Visi
Menghasilkan lulusan Magister Kedokteran Klinis yang berwawasan sociotechnopreneurship dalam pengembangan ilmu dan praktik klinis berbasis bukti serta unggul pada penyakit degeneratif.
Magister · Universitas Prima Indonesia
Program Studi Magister Kedokteran Klinis mulai beroperasi sejak dikeluarkan ijin operasional berupa Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 1002/KPT/I/2018 pada tanggal 21 November 2018. Tujuan dari pembukaan program studi adalah memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing di bidang kedokteran klinis serta mempertimbangkan banyaknya peminat untuk mengikuti pendidikan Magister Kedokteran Klinis. Program studi ini didukung oleh tenaga pengajar yang kompeten dan berkomitmen tinggi untuk menjalankan kurikulum dan kegiatan akademik.
Program magister yang mendalami ilmu kedokteran klinis dan riset.
Program Magister Kedokteran Klinis adalah jenjang pendidikan lanjutan yang berfokus pada pengembangan kompetensi klinis dan penelitian di bidang kedokteran. Program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap ilmu kedokteran berbasis bukti, metode diagnosis, terapi, serta manajemen penyakit yang lebih efektif. Mahasiswa akan mendapatkan pelatihan dalam berbagai disiplin klinis, termasuk teknik diagnosis canggih, terapi terkini, serta pendekatan multidisiplin dalam manajemen pasien. Kurikulum berbasis klinis dan penelitian memungkinkan mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan dalam mengintegrasikan praktik klinis dengan penelitian medis. Selain keterampilan klinis, program ini juga menekankan pengembangan metodologi penelitian, analisis data medis, serta penerapan ilmu kedokteran berbasis bukti dalam pengambilan keputusan klinis. Mahasiswa didorong untuk melakukan publikasi ilmiah dan berpartisipasi dalam seminar akademik guna memperluas wawasan dan berkontribusi dalam perkembangan ilmu kedokteran. Lulusan program ini diharapkan dapat berperan sebagai dokter, peneliti, atau pendidik di berbagai institusi kesehatan, rumah sakit, dan lembaga penelitian, serta berkontribusi dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan berbasis ilmu pengetahuan.
Menghasilkan lulusan Magister Kedokteran Klinis yang berwawasan sociotechnopreneurship dalam pengembangan ilmu dan praktik klinis berbasis bukti serta unggul pada penyakit degeneratif.
Menghasilkan lulusan magister kedokteran klinis yang kompeten dalam praktik klinis berbasis bukti dan berwawasan socio-technopreneurship Menghasilkan penelitian klinis yang inovatif dan bermutu pada penyakit degeneratif Menghasilkan pengabdian kepada masyarakat yang meningkatkan derajat kesehatan pada penyakit degeneratif Mewujudkan tata kelola dan kemitraan yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan
| Kode | Mata Kuliah / Tahap | SKS |
|---|---|---|
| KKL8201 | Filsafat Ilmu dan Etika Penelitian Klinis | 2 |
| KKL8204 | Biologi Molekuler Klinis | 2 |
| KKL8205 | Patobiologi Klinis Penyakit Degeneratif | 2 |
| KKL8206 | Epidemiologi Klinis | 2 |
| KKL8302 | Biostatistika Klinis | 3 |
| KKL8303 | Metodologi Penelitian Klinis | 3 |
| Total | 14 | |
Bidang pekerjaan dan peran profesional yang dapat dituju lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.
Mampu merancang dan menyelenggarakan proses pembelajaran klinis yang efektif, membimbing peserta didik dalam penguasaan kompetensi klinis, serta mengembangkan bahan ajar dan metode evaluasi pembelajaran secara profesional.
Mampu menerapkan evidence-based clinical practice: merumuskan pertanyaan klinis, menelaah kritis bukti, dan menerapkannya untuk perbaikan mutu praktik dan pelayanan klinis.
Karakteristik dan kemampuan yang diharapkan melekat pada lulusan program studi.
Lulusan mampu merancang dan mengembangkan inovasi klinis yang layak secara ilmiah, etik, dan implementatif untuk masalah kesehatan masyarakat, dengan memperhatikan manfaat sosial dan keberlanjutan.
