FKIP Unpri Perluas Kerja Sama dengan Mitra Sekolah

Implementasikan Kurikulum Merdeka Belajar

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:51:31 oleh Mesrawati | berita sebelumnya

Kamis, 22 Oktober 2020, FKIP Universitas Prima Indonesia menyelenggarakan acara penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan beberapa SMP, SMA, dan SMK di Sumatera Utara. Penandatangan kerja sama ini merupakan realisasi dari kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar yang diusung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Secara khusus, kerja sama ini diperuntukkan bagi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang berhasil memenangkan Hibah Kurikulum Merdeka Belajar tahun 2020.

Poin utama dalam kerja sama yang dibangun kedua belah pihak adalah melakukan pengembangan pada bidang pendidikan melalui kegiatan magang atau praktik mengajar. Dalam hal ini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unpri yang notabene menjadi tempat lahirnya calon guru sangat penting untuk mengetahui bagaimana kondisi peserta didik di lingkungan mitra. Dengan demikian, melalui kerja sama ini diharapkan pihak sekolah dapat mendukung proses tersebut dengan menyediakan informasi secara terbuka kepada para calon guru dari FKIP Unpri. Sejumlah mitra sekolah yang sepakat menandaatangani MoA ini adalah SMA Dharma Bakti Medan, SMA Dwiwarna Medan, SMA Global Prima Medan, SMK Jerisa Mandiri, SMA Swasta Pencawan Medan, SMA YAPIM, SMK Bina Satria Medan, SMK Dharma Bakti Medan, SMK Sandhy Putra 2 Medan, SMP Negeri Hutabayuraja, SMP Swasta Pencawan Medan, SMP Swasta Amalyatul Huda, SMP Swasta Talitakum Medan, SMA Dharma Pancasila, SMP Pangeran Antasari SMK Pangeran Antasari, SMK Sinar Husni, SMP Swasta Masehi Berastagi, SMKS 1 Delima Sari Tiga Juhar, SMKS Delima Sari Tiga Juhar.

“Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar menuntut perluasan mitra yang menyediakan ruang belajar bagi mahasiswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan FKIP Universitas Prima Indonesia dapat memaksimalkan pelaksanaan pembelajaran yang mengacu pada kebijakan Merdeka Belajar, sehingga mampu melahirkan guru-guru penggerak bangsa.” tegas Dian Syahfitri dalam sambutannya di pembuka acara.

Bak gayung bersambut, harapan-harapan tersebut dengan antusias ditanggapi oleh Syafrizal, S.E., perwakilan sekolah-sekolah mitra yang hadir. Secara khusus, Syahrizal mendukung penuh implementasi Kurikulum Merdeka Belajar agar guru-guru penggerak yang berani mendobrak pembelajaran konvensional semakin banyak.


Berita Seputar Keguruan Ilmu Pendidikan:

Berita Lain:

Berita Halaman Depan: