Visi
Menjadi program studi agribisnis Kelapa sawit unggul dan berdaya saing international yang mampu menghasilkan Sarjana profesional, berkarakter yang beroreintasi socio-technopreneurship, inovatif dan adaptif Tahun 2030
Sarjana · Universitas Prima Indonesia
Agribisnis Cerdas untuk Ekonomi Berkelanjutan
Sarjana Agribisnis: Ahli bisnis pertanian modern.
Sarjana Agribisnis di Fakultas Agro Teknologi adalah program studi yang dirancang untuk menghasilkan lulusan yang ahli dalam mengelola bisnis pertanian secara efektif dan berkelanjutan. Program ini menggabungkan ilmu ekonomi, manajemen, dan teknologi pertanian untuk mengoptimalkan rantai nilai agribisnis, mulai dari produksi hingga pemasaran.Mahasiswa akan mempelajari berbagai aspek agribisnis, termasuk manajemen usaha tani, pemasaran produk pertanian, logistik, dan kebijakan pertanian. Selain itu, mereka juga dibekali dengan keterampilan praktis dalam perencanaan bisnis, analisis pasar, dan pengembangan usaha agribisnis. Lulusan program ini siap berkontribusi dalam memajukan sektor agribisnis, baik sebagai pengusaha, manajer, maupun konsultan di bidang pertanian.
Menjadi program studi agribisnis Kelapa sawit unggul dan berdaya saing international yang mampu menghasilkan Sarjana profesional, berkarakter yang beroreintasi socio-technopreneurship, inovatif dan adaptif Tahun 2030
Tujuan PS Agribisnis telah ditetapkan untuk mengelola program studi Agribisnis, yaitu: Membentuk alumni yang menonjol sebagai sarjana yang berkarakter dan berprestasi. Memiliki sikap transparansi serta kemampuan yang tinggi, renponsif pada kemajuan perubahan dan teknologi serta ilmu pengetahuan. Membentuk sarjana berpikir kritis tentang masalah yang dihadapi masyarakat, terutama dalam bidang agribisnis kelapa sawit. Menghasilkan sarjana yang mampu melakukan penelitian dan bekerja mandiri, bekerja sama dalam berbagai bidang, dan bekerja sama dengan negara lain di seluruh dunia.
Sasaran yang ditetapkan untuk mencapai tujuan program studi agribisnis adalah sebagai berikut: Menguatkan visi dan komitmen melaksanakan Tri Dharma yang berkualitas. Menguatkan image dan reputasi program studi Agribisnis UNPRI. Meningkatkan inovasi, kreatifitas dan adaptif terhadap perubahan. Memaksimalkan sistem informasi Memaksimalkan jalinan kolaborasi guna meningkatkan citra dan keunggulan program studi. Melengkapi sarana dan prasarana. Mewujudkan suasana akademik yang kontributif. Meningkatkan pengembangan sumber daya manusia (dosen dan tendik). Meningktkan sistem dan implementasi mutu dan budaya mutu.
| Kode | Mata Kuliah / Tahap | SKS |
|---|---|---|
| AGB603112 | Botani dan Morfologi Kelapa Sawit | 2 |
| AGB602103 | SISTEM AGRIBISNIS | 2 |
| AGB602104 | TATA KELOLA DIRI | 2 |
| AGB602106 | SOSIOLOGI PERKEBUNAN | 2 |
| AGB6207 | Statistika | 2 |
| AGB602109 | MANAJEMEN PERKEBUNAN | 2 |
| AGB603112 | Ekonomi Mikro | 2 |
| AGB602113 | Teknologi Pengeloaan Hasil Perkebunan | 2 |
| AGB601102 | PRAKTIKUM TERPADU I | 1 |
| AGB603105 | DASAR-DASAR ILMU TANAH | 2 |
| AGB6111 | Literasi AI Dan Digital | 1 |
| Total | 20 | |
| Kode | Mata Kuliah / Tahap | SKS |
|---|---|---|
| AGB6326 | Pembiayaan dan Operasi Peremajaan Kelapa Sawit | 3 |
| AGB6327 | Manajemen Sumberdaya Preproduksi Kelapa Sawit | 3 |
| Total | 6 | |
| Kode | Mata Kuliah / Tahap | SKS |
|---|---|---|
| AGB6257 | Manajemen Mutu I | 2 |
| AGB6360 | Smart Agribusiness | 3 |
| AGB6258 | Kepemimpinan Strategik dan Resolusi Konflik | 2 |
| AGB6154 | Pelayanan Prima | 1 |
| AGB6252 | Pendidikan Anti Korupsi | 2 |
| Total | 10 | |
| Kode | Mata Kuliah / Tahap | SKS |
|---|---|---|
| AGB6676 | Pengembangan Profesional Agribisnis II | 6 |
| Total | 6 | |
Bidang pekerjaan dan peran profesional yang dapat dituju lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.
Lulusan pada okupasi ini diharapkan mampu menyelesaikan serangkaian tugas supervisi dalam manajemen produksi atau manajemen pemasaran atau manajemen keuangan, atau manajemen sumber daya manusia, atau manajemen pengendalian mutu, atau manajemen risiko, dalam lingkup manajemen agribisnis dengan kinerja dan mutu terukur. Okupasi lulusan mengacu pada Keputusan Menteri Pertanian RI nomor 501/KPTS/SM.250/M/6/2022 dan SKKNI Nomor 237 Tahun 2019
Lulusan mampu merencanakan, mengorganisasi, memimpin, dan mengawasi operasional kebun secara efisien dan berkelanjutan serta mengelola operasional, seperti pembibitan, penanaman, pemeliharaan, hingga panen, dengan memanfaatkan teknologi terkini terutama pada sumberd daya manusia. Okupasi lulusan ini mengacu pada Keputusan Menteri Pertanian RI nomor 501/KPTS/SM.250/M/6/2022 dan SKKNI Nomor 237 Tahun 2019
Lulusan mampu menyelesaikan serangkaian tugas supervisi dalam manajemen produksi atau manajemen pemasaran atau manajemen keuangan, atau manajemen sumber daya manusia, atau manajemen pengendalian mutu, atau manajemen risiko, dalam lingkup manajemen agribisnis dengan kinerja dan mutu terukur. Okupasi lulusan ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia nomor 410/KTPS/SM.250/M/6/2020 dan SKKNI Nomor 237 Tahun 2019
Karakteristik dan kemampuan yang diharapkan melekat pada lulusan program studi.
Lulusan memiliki etika, profesionalitas, integritas, bertanggung jawab dan memiliki kemampuan inovasi sosial yang adaptif dan berjiwa wirausaha. Profil lulusan ini mengacu kepada peraturan Rektor Universitas Prima Indonesia
Lulusan mampu merencanakan, mengorganisasi, memimpin, dan mengawasi operasional kebun secara efisien dan berkelanjutan serta mengelola operasional, seperti pembibitan, penanaman, pemeliharaan, hingga panen, dengan memanfaatkan teknologi terkini. Profil lulusan ini berseumber dari Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia nomor 410/KTPS/SM.250/M/6/2020
Lulusan memiliki kemampuan mengintegrasikan dan mendayagunakan seluruh sumberdaya internal serta lingkungan untuk tercapainya sasaran dan tujuan agribisnis. Profil lulusann berseumber dari Keputusan Menteri Pertanian RI nomor 501/KPTS/SM.250/M/6/2022
Lulusan mampu menyelesaikan serangkaian tugas supervisi dalam manajemen produksi atau manajemen pemasaran atau manajemen keuangan, atau manajemen sumber daya manusia, atau manajemen pengendalian mutu, atau manajemen risiko, dalam lingkup manajemen agribisnis dengan kinerja dan mutu terukur. Profil lulusan ini berseumber dari Keputusan Menteri Pertanian RI nomor 501/KPTS/SM.250/M/6/2022
Sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang perlu dicapai mahasiswa pada akhir pendidikan.
Mampu menginternalisasi kemandirian, karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif dan menerapkan prinsip kewirausahaan melalui pemanfaatan teknologi yang berdampak kepada masyarakat serta memiliki ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menunjukkan sikap religius, nasionalis, toleransi, beretika, bertanggung jawab, bermoral serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan
Mampu menginternalisasi kemandirian, karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif dan menerapkan prinsip kewirausahaan melalui pemanfaatan teknologi yang berdampak kepada masyarakat serta memiliki ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menunjukkan sikap religius, nasionalis, toleransi, beretika, bertanggung jawab, bermoral serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Capaian Pembelajaran Lulusan ini bersumber dari SK Rektor Universitas Prima Indonesia
Mampu melaksanakan perencanaan, pengorganisasian, pengawasan, dan evaluasi operasional budidaya kelapa sawit di tingkat kebun dengan mengutamakan efektivitas kerja, efisiensi biaya, keselamatan kerja, serta keberlanjutan produksi.
Mampu melaksanakan perencanaan, pengorganisasian, pengawasan, dan evaluasi operasional budidaya kelapa sawit di tingkat kebun dengan mengutamakan efektivitas kerja, efisiensi biaya, keselamatan kerja, serta keberlanjutan produksi. Capaian Pembelajaran Lulusan ini bersumber dari Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia nomor 410/KTPS/SM.250/M/6/2020
Mampu menerapkan sikap profesional dengan menunjukkan kepatuhan dan respons terhadap etika profesi, isu-isu sosial, serta perkembangan teknologi di bidang perkebunan.
Mampu memahami konsep dasar dan terapan dalam manajemen, pemasaran, produksi, sumber daya manusia, dan keuangan agribisnis terutama pada perkebunan kelapa sawit. Capaian Pembelajaran Lulusan ini mengacu kepada Keputusan Menteri Pertanian RI nomor 501/KPTS/SM.250/M/6/2022
Mampu memahami konsep dasar dan terapan dalam manajemen, pemasaran, produksi, sumber daya manusia, dan keuangan agribisnis terutama pada perkebunan kelapa sawit
Mampu untuk memsupervisi kegiatan fungsional manajemen agribisnis sesuai tugas dan tanggungjawab pada lingkup manajemen agribisnis, produksi, keuangan, pemasaran, Sumber Daya Manusia, mutu, risiko terutama pada bidang perkebunan. Capaian Pembelajaran Lulusan mengacu pada Keputusan Menteri Pertanian RI nomor 501/KPTS/SM.250/M/6/2022
Mampu mengelola dan memecahkan permasalahan strategis, melaksanakan penjaminan mutu, melakukan analisis risiko, serta menetapkan strategi pengembangan agribisnis, khususnya pada bidang perkebunan
Mampu menerapkan sikap profesional dengan menunjukkan kepatuhan dan respons terhadap etika profesi, isu-isu sosial, serta perkembangan teknologi di bidang perkebunan. Capaian Pembelajaran Lulusan mengacu pada Keputusan Menteri Pertanian RI nomor 501/KPTS/SM.250/M/6/2022
Mampu memsupervisi kegiatan fungsional manajemen agribisnis sesuai tugas dan tanggung jawab pada lingkup manajemen agribisnis, produksi, keuangan, pemasaran, sumber daya manusia, mutu, dan risiko
Mampu mengelola dan memecahkan permasalahan strategis, melaksanakan penjaminan mutu, melakukan analisis risiko, serta menetapkan strategi pengembangan agribisnis, khususnya pada bidang perkebunan.Capaian Pembelajaran Lulusan mengacu pada Keputusan Menteri Pertanian RI nomor 501/KPTS/SM.250/M/6/2022
Mampu menganalisis dan mengevaluasi hasil kerja perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian pada perkebunan kelapa sawit dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
Mampu menganalisis dan mengevaluasi hasil kerja perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian pada perkebunan kelapa sawit dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Capaian Pembelajaran Lulusan mengacu pada Keputusan Menteri Pertanian RI nomor 501/KPTS/SM.250/M/6/2022
Mampu mengidentifikasi dan memilih alternatif strategi maupun solusi pengembangan agribisnis, khususnya pada komoditas perkebunan.
