Visi
Menghasilkan Sarjana Pendidikan Dokter yang profesional, berwawasan sociotechnopreneurship dan unggul pada penyakit degeneratif.
Sarjana · Universitas Prima Indonesia
Gerbang Pertama Menjadi Dokter Kelas Dunia
Pendidikan profesional untuk calon dokter.
Sarjana Pendidikan Dokter adalah program pendidikan tinggi yang dirancang untuk mempersiapkan calon dokter dalam memahami dan menguasai ilmu kedokteran serta keterampilan klinis yang diperlukan untuk menjadi tenaga medis yang kompeten. Program ini biasanya berlangsung selama sekitar 5-6 tahun, tergantung pada kurikulum dan sistem pendidikan di masing-masing negara. Selama masa studi, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori-teori medis, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis melalui rotasi di berbagai departemen rumah sakit, seperti bedah, penyakit dalam, pediatri, dan obstetri-ginekologi.Pada tahap awal, mahasiswa akan mempelajari dasar-dasar ilmu kedokteran, seperti anatomi, fisiologi, biokimia, farmakologi, dan patologi. Ini bertujuan untuk membangun fondasi pengetahuan yang kuat sebelum memasuki tahap klinis. Selain itu, mahasiswa juga diajarkan tentang etika kedokteran, komunikasi medis, dan manajemen pasien, yang merupakan aspek penting dalam praktik kedokteran sehari-hari.Setelah menyelesaikan tahap preklinik, mahasiswa akan memasuki tahap klinis di mana mereka akan terlibat langsung dalam perawatan pasien di bawah pengawasan dokter yang berpengalaman. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk menerapkan pengetahuan teoritis dalam situasi nyata, mengasah keterampilan diagnostik, dan belajar mengambil keputusan medis yang tepat. Setelah lulus, mereka biasanya harus menjalani masa internship atau magang sebelum dapat mengambil ujian sertifikasi untuk mendapatkan lisensi praktik sebagai dokter.Sarjana Pendidikan Dokter tidak hanya menekankan pada aspek teknis medis, tetapi juga pada pengembangan soft skills seperti empati, kerja tim, dan kemampuan berkomunikasi yang efektif dengan pasien dan keluarga. Lulusan program ini diharapkan tidak hanya menjadi dokter yang cakap secara medis, tetapi juga profesional yang peduli dan berintegritas tinggi dalam menjalankan tugasnya.
Menghasilkan Sarjana Pendidikan Dokter yang profesional, berwawasan sociotechnopreneurship dan unggul pada penyakit degeneratif.
Menghasilkan lulusan Sarjana pendidikan dokter yang kompeten serta mampu memberikan pelayanan medis berkualitas tinggi, khususnya dalam pencegahan penyakit degeneratif, dengan landasan kuat pada prinsip sociotechnopreneurship. Mendorong inovasi ilmiah dan teknologi yang mendukung pencegahan penyakit degeneratif, berlandaskan prinsip sociotechnopreneurship, serta berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran. Melaksanakan program pengabdian masyarakat yang berdampak dengan mengadopsi pendekatan sociotechnopreneurship untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Menyediakan layanan akademik dan non-akademik yang komprehensif melalui kemitraan strategis dan kolaborasi dengan institusi nasional maupun internasional.
Menghasilkan lulusan Sarjana pendidikan dokter yang mampu memberikan pelayanan medis yang berkualitas tinggi dan beretika. Menghasilkan lulusan Sarjana pendidikan dokter yang menunjukkan keunggulan dalam pencegahan penyakit degeneratif, dengan orientasi yang kuat pada sociotechnopreneurship. Menghasilkan solusi inovatif berbasis penelitian untuk pencegahan penyakit degeneratif, serta secara efektif mendiseminasikan inovasi tersebut demi kepentingan masyarakat. Menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran yang berakar pada prinsip sociotechnopreneurship dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas hidup secara keseluruhan. Membangun kolaborasi berkualitas tinggi dan berkelanjutan dengan institusi nasional dan internasional dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi yang berkontribusi aktif dalam mewujudkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Mengembangkan mahasiswa yang unggul secara akademik maupun non-akademik melalui program pengembangan mahasiswa yang komprehensif.
| Kode | Mata Kuliah / Tahap | SKS |
|---|---|---|
| PDK605001 | Organisasi Tubuh Manusia dan Sistem Integumen | 5 |
| PDK605002 | Sistem - Sistem Pergerakan dan Indra | 5 |
| PDK605003 | Sistem - Sistem Pengaturan Cairan Tubuh | 5 |
| PDK601004 | Bioetika dan Humaniora 1 | 2 |
| PDK601005 | Teknik Keterampilan Dasar 1 | 1 |
| MKU601017 | Pancasila | 2 |
| Total | 20 | |
Bidang pekerjaan dan peran profesional yang dapat dituju lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.
