Loading...

The Art of Complimenting: Mengapa Memberi Pujian Itu Tidak Semudah yang Dibayangkan?

Membedah Anatomi Pujian yang Membangun Semangat Dibandingkan Sanjungan yang Terasa Pamrih.

Memberi pujian terdengar sederhana, namun dalam dunia profesional, ada garis tipis antara apresiasi yang tulus (genuine compliment) dengan kesan menjilat (flattery). Pujian yang salah sasaran atau terasa berlebihan justru bisa menciptakan kecurigaan dan rasa tidak nyaman dalam interaksi bisnis.

Dalam ilmu bahasa dan komunikasi, memberi pujian adalah sebuah keterampilan narasi strategis. Kemampuan untuk mengidentifikasi nilai positif orang lain dan menyampaikannya secara tepat adalah tanda kematangan emosional dan kecerdasan sosial. Simak teknik menyusun pujian yang berbobot dan meninggalkan kesan mendalam.

Pujian Spesifik: Kunci Keaslian Pesan

Pujian umum seperti "Kerja bagus!" sering kali terasa hambar dan kurang berdampak. Ilmu bahasa dan komunikasi menyarankan penggunaan teknik "Specific Compliment" atau pujian spesifik. Alih-alih sekadar memuji hasil akhir, cobalah memuji proses atau pilihan kata yang digunakan lawan bicara.

Misalnya, mengganti "Presentasimu bagus" menjadi "Strategi narasi yang kamu susun tadi sangat lugas dan mudah dipahami." Pujian yang detail menunjukkan bahwa kamu benar-benar memperhatikan, sehingga pesan tersebut terasa jauh lebih tulus dan meningkatkan kredibilitasmu sebagai rekan kerja yang suportif.

Etika dan Waktu yang Tepat dalam Memberi Apresiasi

Agar pujianmu tidak disalahpahami, perhatikan beberapa aspek komunikasi interpersonal berikut:

  • Hindari Hiperbola: Gunakan bahasa yang jujur dan proporsional. Pujian yang terlalu berbunga-bunga sering kali dianggap tidak tulus.
  • Fokus pada Pencapaian, Bukan Penampilan: Di lingkungan profesional, pujian yang ditujukan pada kemampuan teknis atau cara berpikir memberikan dampak yang lebih positif bagi personal branding kedua belah pihak.
  • Konsistensi: Jangan memuji hanya saat kamu butuh bantuan. Jadikan apresiasi sebagai bagian dari budaya komunikasi rutinmu.
  • Tanggapan Terhadap Pujian: Komunikasi adalah dua arah. Belajarlah untuk menerima pujian dengan rendah hati dan apresiatif, bukan dengan merendahkan diri secara berlebihan.

Jadilah Komunikator Berkelas di FBK UNPRI

Di Fakultas Bahasa dan Komunikasi (FBK) UNPRI, mahasiswa diajarkan untuk memahami mikrolinguistik dan etika komunikasi bisnis yang kompleks. Kami melatih kamu untuk memiliki kepekaan sosial sehingga mampu membangun jejaring profesional yang kuat melalui narasi yang positif.

Sebagai kampus terbaik dan PTS unggulan di Sumatera Utara, UNPRI menawarkan kurikulum yang adaptif melalui program Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, serta Sarjana Terapan Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional. Bersama kami, asah kemampuan komunikasimu untuk memimpin dengan empati dan pengaruh di tingkat global.


Demikian pembahasan mengenai seni memberi pujian yang tulus dan profesional. Setiap kata yang kamu pilih adalah investasi bagi reputasimu dan hubungan kerjamu di masa depan.

Jika kamu ingin memperdalam strategi bahasa dan komunikasi serta mengasah kemampuan narasi profesionalmu, konsultasikan rencana pendidikanmu bersama kami di Universitas Prima Indonesia.

Konsultan Pendidikan UNPRI:
0811 6207 513 — Program Non-Kesehatan
0811 6207 512 — Pascasarjana
0811 6207 520 — Kedokteran & Kedokteran Gigi
0811 6207 519 — Ilmu Kesehatan, Keperawatan & Kebidanan

Dapatkan informasi atau layanan pendidikan terkini Universitas Prima Indonesia di:
Instagram: https://instagram.com/unpri_medan/
Website: https://unprimdn.ac.id/



Berita seputar "Bahasa dan Komunikasi:"

Komunikasi Bisnis yang Efektif: Lebih dari Sekadar Bicara Profesional
2026-05-16 10:09:26 by Muhammad Aditya Kurnia
Membedah Anatomi Pujian yang Membangun Semangat Dibandingkan Sanjungan yang Terasa Pamrih.
Menjadi Ahli Bahasa Profesional yang Bekerja Lintas Negara dari Mana Saja
2026-05-16 10:09:26 by Muhammad Aditya Kurnia
Membedah Anatomi Pujian yang Membangun Semangat Dibandingkan Sanjungan yang Terasa Pamrih.
The Art of Overthinking: Mengapa Kita Suka Menghapus Pesan yang Sudah Diketik?
2026-05-16 10:09:26 by Muhammad Aditya Kurnia
Membedah Anatomi Pujian yang Membangun Semangat Dibandingkan Sanjungan yang Terasa Pamrih.
Social Battery: Komunikasi Strategis Saat Kamu Sedang Malas Bicara
2026-05-16 10:09:26 by Muhammad Aditya Kurnia
Membedah Anatomi Pujian yang Membangun Semangat Dibandingkan Sanjungan yang Terasa Pamrih.
Saying 'I Don't Know' Gracefully: Tetap Terlihat Cerdas Saat Tidak Tahu Jawabannya
2026-05-16 10:09:26 by Muhammad Aditya Kurnia
Membedah Anatomi Pujian yang Membangun Semangat Dibandingkan Sanjungan yang Terasa Pamrih.

Berita Lain

Fakultas Ekonomi UNPRI Gelar Kuliah Umum “Pengembangan Potensi Lokal dengan Inovasi dan Kearifan Lokal” Bersama Walikota Gunung Sitoli Sowa’a Laoli, S.E., M.Si.
2026-05-16 10:09:26 by Muhammad Aditya Kurnia
Membedah Anatomi Pujian yang Membangun Semangat Dibandingkan Sanjungan yang Terasa Pamrih.
Selebrasi Krida Duta Bahasa Sumatera Utara 2024 di UNPRI Berlangsung Sukses
2026-05-16 10:09:26 by Muhammad Aditya Kurnia
Membedah Anatomi Pujian yang Membangun Semangat Dibandingkan Sanjungan yang Terasa Pamrih.
Mahasiswa FKIP UNPRI Raih Juara 1 Public Speaking Bahasa Inggris Tingkat Nasional di Universitas Negeri Malang
2026-05-16 10:09:26 by Muhammad Aditya Kurnia
Membedah Anatomi Pujian yang Membangun Semangat Dibandingkan Sanjungan yang Terasa Pamrih.
Dari "No Cap" ke "Professional Trap": Menavigasi Slang Internet di Dunia Nyata
2026-05-16 10:09:26 by Muhammad Aditya Kurnia
Membedah Anatomi Pujian yang Membangun Semangat Dibandingkan Sanjungan yang Terasa Pamrih.
10 Hal yang Wajib Diketahui Masyarakat Indonesia tentang Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan
2026-05-16 10:09:26 by Muhammad Aditya Kurnia
Membedah Anatomi Pujian yang Membangun Semangat Dibandingkan Sanjungan yang Terasa Pamrih.

Berita Halaman Depan


© Universitas Prima Indonesia 2023 - All rights reserved.