Mampu mengidentifikasi dan memilih alternatif strategi maupun solusi pengembangan agribisnis, khususnya pada komoditas perkebunan. Capaian Pembelajaran Lulusan mengacu pada Keputusan Menteri Pertanian RI nomor 501/KPTS/SM.250/M/6/2022
Mampu menganalisis tren global teknologi agribisnis, khususnya pada industri perkebunan.
Mampu menganalisis tren global teknologi agribisnis, khususnya pada industri perkebunan. Capaian Pembelajaran Lulusan mengacu pada Keputusan Menteri Pertanian RI nomor 501/KPTS/SM.250/M/6/2022
Mampu menerapkan metode kuantitatif dan kualitatif dalam analisis data agribisnis dan pengambilan keputusan.
Mampu menerapkan metode kuantitatif dan kualitatif dalam analisis data agribisnis dan pengambilan keputusan. Capaian Pembelajaran Lulusan mengacu pada Keputusan Menteri Pertanian RI nomor 501/KPTS/SM.250/M/6/2022
RPSMK yang telah disahkan dan dikunci ditampilkan berdasarkan semester. Sumber angkatan mengikuti RPSMK terbaru yang tersedia untuk mata kuliah pada semester tersebut.
Mata kuliah Botani dan Morfologi Kelapa Sawit membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam mengenai struktur dan fungsi organ-organ tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) sebagai dasar ilmiah dalam budidaya perkebunan berkelanjutan. Materi meliputi taksonomi, morfologi akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji kelapa sawit, serta hubungannya dengan fisiologi dan produktivitas tanaman.Kompetensi pembelajaran diselaraskan dengan SKKNI No. 237 Tahun 2019 (Bidang Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan) dan SKKNI No. 410 Tahun 2020 (Jenjang KKNI Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan).
Mata kuliah Sistem Agribisnis membahas konsep, struktur, dan dinamika sistem agribisnis secara komprehensif, mulai dari subsistem hulu (pengadaan sarana produksi), usahatani/budidaya, subsistem hilir (pengolahan dan pemasaran), hingga subsistem penunjang (kelembagaan, pembiayaan, dan kebijakan). Fokus utama diarahkan pada komoditas perkebunan, khususnya kelapa sawit, sebagai representasi agribisnis berskala besar di Indonesia. Mahasiswa diajak menganalisis keterkaitan antar-subsistem, mengidentifikasi peluang dan hambatan dalam rantai nilai agribisnis, serta merancang strategi pengembangan sistem agribisnis yang efisien dan berdaya saing. Pendekatan pembelajaran berbasis studi kasus dan proyek nyata, diselaraskan dengan Peraturan Menteri Pertanian No. 501/KPTS/SM.250/M/6/2022 tentang KKNI Tenaga Kerja Sektor Pertanian Bidang Manajemen Agribisnis, serta Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 237 Tahun 2019 tentang Penetapan SKKNI Kategori Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Bidang Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan, khususnya untuk memperkuat muatan teknis budidaya, tata kelola, dan sertifikasi keberlanjutan (ISPO) pada komoditas kelapa sawit.
Mata kuliah ini membahas kemampuan mengelola diri secara efektif melalui penguatan karakter, etika profesional, pengelolaan waktu, emosi, stres, komunikasi, serta perencanaan karier dan keuangan. Mahasiswa dibimbing untuk membangun kebiasaan positif dan kesiapan kerja di lingkungan agribisnis dan perkebunan kelapa sawit melalui diskusi, praktik, dan proyek terstruktur.
Mata kuliah ini membahas konsep dasar sosiologi, karakteristik sosial-budaya masyarakat perkebunan, interaksi dan struktur sosial, serta kelembagaan desa/perkebunan. Sosiologi Perkebunan juga mempelajari dinamika konflik agraria, kapitalisme perkebunan, pembangunan, kesejahteraan, lingkungan, dan peran negara serta mengevaluasi berbagai fenomena sosial yang terjadi dalam masyarakat perkebunan.