Asisten praktisi medis di fasilitas pelayanan kesehatan primer, asisten peneliti kesehatan, dan pendidik kesehatan masyarakat pada tahap sarjana kedokteran (sebelum pendidikan profesi dokter).
Karakteristik dan kemampuan yang diharapkan melekat pada lulusan program studi.
Profil Lulusan Universitas (Sikap, Etika, & Sociotechnopreneurship)
Profil Lulusan UPPS / Fakultas (Pencegahan & Pengelolaan Penyakit Degeneratif)
Profil Lulusan Prodi (Adaptasi 5-Star Doctor: Care Provider & Decision Maker untuk S.Ked)
Profil Lulusan Prodi (Adaptasi 5-Star Doctor: Communicator, Community Leader & Researcher untuk S.Ked)
Sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang perlu dicapai mahasiswa pada akhir pendidikan.
Menunjukkan karakter bertaqwa, beretika, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan melalui kepribadian yang mandiri, adaptif, dan kolaboratif, serta mampu mengimplementasikan prinsip sociotechnopreneurship yang berdampak bagi masyarakat.
CPL 1 Universitas - Ranah Sikap (Attitude & Sociotechnopreneurship)
Mampu merancang dan mengintegrasikan solusi inovatif berbasis bukti (evidence-based) serta strategi advokasi dalam pencegahan dan pengelolaan kesehatan penyakit degeneratif secara interdisiplin.
CPL 2 Fakultas - Ranah Pengetahuan & Inovasi (Degenerative Health Care)
Menunjukkan sikap profesional, kepatuhan pada etika kedokteran, bioetika, medikolegal, dan hukum kesehatan dalam segala tindakan pra-klinis dan asistensi pelayanan kesehatan primer.
CPL 3 Prodi (PL 3 - Sikap) - Bioetika, Profesionalisme & Hukum Kesehatan
Menguasai dan menganalisis konsep teoritis ilmu kedokteran dasar, biomedik, dan patomekanisme gangguan sistem organ tubuh manusia secara terintegrasi sebagai landasan klinis.
CPL 4 Prodi (PL 3 - Pengetahuan) - Ilmu Kedokteran Dasar & Biomedik
Menguasai dan menganalisis prinsip klinis dasar, diagnosis kerja, serta tata laksana awal pada masalah kesehatan umum, penyakit infeksi tropis, dan penyakit degeneratif di tingkat pelayanan primer.
CPL 5 Prodi (PL 3 - Pengetahuan) - Kedokteran Klinis Dasar & Diagnosis Kerja
Mampu melakukan prosedur keterampilan klinis dasar, pemeriksaan fisik, dan interpretasi pemeriksaan penunjang secara cermat dan sistematis sesuai batas kewenangan sarjana kedokteran.
CPL 6 Prodi (PL 3 - Keterampilan Khusus) - Keterampilan Klinis Dasar & Pemeriksaan Diagnostik
Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam penyelesaian masalah kesehatan melalui metodologi penelitian ilmiah dan penulisan karya ilmiah kedokteran.
CPL 7 Prodi (PL 4 - Keterampilan Umum) - Metodologi Penelitian & Pemikiran Kritis
Mampu mengelola komunikasi ilmiah, memanfaatkan teknologi informasi kesehatan, serta mengelola pembelajaran mandiri secara berkelanjutan (lifelong learning) dalam pengembangan keilmuan kedokteran.
CPL 8 Prodi (PL 4 - Keterampilan Umum) - Komunikasi Ilmiah, TI & Lifelong Learning
Mampu merancang, mengedukasi, dan melaksanakan program promosi kesehatan, kedokteran gaya hidup, serta pencegahan penyakit degeneratif berbasis masyarakat primer secara komunikatif.