Lulusan mampu memimpin, mengelola, dan berinovasi dalam kegiatan audit klinis serta perbaikan mutu pelayanan khususnya pada penanganan penyakit degeneratif, melalui kolaborasi inter/multidisiplin dalam institusi layanan kesehatan, dengan menjunjung profesionalisme dan etika.
Lulusan mampu merancang dan menyelenggarakan proses pembelajaran klinis yang efektif, membimbing peserta didik dalam penguasaan kompetensi klinis, serta mengembangkan bahan ajar dan metode evaluasi pembelajaran secara profesional.
Lulusan mampu menerapkan evidence-based clinical practice: merumuskan pertanyaan klinis, menelaah kritis bukti, dan menerapkannya untuk perbaikan mutu praktik dan pelayanan klinis, khususnya pada penanganan penyakit degeneratif.
Sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang perlu dicapai mahasiswa pada akhir pendidikan.
CPL1 — Sikap: Profesionalisme, Etika, Tanggung Jawab Sosial & Socio-technopreneurship
Menginternalisasi nilai profesionalisme, etika akademik, dan etika penelitian, serta tanggung jawab sosial dan wawasan kewirausahaan sosio-teknologi yang inovatif dan adaptif, dalam pengembangan ilmu dan praktik kedokteran klinis. (Afektif — Menghayati, A5)
CPL2 — Pengetahuan Dasar: Inovasi & Advokasi Kesehatan Penyakit Degeneratif
Menguasai konsep solusi inovatif berbasis bukti (evidence-based) serta strategi advokasi dalam pencegahan dan pengelolaan kesehatan penyakit degeneratif secara interdisiplin. (Kognitif — Menerapkan, C3)
CPL3 — Keterampilan Umum: Teori Kedokteran Klinis & Biomedik Translasional
Menguasai teori dan konsep mutakhir ilmu kedokteran klinis dan biomedik translasional, khususnya penyakit degeneratif, sebagai basis pengembangan ilmu melalui riset. (Kognitif — Mencipta, C6)
CPL4 — Keterampilan Umum: Metodologi Penelitian Klinis & Evidence-Based Medicine
Menguasai metodologi penelitian kedokteran klinis dan evidence-based medicine untuk menghasilkan dan menilai bukti ilmiah. (Kognitif — Mencipta, C6)
CPL5 — Keterampilan Umum: Pemikiran Ilmiah & Publikasi
Mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui penelitian ilmiah, serta menyusun konsepsi ilmiah dalam bentuk tesis dan publikasi pada jurnal terakreditasi. (Kognitif — Mencipta, C6)
CPL6 — Keterampilan Umum: Pengelolaan & Pertanggungjawaban Riset
Mampu mengelola, mengomunikasikan, dan mempertanggungjawabkan gagasan/hasil riset secara etis, mengelola data penelitian secara sahih dan bebas plagiasi. (Kognitif/Psikomotor/Afektif — Mencipta/Naturalisasi/Menghayati, C6/P5/A5)
CPL7 — Keterampilan Khusus: Evidence-Based Clinical Practice pada Penyakit Degeneratif
Mampu menerapkan evidence-based clinical practice, khususnya pada penanganan penyakit degeneratif: merumuskan pertanyaan klinis, menelaah kritis bukti ilmiah, dan menerapkannya untuk perbaikan mutu praktik/pelayanan klinis. (Psikomotor/Kognitif/Afektif — Naturalisasi/Mencipta/Menghayati, P5/C6/A5)
CPL8 — Keterampilan Khusus: Teknologi Digital & Kecerdasan Buatan Klinis
Mampu mengaplikasikan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) dalam praktik dan pengelolaan data kedokteran klinis, khususnya untuk pemantauan dan tata laksana penyakit degeneratif. (Psikomotor/Kognitif/Afektif — Naturalisasi/Mencipta/Menghargai, P5/C6/A3)
CPL9 — Keterampilan Khusus: Kedokteran Presisi & Genomik Klinis
Mampu mengaplikasikan pendekatan kedokteran presisi berbasis data genomik dan biomarker untuk diagnosis dan tata laksana individual pada penyakit degeneratif. (Psikomotor/Kognitif — Naturalisasi/Mencipta, P5/C6)
CPL10 — Keterampilan Khusus: Farmakoterapi & Manajemen Gaya Hidup
Mampu menerapkan farmakoterapi berbasis bukti dan pendekatan gaya hidup (nutrisi, aktivitas fisik, manajemen perilaku) dalam pencegahan dan pengelolaan penyakit degeneratif. (Kognitif/Psikomotor/Afektif — Mencipta/Artikulasi/Menghargai, C6/P4/A3)
RPSMK yang telah disahkan dan dikunci ditampilkan berdasarkan semester. Sumber angkatan mengikuti RPSMK terbaru yang tersedia untuk mata kuliah pada semester tersebut.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan landasan berpikir filsafat ilmu dan kesadaran etik dalam penelitian dan praktik kedokteran klinis, sebagai fondasi sikap ilmiah bagi seluruh mata kuliah metodologi dan riset pada semester berikutnya.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan penguasaan konsep dan teknik biologi molekuler mutakhir sebagai basis biomedik translasional untuk pengembangan ilmu melalui riset, khususnya terkait penyakit degeneratif.