Mata kuliah Statistika membahas konsep dasar statistika deskriptif, meliputi klasifikasi data, ukuran pemusatan dan penyebaran, serta penyajian data dalam tabel dan grafik; konsep peluang dan distribusi probabilitas (diskrit dan kontinu); serta inferensi statistik, meliputi estimasi, pengujian hipotesis, dan analisis regresi-korelasi sederhana. Seluruh konsep dikontekstualisasikan pada data produksi, produktivitas, dan risiko usaha agribisnis perkebunan kelapa sawit, sehingga mahasiswa mampu menerapkan analisis statistik dalam pengambilan keputusan agribisnis melalui studi kasus, latihan analitis, dan proyek kelompok, selaras dengan Peraturan Menteri Pertanian No. 501/KPTS/SM.250/M/6/2022 tentang KKNI Tenaga Kerja Sektor Pertanian Bidang Manajemen Agribisnis serta SKKNI No. 237 Tahun 2019 tentang Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan.
Mata kuliah Manajemen Perkebunan membahas secara komprehensif pengelolaan agribisnis perkebunan meliputi perencanaan, operasional, pengendalian mutu, manajemen SDM, keuangan, dan pemasaran hasil perkebunan. Mata kuliah ini mengintegrasikan aspek teknis dan manajerial dalam pengelolaan komoditas perkebunan unggulan Indonesia (kelapa sawit, karet, kakao, kelapa, dan kopi). Mahasiswa akan mempelajari pengelolaan operasional kebun, penggunaan alat mesin, monitoring produksi, manajemen risiko, serta penyusunan rencana agribisnis perkebunan yang berkelanjutan. Kompetensi pembelajaran diselaraskan dengan KKNI No. 501/KPTS/SM.250/M/6/2022 dan diperkaya dengan SKKNI Bidang Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (Kepmenaker No. 237 Tahun 2019) sebagai acuan teknis operasional perkebunan kelapa sawit.
Mata kuliah Ekonomi Mikro membahas perilaku unit-unit ekonomi terkecil, yaitu konsumen, produsen, dan pasar, serta interaksi di antara ketiganya dalam menentukan harga dan alokasi sumber daya. Materi mencakup teori permintaan dan penawaran, elastisitas, perilaku konsumen (utilitas), teori produksi dan biaya, struktur pasar (persaingan sempurna, monopoli, oligopoli, dan persaingan monopolistik), serta kegagalan pasar dan peran pemerintah. Seluruh konsep diarahkan dan dikontekstualisasikan pada komoditas dan industri perkebunan, khususnya kelapa sawit, sehingga mahasiswa mampu mengaplikasikan teori ekonomi mikro dalam pengambilan keputusan manajerial agribisnis. Pendekatan pembelajaran berbasis studi kasus, latihan analitis, dan proyek kelompok, diselaraskan dengan Peraturan Menteri Pertanian No. 501/KPTS/SM.250/M/6/2022 tentang KKNI Tenaga Kerja Sektor Pertanian Bidang Manajemen Agribisnis, serta Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia No. 237 Tahun 2019 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Kategori Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Golongan Pokok Pertanian Tanaman, Peternakan, Perburuan dan Kegiatan yang Berhubungan dengan Itu (YBDI) Bidang Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan, sebagai acuan tambahan pada aspek teknis-operasional perencanaan produksi, biaya, dan keberlanjutan usaha perkebunan sawit.
Mata kuliah Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan dan Turunannya untuk komoditas kelapa sawit membahas secara komprehensif proses pengolahan tandan buah segar (TBS) menjadi produk utama dan produk turunannya yang bernilai ekonomi tinggi. Materi mencakup prinsip dasar pengolahan, teknologi ekstraksi minyak sawit (Crude Palm Oil/CPO) dan minyak inti sawit (Palm Kernel Oil/PKO), pengendalian mutu, serta efisiensi proses produksi di pabrik kelapa sawit.Selain aspek teknis, mata kuliah ini juga mengintegrasikan kemampuan analitis dan manajerial, meliputi penyusunan estimasi biaya proses pengolahan, analisis biaya produksi, serta perancangan rencana kerja operasional pabrik kelapa sawit secara realistis. Mahasiswa akan mempelajari pemanfaatan limbah, diversifikasi produk turunan (oleokimia, pangan, dan bioenergi), serta penerapan prinsip keberlanjutan dalam industri kelapa sawit. Melalui pembelajaran berbasis kasus dan proyek, mahasiswa diharapkan mampu memahami alur industri kelapa sawit dari hulu ke hilir, serta memiliki keterampilan dalam merancang sistem produksi yang efisien, ekonomis, dan berkelanjutan. Kompetensi pembelajaran diselaraskan dengan SKKNI No. 313 TAHUN 2013 sebagai rujukan utama, dan diperkaya dengan SKKNI No. 237 Tahun 2019 (Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan) pada bagian yang membahas mata rantai pasok bahan baku TBS dari kebun ke pabrik.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kemampuan menerapkan prinsip dasar biologi, kimia, fisika, ilmu tanah, botani, dan agronomi melalui kegiatan praktikum untuk mengidentifikasi karakteristik tanah, morfologi tanaman, serta proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman kelapa sawit, dilanjutkan dengan pengamatan, pengukuran, analisis data, dan evaluasi kondisi pertumbuhan tanaman guna merumuskan rekomendasi praktik budidaya kelapa sawit yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Mempelajari Konsep Dasar Ilmu Tanah dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan
Mampu memanfaatkan teknologi digital dan perangkat berbasis Artificial Intelligence (AI) secara kritis, kreatif, dan etis untuk mendukung proses pembelajaran mandiri serta penyelesaian masalah akademis.
