Prof. Dr. dr. I Nyoman Ehrich Lister, M.Kes., Sp.KKLP.
Visi yang menjadi awal perjalanan bersejarah UNPRI.
Prof. I Nyoman Ehrich Lister merupakan tokoh akademisi, dokter, profesor, peneliti, dan entrepreneur yang menjadi bagian penting dalam sejarah lahirnya Universitas Prima Indonesia (UNPRI). Berawal dari visi untuk memperluas akses pendidikan kesehatan, perjalanan tersebut dirintis pada tahun 2001 melalui Akademi Keperawatan dan Akademi Kebidanan Prima Medan.
Berbekal pengalaman di dunia kedokteran dan akademik, Prof. I Nyoman Ehrich Lister membawa visinya melampaui batas sebuah institusi pendidikan. Beliau membangun Ekosistem Prima Group, sebuah konsep terpadu yang menyatukan pendidikan melalui Universitas, Sekolah, dan Layanan Kesehatan, serta kawasan komersial dan hunian melalui mall dan apartemen. Sebuah ekosistem yang dirancang agar pendidikan, kesehatan, kehidupan, dan peluang bisnis dapat tumbuh berdampingan.
Sebelum menjadi universitas, ceritanya sudah dimulai.
Cikal bakal UNPRI tumbuh dari pendidikan keperawatan dan kebidanan, berkembang menjadi sekolah tinggi kesehatan, lalu memasuki babak baru sebagai Universitas Prima Indonesia pada 2005.
Akademi Keperawatan dan Akademi Kebidanan Prima Medan.
Berkembang menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Prima Husada Medan.
Transformasi menjadi Universitas Prima Indonesia. Lanjutkan ke tonggak berikutnya →
2000s
UNPRI resmi berdiri dan Kampus Belanga menjadi kampus pertama Universitas Prima Indonesia.
Pada 13 Oktober 2005, Universitas Prima Indonesia resmi berdiri. Pada fase awal ini, Kampus Belanga menjadi kampus pertama UNPRI dan menjadi titik awal pengembangan institusi.
UNPRI memperluas fasilitas pendidikan melalui Kampus Sekip dan Kampus Singkarak.
Pada 2009, UNPRI mendirikan Kampus Sekip dan Kampus Singkarak. Tonggak ini memperluas kapasitas pembelajaran dan mendukung pertumbuhan kegiatan akademik universitas.
2010s
Pendirian Kampus Katamso memperkuat infrastruktur pendidikan UNPRI.
Pada 2010, UNPRI mendirikan Kampus Katamso sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan pendidikan tinggi.
Rumah Sakit Gigi dan Mulut Prima didirikan sebagai penguatan ekosistem pendidikan klinik.
Pada 2012, UNPRI mendirikan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Prima, memperkuat fasilitas pendidikan dan pelayanan klinik untuk bidang kedokteran gigi.
Pendirian Rumah Sakit Royal Prima Medan memperluas ekosistem pendidikan kesehatan UNPRI.
Pada 2014, Rumah Sakit Royal Prima Medan didirikan. Kehadirannya memperkuat lingkungan pendidikan kesehatan dan layanan klinik yang terhubung dengan pengembangan akademik UNPRI.
UNPRI membuka empat program magister dan memperluas jenjang pendidikan pascasarjana.
Pada 2016, UNPRI membuka Magister Manajemen, Magister Akuntansi, Magister Hukum, dan Magister Pendidikan Bahasa Indonesia.
Tiga program magister baru memperluas kapasitas akademik UNPRI.
Pada 2017, UNPRI membuka Magister Kesehatan Masyarakat, Magister Sains Biomedis, dan Magister Kenotariatan.
Lima program baru memperkuat pendidikan kesehatan dan jenjang profesional.
Pada 2018, UNPRI membuka Sarjana Farmasi Klinis, Sarjana Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan, Magister Kedokteran Tropis, dan Magister Kedokteran Klinis.
UNPRI memperluas jenjang doktoral dan program profesional lintas disiplin.
Pada 2019, UNPRI membuka Doktor Ilmu Kedokteran, Magister Ilmu Kedokteran Gigi, dan Sarjana Terapan Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional.
2020s
Program kedokteran meraih akreditasi “A” dan UNPRI membuka Doktor Manajemen.
Pada 2020, Sarjana Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter menjadi program studi UNPRI pertama yang meraih akreditasi “A”. Pada tahun yang sama, UNPRI membuka Program Doktor Manajemen.
Kampus Sampul menandai fase baru pengembangan fasilitas terintegrasi UNPRI.
Pada 2021, UNPRI mendirikan Kampus Sampul dengan fasilitas terintegrasi dan berstandar internasional. Kampus Utama 23 lantai kemudian menjadi salah satu ikon utama pengembangan akademik universitas.
Penguatan mutu program berlanjut bersama pembukaan program arsitektur dan spesialis.
Pada 2022, Magister Kedokteran Gigi, Magister Kedokteran Klinis, dan Doktor Ilmu Kedokteran meraih akreditasi Unggul. UNPRI juga membuka Sarjana Arsitektur dan Spesialis Kedokteran Layanan Primer.
Akreditasi Unggul
Program Baru
UNPRI memperluas jaringan pendidikan ke Pekanbaru dan melanjutkan penguatan mutu akademik.
Pada 2023, UNPRI membuka tiga program di luar kampus utama Kota Pekanbaru: Sarjana Manajemen, Sarjana Sistem Informasi, dan Sarjana Psikologi. Penguatan akreditasi dan pembukaan program strategis juga berlanjut.
Program Pekanbaru
Akreditasi Unggul
Program Baru
UNPRI meraih Akreditasi Institusi “Unggul” dan melanjutkan ekspansi akademik.
Pada 2024, Universitas Prima Indonesia meraih akreditasi institusi “Unggul”. UNPRI juga memperluas program di Pekanbaru, membuka Magister Keperawatan, dan mencatat tambahan program studi berakreditasi Unggul.
Program Pekanbaru
Program Baru
Program Berakreditasi Unggul
Dari pengakuan nasional menuju jejaring dan standar internasional.
Pada 2025, UNPRI memasuki fase reputasi global melalui QS Asia University Rankings, akreditasi internasional IAAHEH untuk Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter, serta pengembangan pendidikan spesialis dan profesi.
Program dengan Akreditasi Unggul
Program Spesialis & Profesi
Kamu Adalah Bagian Selanjutnya
Dari cikal bakal Akper dan Akbid Prima di tahun 2001 hingga visi besar Prof. I Nyoman Ehrich Lister dan para pendiri, ekosistem pendidikan UNPRI kini telah bertransformasi menjadi rumah bagi puluhan ribu anak muda yang haus akan masa depan berkelas dunia.
"Sejarah UNPRI bukan tentang masa lalu yang kaku. Sejarah UNPRI adalah tentang keberanian untuk terus melangkah melampaui batas. Dan hari ini, cerita ini terus ditulis—bersamamu, para calon pemimpin masa depan."