Mata kuliah penciri ini membekali mahasiswa dengan penguasaan mendalam mekanisme patobiologi penyakit degeneratif sebagai basis keunggulan program studi dalam pengembangan ilmu melalui riset.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kemampuan menerapkan prinsip epidemiologi klinis untuk menilai bukti ilmiah dan memecahkan masalah kesehatan melalui pendekatan inter/multidisiplin.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kemampuan menerapkan metode statistik deskriptif dan inferensial untuk menghasilkan dan menilai bukti ilmiah dalam penelitian kedokteran klinis.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kemampuan merancang penelitian kedokteran klinis yang valid dan relevan, serta memposisikan penelitiannya dalam peta keilmuan yang lebih luas melalui pendekatan inter/multidisiplin.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kemampuan menerapkan langkah-langkah evidence-based medicine, yaitu merumuskan pertanyaan klinis, menelusuri, menelaah kritis, menerapkan, dan mengevaluasi bukti ilmiah dalam pengambilan keputusan klinis, khususnya pada penanganan penyakit degeneratif.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan pemahaman mutakhir tentang patofisiologi, diagnosis, dan tata laksana penyakit degeneratif kardiometabolik, respirasi, neurologis, dan muskuloskeletal secara terintegrasi dan berbasis bukti.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kemampuan mengidentifikasi kebutuhan klinis, merancang, memvalidasi, dan mengembangkan inovasi kesehatan berbasis bukti menjadi usaha socio-technopreneurship yang layak secara ilmiah, etik, ekonomi, dan berkelanjutan.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kemampuan menerapkan konsep mutu pelayanan, keselamatan pasien, metode peningkatan mutu, dan siklus audit klinis untuk perbaikan mutu praktik dan pelayanan klinis, khususnya pada penanganan penyakit degeneratif.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kemampuan menerapkan prinsip farmakokinetik, farmakodinamik, dan farmakoterapi rasional, serta memahami metodologi, etika, dan regulasi uji klinik dalam pengembangan terapi, khususnya pada penanganan penyakit degeneratif.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kemampuan mengelola, menganalisis, dan menafsirkan data kesehatan, serta menerapkan dan mengevaluasi kecerdasan buatan secara etis untuk menghasilkan real-world evidence, mendukung pengambilan keputusan klinis, dan mengembangkan inovasi layanan kesehatan, khususnya pada penanganan penyakit degeneratif.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kemampuan merumuskan masalah penelitian klinis, menelaah pustaka secara sistematis, merancang metodologi penelitian yang tepat dan etis, serta menyusun, mempresentasikan, dan mempertahankan proposal tesis penelitian klinis dalam seminar proposal, khususnya pada bidang penyakit degeneratif.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kemampuan mengelola data klinis secara sistematis, aman, dan bermutu, mulai dari perancangan, pengumpulan, pengolahan, hingga analisis dan penyajian data, serta menyusun karya tulis ilmiah yang memenuhi kaidah pelaporan dan etika publikasi, khususnya pada penelitian penyakit degeneratif.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kemampuan melaksanakan penelitian tesis klinis sesuai protokol yang telah disetujui, meliputi perizinan, persiapan dan uji coba penelitian, pengumpulan serta pengelolaan data secara etis dan bermutu, analisis data awal, hingga penyusunan dan presentasi laporan kemajuan penelitian, khususnya pada bidang penyakit degeneratif.
Ketua Program Studi