Mata kuliah Kapita Selekta Agribisnis membahas topik-topik pilihan dan isu-isu strategis kontemporer agribisnis secara kritis dan terintegrasi, dengan fokus pada komoditas perkebunan, khususnya kelapa sawit, sebagai representasi agribisnis berskala besar di Indonesia. Cakupan kajian meliputi keberlanjutan dan sertifikasi (ISPO, RSPO, dan EUDR), kebijakan strategis sawit (tata kelola lahan, hilirisasi, dan mandatori biodiesel), penguatan petani sawit rakyat, dinamika pasar dan perdagangan global, digitalisasi dan teknologi, serta perubahan iklim dan ekonomi sirkular. Mahasiswa diajak menelaah isu berbasis data dan literatur ilmiah, menganalisis dampaknya terhadap kinerja pelaku dan sistem agribisnis, serta merumuskan rekomendasi strategis berbasis bukti dalam bentuk policy brief. Pendekatan pembelajaran berbasis studi kasus, diskusi, dan proyek nyata, diselaraskan dengan Keputusan Menteri Pertanian No. 501/KPTS/SM.250/M/6/2022 tentang KKNI Tenaga Kerja Sektor Pertanian Bidang Manajemen Agribisnis, serta Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 237 Tahun 2019 tentang Penetapan SKKNI Kategori Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Bidang Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan, khususnya untuk memperkuat muatan tata kelola dan sertifikasi keberlanjutan (ISPO) pada komoditas kelapa sawit.
Mata kuliah Manajemen Sumberdaya Manusia membahas secara komprehensif konsep, fungsi, dan proses pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi agribisnis, meliputi perencanaan sumber daya manusia, analisis dan deskripsi pekerjaan, rekrutmen dan seleksi, pelatihan dan pengembangan kompetensi, penilaian kinerja, sistem kompensasi, hubungan industrial, serta keselamatan dan kesehatan kerja. Mata kuliah ini mengintegrasikan prinsip-prinsip manajemen sumber daya manusia modern dengan karakteristik tenaga kerja pada sektor pertanian dan agribisnis. Mahasiswa akan mempelajari perancangan struktur organisasi, sistem pengembangan kompetensi tenaga kerja, strategi pengelolaan hubungan industrial, serta digitalisasi sistem informasi sumber daya manusia guna mendukung produktivitas dan keberlanjutan usaha agribisnis. Kompetensi pembelajaran diselaraskan dengan KKNI No. 501/KPTS/SM.250/M/6/2022 Program Studi Sarjana Agribisnis.
Mata kuliah Sistem Manajemen Mutu Agribisnis membahas secara komprehensif konsep, prinsip, dan penerapan sistem manajemen mutu dalam pengelolaan usaha agribisnis, meliputi perencanaan dan dokumentasi mutu, pengendalian mutu bahan baku dan proses produksi, audit mutu internal, manajemen risiko dan keamanan pangan, serta strategi perbaikan mutu berkelanjutan. Mata kuliah ini mengintegrasikan standar mutu internasional (ISO 9001, ISO 22000, HACCP, GMP, GAP) dengan karakteristik rantai pasok produk pertanian dan agribisnis. Mahasiswa akan mempelajari perancangan struktur organisasi mutu, penyusunan dokumen mutu (SOP dan manual mutu), pelaksanaan audit mutu internal, serta digitalisasi sistem informasi manajemen mutu guna mendukung daya saing dan keberlanjutan usaha agribisnis. Kompetensi pembelajaran diselaraskan dengan KKNI No. 501/KPTS/SM.250/M/6/2022 Program Studi Sarjana Agribisnis.
Mata kuliah Praktikum Terpadu ini menggabungkan secara seimbang materi praktik dari mata kuliah Manajemen Organisme Pengganggu Tanaman dan Manajemen Pemasaran Produk Industri Perkebunan. Separuh sesi praktikum membekali mahasiswa keterampilan identifikasi hama dan penyakit utama kelapa sawit, penerapan teknik pengendalian hama terpadu (PHT), serta pemetaan dan evaluasi organisme pengganggu tanaman (OPT) di lahan perkebunan. Separuh sesi lainnya membekali mahasiswa keterampilan analisis pasar, penyusunan strategi bauran pemasaran, dan pemasaran digital untuk produk industri perkebunan. Mata kuliah ini bersifat aplikatif dan berorientasi proyek, menghasilkan keluaran berupa laporan pemetaan/pengendalian OPT dan rancangan rencana pemasaran produk industri perkebunan. Kompetensi pembelajaran diselaraskan dengan KKNI No. 501/KPTS/SM.250/M/6/2022 Program Studi Sarjana Agribisnis.
Mata kuliah Strategi Pemberdayaan Masyarakat membahas konsep, pendekatan, dan strategi pemberdayaan masyarakat perdesaan dan masyarakat sekitar perkebunan, dengan fokus pada petani kelapa sawit dan masyarakat di sekitar kebun sebagai representasi konteks agribisnis berskala besar di Indonesia. Cakupan kajian meliputi paradigma dan model pemberdayaan, peran fasilitator dan komunikasi pendampingan, metode partisipatif (PRA, pemetaan aset, dan analisis pemangku kepentingan), analisis potensi, masalah, dan kebutuhan masyarakat, penguatan kelembagaan (kelompok tani, koperasi, dan BUM Desa), pemberdayaan ekonomi dan kemitraan, program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, serta perencanaan, pemantauan, dan evaluasi program. Mahasiswa diajak menganalisis kondisi masyarakat sasaran dan merancang program pemberdayaan yang partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan. Pendekatan pembelajaran berbasis studi kasus dan proyek nyata, diselaraskan dengan Keputusan Menteri Pertanian No. 501/KPTS/SM.250/M/6/2022 tentang KKNI Tenaga Kerja Sektor Pertanian Bidang Manajemen Agribisnis, serta Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 237 Tahun 2019 tentang Penetapan SKKNI Kategori Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Bidang Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan, khususnya untuk memperkuat kompetensi hubungan kemasyarakatan dan kemitraan dengan pekebun pada perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.
Mata kuliah Manajemen Pemasaran Produk Industri Perkebunan membahas secara komprehensif konsep, strategi, dan penerapan manajemen pemasaran pada produk hasil industri perkebunan, meliputi analisis pasar dan perilaku konsumen, segmentasi, targeting, dan positioning, strategi bauran pemasaran (produk, harga, distribusi, dan promosi), pemasaran digital, serta perencanaan dan evaluasi strategi pemasaran. Mata kuliah ini mengintegrasikan prinsip-prinsip pemasaran modern dengan karakteristik produk industri perkebunan unggulan Indonesia (kelapa sawit, karet, kakao, kelapa, dan kopi) baik untuk pasar domestik maupun pasar ekspor. Mahasiswa akan mempelajari analisis rantai nilai pemasaran, penyusunan rencana pemasaran, pemanfaatan platform digital, serta strategi peningkatan daya saing dan nilai tambah produk industri perkebunan. Kompetensi pembelajaran diselaraskan dengan KKNI No. 501/KPTS/SM.250/M/6/2022 Program Studi Sarjana Agribisnis.
Mata kuliah Manajemen Organisme Pengganggu Tanaman membahas konsep dasar dan klasifikasi organisme pengganggu tanaman (OPT) pada perkebunan kelapa sawit, meliputi hama utama (ulat api, Tirathaba, Oryctes, tikus), penyakit utama (Ganoderma, busuk pangkal batang, penyakit daun), dan gulma; prinsip dan teknik pengendalian hama terpadu (PHT) yang mencakup pengendalian hayati, kimiawi, mekanis, dan kultur teknis; hingga monitoring, evaluasi efektivitas biaya, dan penyusunan strategi pengendalian OPT yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Fokus utama diarahkan pada komoditas kelapa sawit selaras dengan prinsip sertifikasi keberlanjutan ISPO/RSPO. Pendekatan pembelajaran berbasis studi kasus dan proyek nyata, diselaraskan dengan Peraturan Menteri Pertanian No. 501/KPTS/SM.250/M/6/2022 tentang KKNI Tenaga Kerja Sektor Pertanian Bidang Manajemen Agribisnis, serta Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 237 Tahun 2019 tentang Penetapan SKKNI Kategori Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Bidang Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan.
Mata kuliah Pengelolaan Limbah dan Lingkungan Perkebunan membahas jenis, sumber, dan karakteristik limbah perkebunan serta pengelolaan lingkungan pada agribisnis perkebunan, dengan fokus pada kelapa sawit (kebun dan pabrik kelapa sawit) sebagai representasi agribisnis berskala besar di Indonesia. Cakupan kajian meliputi dampak lingkungan kegiatan perkebunan, kerangka regulasi dan standar (persetujuan lingkungan, baku mutu, ISPO, dan RSPO), pengelolaan limbah padat, limbah cair (POME), dan limbah bahan berbahaya dan beracun, pemanfaatan biomassa dan energi terbarukan dalam kerangka ekonomi sirkular, konservasi tanah, air, dan keanekaragaman hayati, mitigasi emisi gas rumah kaca, serta perencanaan, pemantauan, dan audit lingkungan. Mahasiswa diajak menganalisis sistem pengelolaan limbah dan lingkungan perkebunan serta merancang rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan yang terpadu dan berkelanjutan. Pendekatan pembelajaran berbasis studi kasus dan proyek nyata, diselaraskan dengan Keputusan Menteri Pertanian No. 501/KPTS/SM.250/M/6/2022 tentang KKNI Tenaga Kerja Sektor Pertanian Bidang Manajemen Agribisnis, serta Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 237 Tahun 2019 tentang Penetapan SKKNI Kategori Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Bidang Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan, khususnya untuk memperkuat kompetensi pengelolaan lingkungan dan kepatuhan terhadap sertifikasi ISPO pada perkebunan kelapa sawit.
Mata kuliah ini membahas konsep dasar dan perencanaan teknis peremajaan (replanting) kelapa sawit, meliputi kriteria dan waktu peremajaan, pembongkaran tanaman tua, penanaman ulang, serta penyusunan rencana anggaran biaya; skema pembiayaan peremajaan (dana BPDPKS/Peremajaan Sawit Rakyat, kredit perbankan), pengelolaan arus kas dan tanaman sela selama masa peremajaan; serta evaluasi kelayakan finansial (NPV, IRR, BEP), identifikasi dan mitigasi risiko, hingga penyusunan laporan evaluasi dan rekomendasi program peremajaan. Mahasiswa dibimbing untuk menerapkan analisis pembiayaan dan operasional peremajaan kelapa sawit melalui studi kasus, latihan analitis, dan proyek terstruktur.