CPL 9 Prodi (PL 4 - Keterampilan Khusus) - Edukasi, Promosi Kesehatan & Kedokteran Gaya Hidup
Mampu melakukan tindakan pertolongan pertama pada keadaan darurat medis, bantuan medikolegal awal, serta berkolaborasi secara efektif dalam tim interprofesional kesehatan dan komunikasi publik.
CPL 10 Prodi (PL 4 - Keterampilan Khusus) - Kegawatdaruratan, Bantuan Medikolegal & Kolaborasi Interprofesional
RPSMK yang telah disahkan dan dikunci ditampilkan berdasarkan semester. Sumber angkatan mengikuti RPSMK terbaru yang tersedia untuk mata kuliah pada semester tersebut.
Mata kuliah ini membahas dasar-dasar struktur dan fungsi tubuh manusia serta pengenalan sistem integumen (kulit dan struktur terkait). Mahasiswa akan mempelajari anatomi, histologi, fisiologi dasar, serta prinsip dasar biologi sel dan molekuler sebagai fondasi ilmu kedokteran. Mahasiswa dapat memahami struktur dan fungsi tubuh manusia secara menyeluruh, mengidentifikasi peran kulit sebagai sistem pertahanan pertama tubuh dan menjelaskan hubungan antara struktur mikroskopik dan makroskopik jaringan.
Sistem Indera dan Pergerakan adalah suatu sistem integratif yang mencakup organ-organ sensorik, sistem saraf, sistem muskuloskeletal, serta mekanisme fisiologis dan farmakologis yang berperan dalam menerima, mentransduksi, mengolah, dan menginterpretasikan rangsangan dari lingkungan maupun tubuh, serta menghasilkan dan mengendalikan respons pergerakan. Sistem ini meliputi fungsi penglihatan, pendengaran, keseimbangan, penciuman, pengecapan, sensasi somatik, koordinasi motorik, dan regulasi gerak, yang bekerja secara terintegrasi untuk mempertahankan interaksi tubuh dengan lingkungan, koordinasi gerak, keseimbangan, dan fungsi adaptif tubuh.
Sistem Pengaturan Cairan Tubuh membahas struktur dan fungsi normal sistem kardiovaskular, respirasi, dan urinarius sebagai satu kesatuan yang menjaga homeostasis cairan tubuh. Materi mencakup anatomi, histologi, embriologi, dan gambaran radiologis normal ketiga sistem tersebut. Blok ini juga membahas mekanisme fisiologis dan biokimia yang mengatur curah jantung, tekanan darah, ventilasi dan pertukaran gas, fungsi ginjal, serta keseimbangan cairan, elektrolit, dan asam-basa. Selain itu, blok ini mengkaji darah, hemostasis, golongan darah dan transfusi, mikroorganisme sistem respirasi, serta dasar farmakologi obat yang memengaruhi hemostasis, tekanan darah, dan volume cairan. Pembelajaran dilaksanakan melalui kuliah pakar, praktikum, analisis dan presentasi kasus berbasis skenario, serta active recall daily assessment. Dengan cara ini, mahasiswa mampu menganalisis keterkaitan struktur, fungsi, dan modulasi farmakologis ketiga sistem dalam mempertahankan homeostasis tubuh.
Blok Bioetika dan Humaniora 1 adalah jembatan transformasi dari seorang lulusan sekolah menengah menjadi mahasiswa kedokteran yang siap belajar secara mandiri, memegang teguh etika profesi, serta mampu berkomunikasi dan berpikir kritis berbasis bukti ilmiah.
Modul yang melatih prosedur klinis dasar, teknik aseptik, dan pemeriksaan fisik awal sebagai fondasi tindakan medis.
