teoretis dan keterampilan praktis dalam merancang, mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi sistem evaluasi pembelajaran digital dalam konteks Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Perkuliahan mencakup analisis kritis terhadap paradigma dan prinsip asesmen pembelajaran bahasa kedua/asing, kajian standar asesmen digital BIPA (SKL BIPA, CEFR, ACTFL), serta eksplorasi berbagai platform dan teknologi asesmen digital (Learning Management System, Computer-Based Testing, Computer Adaptive Testing, dan kecerdasan buatan). Mahasiswa akan berlatih merancang instrumen asesmen digital yang valid, reliabel, dan adil untuk mengukur empat keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, menulis) pada berbagai jenjang kemahiran (A1–C2), menganalisis data hasil asesmen menggunakan teknik statistik dan analitik pembelajaran, serta mengevaluasi efektivitas sistem evaluasi digital secara formatif dan sumatif. Melalui proyek akhir, mahasiswa akan menciptakan model evaluasi pembelajaran digital BIPA yang inovatif, kontekstual, dan responsif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pemelajar abad ke-21.
Mata kuliah ini membahas hakikat filsafat bahasa sebagai landasan teoretis dan epistemologis dalam kajian linguistik dan pendidikan bahasa. Kajian meliputi perkembangan historis filsafat bahasa dari era klasik, modern, hingga postmodern, mencakup pemikiran tokoh-tokoh seperti Plato, Aristoteles, Ferdinand de Saussure, Ludwig Wittgenstein, J. L. Austin, Jacques Derrida, dan tokoh-tokoh lain yang relevan. Mahasiswa diarahkan untuk mengaitkan teori filsafat bahasa dengan praktik penelitian dan pembelajaran bahasa Indonesia, serta menghasilkan tulisan akademik kritis yang memadukan perspektif filosofis dan pedagogis.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan yang relevan dengan bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fokus utama mencakup identifikasi peluang usaha berbasis literasi, perancangan model bisnis kreatif (termasuk Business Model Canvas), pengembangan produk dan layanan edukatif, strategi pemasaran digital, serta manajemen keuangan dan operasional usaha. Mahasiswa akan dilatih merancang, mengembangkan, dan mengevaluasi rencana usaha berbasis bahasa dan sastra, baik dalam bentuk produk cetak, digital, maupun layanan edukasi.
Ujian Tesis adalah mata kuliah yang membekali mahasiswa dalam mempresentasikan, mempertahankan, dan mempertanggungjawabkan hasil penelitian tesis secara ilmiah melalui ujian akhir di bidang kenotariatan.
Ketua Program Studi