Mata kuliah ini membahas konsep dan tahapan praproduksi kelapa sawit mulai dari pembibitan hingga masa tanaman belum menghasilkan (TBM), meliputi perencanaan kebutuhan lahan, tata letak kebun, serta sarana dan prasarana praproduksi; pengelolaan sumberdaya pembibitan (pre nursery dan main nursery), tenaga kerja, sarana produksi, serta pemeliharaan tanaman belum menghasilkan; hingga evaluasi efisiensi sumberdaya praproduksi dan kesiapan transisi menuju tanaman menghasilkan (TM). Mahasiswa dibimbing untuk menerapkan perencanaan dan pengelolaan sumberdaya praproduksi kelapa sawit melalui studi kasus, latihan analitis, dan proyek terstruktur.
Mata kuliah agama adalah perkuliahan dasar yang dirancang untuk membangun pemahaman mahasiswa mengenai nilai-nilai spiritual, etika, moral, serta ajaran teologis yang bersumber dari keyakinan masing-masing agama, sekaligus menumbuhkan sikap toleransi dan moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk.
Mata kuliah ini membahas konsep dasar Pendidikan Kewarganegaraan, identitas nasional, integrasi nasional, konstitusi, demokrasi, hukum, hak dan kewajiban warga negara, wawasan nusantara, ketahanan nasional, serta bela negara guna membentuk mahasiswa yang berkarakter Pancasila, memiliki rasa kebangsaan, cinta tanah air, berpikir kritis, serta mampu berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Mata Kuliah Umum Bahasa Indonesia merupakan mata kuliah wajib yang harus diprogramkan oleh semua mahasiswa. Mata kuliah ini adalah mata kuliah yang dihadirkan untuk memenuhi salah satunya adalah penguatan karakter mahasiswa. Mata kuliah ini terdapat pada semester ganjil dan semester genap. Ruang lingkup materi yang dibahas dalam mata kuliah ini adalah sejarah perkembangan bahasa Indonesia, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, pedoman umum ejaan bahasa Indonesia, proses pembentukan kata, pilihan kata, kalimat dan kalimat efektif, paragraf beserta pola pengembangannya, karya ilmiah, karya ilmiah populer, dan penulisan surat dinas.
Mata kuliah ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman yang komprehensif mengenai Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara, pandangan hidup bangsa, dan sumber nilai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan konsep dan hakikat kewirausahaan, mindset dan karakter entrepreneur, identifikasi masalah dan peluang bisnis, kreativitas dan ide bisnis, inovasi produk/jasa dan model bisnis, penyusunan business plan, pengelolaan dan pengembangan usaha, keberlanjutan dan pengambilan keputusan bisnis
Seminar Proposal adalah mata kuliah yang membekali mahasiswa dalam menyusun, mempresentasikan, dan mempertahankan proposal penelitian hukum sebagai dasar pelaksanaan penelitian skripsi di bidang kenotariatan.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan pengetahuan tentang sistem usaha dan operasional perkebunan, keterampilan dasar lapangan, etika, keselamatan dan kesehatan kerja, komunikasi, dan tanggung jawab sebagai persiapan mengikuti pembelajaran eksperensial di bidang perkebunan, yang meliputi magang, studi independen, dan riset
Mata kuliah ini membahas konsep dasar dan penerapan manajemen mutu, meliputi dimensi dan prinsip mutu, standar mutu produk agribisnis dan perkebunan kelapa sawit (SNI, ISPO, RSPO), alat dan teknik pengendalian mutu (Seven QC Tools, Statistical Process Control), penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001 dan HACCP, serta strategi perbaikan mutu berkelanjutan (Kaizen, PDCA) dan audit mutu internal. Mahasiswa dibimbing untuk menerapkan prinsip manajemen mutu dalam proses produksi dan organisasi agribisnis serta perkebunan kelapa sawit melalui diskusi, studi kasus, dan proyek terstruktur.
Mata kuliah Smart Agribusiness membahas transformasi digital dalam pengelolaan agribisnis, mencakup konsep dasar smart agribusiness dan Pertanian 4.0, ekosistem teknologi digital dalam rantai nilai agribisnis, teknologi pertanian presisi (Internet of Things, sensor, drone dan remote sensing), big data dan sistem pendukung keputusan, hingga strategi bisnis digital (e-commerce, pemasaran digital, sistem informasi manajemen, dan traceability). Seluruh konsep diarahkan dan dikontekstualisasikan pada komoditas dan industri perkebunan, khususnya kelapa sawit, sehingga mahasiswa mampu merancang dan mengevaluasi penerapan teknologi digital dalam pengambilan keputusan manajerial agribisnis perkebunan. Pendekatan pembelajaran berbasis studi kasus, latihan analitis, dan proyek kelompok, diselaraskan dengan Peraturan Menteri Pertanian No. 501/KPTS/SM.250/M/6/2022 tentang KKNI Tenaga Kerja Sektor Pertanian Bidang Manajemen Agribisnis, serta Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia No. 237 Tahun 2019 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Kategori Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Golongan Pokok Pertanian Tanaman, Peternakan, Perburuan dan Kegiatan yang Berhubungan dengan Itu (YBDI) Bidang Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan, sebagai acuan tambahan pada aspek teknis-operasional adopsi teknologi digital dan keberlanjutan usaha perkebunan sawit.
Mata kuliah ini membahas konsep dan penerapan kepemimpinan strategik dalam organisasi, meliputi gaya kepemimpinan, pengambilan keputusan strategis, komunikasi persuasif, dan pembangunan tim, serta kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan konflik organisasi melalui negosiasi dan mediasi. Mahasiswa dibimbing untuk menerapkan prinsip kepemimpinan strategik dan resolusi konflik dalam dinamika kerja agribisnis dan perkebunan kelapa sawit melalui diskusi, simulasi, studi kasus, dan proyek terstruktur.
Mata kuliah Pelayanan Prima (Service Excellence) adalah mata kuliah yang mempelajari konsep, strategi, dan teknik memberikan layanan berkualitas tinggi yang melampaui harapan pelanggan. Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan keterampilan komunikasi efektif, pemahaman etika profesional, serta kemampuan melakukan service recovery atau penanganan keluhan pelanggan secara solutif dan profesional di berbagai sektor industri jasa.
Mempelajari Tentang Ruang Lingkup Korupsi
Mata kuliah agama adalah perkuliahan dasar yang dirancang untuk membangun pemahaman mahasiswa mengenai nilai-nilai spiritual, etika, moral, serta ajaran teologis yang bersumber dari keyakinan masing-masing agama, sekaligus menumbuhkan sikap toleransi dan moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk.
Mata kuliah ini membahas konsep dasar Pendidikan Kewarganegaraan, identitas nasional, integrasi nasional, konstitusi, demokrasi, hukum, hak dan kewajiban warga negara, wawasan nusantara, ketahanan nasional, serta bela negara guna membentuk mahasiswa yang berkarakter Pancasila, memiliki rasa kebangsaan, cinta tanah air, berpikir kritis, serta mampu berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Mata Kuliah Umum Bahasa Indonesia merupakan mata kuliah wajib yang harus diprogramkan oleh semua mahasiswa. Mata kuliah ini adalah mata kuliah yang dihadirkan untuk memenuhi salah satunya adalah penguatan karakter mahasiswa. Mata kuliah ini terdapat pada semester ganjil dan semester genap. Ruang lingkup materi yang dibahas dalam mata kuliah ini adalah sejarah perkembangan bahasa Indonesia, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, pedoman umum ejaan bahasa Indonesia, proses pembentukan kata, pilihan kata, kalimat dan kalimat efektif, paragraf beserta pola pengembangannya, karya ilmiah, karya ilmiah populer, dan penulisan surat dinas.
Mata kuliah ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman yang komprehensif mengenai Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara, pandangan hidup bangsa, dan sumber nilai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Mempelajari Tentang Ruang Lingkup Korupsi
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan konsep dan hakikat kewirausahaan, mindset dan karakter entrepreneur, identifikasi masalah dan peluang bisnis, kreativitas dan ide bisnis, inovasi produk/jasa dan model bisnis, penyusunan business plan, pengelolaan dan pengembangan usaha, keberlanjutan dan pengambilan keputusan bisnis
Mata kuliah Pelayanan Prima (Service Excellence) adalah mata kuliah yang mempelajari konsep, strategi, dan teknik memberikan layanan berkualitas tinggi yang melampaui harapan pelanggan. Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan keterampilan komunikasi efektif, pemahaman etika profesional, serta kemampuan melakukan service recovery atau penanganan keluhan pelanggan secara solutif dan profesional di berbagai sektor industri jasa.
Seminar Proposal adalah mata kuliah yang membekali mahasiswa dalam menyusun, mempresentasikan, dan mempertahankan proposal penelitian hukum sebagai dasar pelaksanaan penelitian skripsi di bidang kenotariatan.
Mata kuliah ini membahas konsep dasar dan penerapan manajemen mutu, meliputi dimensi dan prinsip mutu, standar mutu produk agribisnis dan perkebunan kelapa sawit (SNI, ISPO, RSPO), alat dan teknik pengendalian mutu (Seven QC Tools, Statistical Process Control), penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001 dan HACCP, serta strategi perbaikan mutu berkelanjutan (Kaizen, PDCA) dan audit mutu internal. Mahasiswa dibimbing untuk menerapkan prinsip manajemen mutu dalam proses produksi dan organisasi agribisnis serta perkebunan kelapa sawit melalui diskusi, studi kasus, dan proyek terstruktur.
Mata kuliah ini membahas konsep dan penerapan kepemimpinan strategik dalam organisasi, meliputi gaya kepemimpinan, pengambilan keputusan strategis, komunikasi persuasif, dan pembangunan tim, serta kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan konflik organisasi melalui negosiasi dan mediasi. Mahasiswa dibimbing untuk menerapkan prinsip kepemimpinan strategik dan resolusi konflik dalam dinamika kerja agribisnis dan perkebunan kelapa sawit melalui diskusi, simulasi, studi kasus, dan proyek terstruktur.
Diseminasi Penelitian adalah mata kuliah yang membekali mahasiswa dalam merencanakan, menyusun, dan melaksanakan penyebarluasan hasil penelitian hukum kepada akademisi, praktisi, pembuat kebijakan, dan masyarakat di bidang kenotariatan.
Publikasi Penelitian adalah mata kuliah yang membekali mahasiswa dalam menyusun, menyiapkan, dan mengajukan artikel ilmiah hasil penelitian hukum untuk dipublikasikan pada jurnal ilmiah di bidang kenotariatan.
Mata kuliah yang memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa melalui penempatan di instansi/perusahaan mitra pada bidang agribisnis. Mencakup pembekalan dan perencanaan kerja, observasi dan orientasi lapang, pelaksanaan tugas teknis sesuai bidang keahlian, penerapan keterampilan manajerial dan komunikasi profesional, analisis dan evaluasi permasalahan lapang, serta penyusunan laporan dan presentasi hasil Praktik Kerja Lapang (PKL).
Ketua Program Studi