Mata kuliah ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman yang komprehensif mengenai Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara, pandangan hidup bangsa, dan sumber nilai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
modul pembelajaran yang difokuskan pada ilmu kedokteran dasar, penalaran klinis, dan tata laksana penyakit sistem kardiovaskular dan respirasi. Blok ini melatih calon dokter untuk menganalisis struktur, fungsi, dan patofisiologi organ kardiorespirasi, menegakkan diagnosis dan diagnosis banding berdasarkan temuan klinis serta pemeriksaan penunjang, serta menentukan farmakoterapi yang rasional disertai upaya pencegahan dan rehabilitasi pada tingkat individu, keluarga, dan masyarakat.
modul pembelajaran yang difokuskan pada ilmu kedokteran dasar, penalaran klinis, dan tata laksana kelainan sistem hematologi dan sistem imun. Blok ini melatih calon dokter untuk menganalisis struktur, fungsi, dan patofisiologi organ hematopoietik dan organ limfoid, menegakkan diagnosis dan diagnosis banding berdasarkan temuan klinis serta pemeriksaan laboratorium hematologi-imunologi dan radiologi, serta menentukan farmakoterapi dan terapi transfusi yang rasional disertai upaya pencegahan dan edukasi pada tingkat individu, keluarga, dan masyarakat.
modul pembelajaran yang difokuskan pada ilmu kedokteran dasar, penalaran klinis, dan tata laksana kelainan sistem gastrointestinal, hepatobilier, dan pankreas. Blok ini melatih calon dokter untuk menganalisis struktur, fungsi, proses biokimia, dan patofisiologi saluran cerna serta organ hepatobilier-pankreas, menegakkan diagnosis dan diagnosis banding berdasarkan temuan klinis serta pemeriksaan laboratorium, histopatologi, dan pencitraan, serta menentukan farmakoterapi yang rasional disertai upaya pencegahan dan edukasi pada tingkat individu, keluarga, dan masyarakat.
Blok Bioetika dan Humaniora 3 adalah modul yang membekali mahasiswa kedokteran dengan kaidah dasar moral, landasan hukum kesehatan, dan keterampilan humaniora yang menopang praktik kedokteran yang beretika. Blok ini melatih mahasiswa menerapkan Kaidah Dasar Bioetika dan KODEKI dalam relasi dengan sejawat, tim, pasien, dan masyarakat, memahami transaksi terapeutik serta hak dan kewajiban dokter-pasien termasuk rahasia kedokteran dan persetujuan tindakan medis, berkomunikasi secara efektif dalam rujukan dan konsultasi, serta menganalisis dilema bioetika pada awal dan akhir kehidupan dan upaya pencegahan malpraktik melalui peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
Modul Keterampilan Klinis Dasar ini merupakan program pelatihan terpadu yang membekali mahasiswa dengan kemampuan anamnesis, pemeriksaan fisik, interpretasi pemeriksaan penunjang, serta tindakan medis praktis dasar pada sistem kardiovaskular, respirasi, hematologi, imunologi, hingga gastrointestinal, hepatologi, dan pankreas.
Mata kuliah ini membahas konsep dasar Pendidikan Kewarganegaraan, identitas nasional, integrasi nasional, konstitusi, demokrasi, hukum, hak dan kewajiban warga negara, wawasan nusantara, ketahanan nasional, serta bela negara guna membentuk mahasiswa yang berkarakter Pancasila, memiliki rasa kebangsaan, cinta tanah air, berpikir kritis, serta mampu berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Masalah Kesehatan Sistem Indra merupakan blok pembelajaran yang membahas struktur, fungsi, mekanisme penyakit, diagnosis, penatalaksanaan awal, dan pencegahan gangguan sistem indra, khususnya THT dan mata, sesuai kompetensi dokter umum.
Masalah Kesehatan Sistem Muskuloskeletal dan Integumen merupakan blok yang membahas struktur, fungsi, mekanisme penyakit, diagnosis, pemeriksaan penunjang, dan prinsip penatalaksanaan gangguan pada sistem muskuloskeletal (tulang, sendi, otot, dan jaringan penunjang) serta integumen (kulit dan struktur adneksa).
Masalah Kesehatan Neuropsikiatri adalah kelompok gangguan kesehatan yang melibatkan interaksi kompleks antara sistem saraf dan fungsi mental, meliputi gangguan neurologi dan psikiatri yang memengaruhi struktur otak, fungsi kognitif, emosi, perilaku, kesadaran, serta kemampuan individu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Pembelajaran masalah kesehatan neuropsikiatri mencakup pemahaman dasar mengenai struktur dan fungsi sistem saraf, mekanisme penyakit, manifestasi klinis, diagnosis, diagnosis banding, serta prinsip penatalaksanaan gangguan neurologi dan psikiatri secara komprehensif.
Blok Bioetika dan Humaniora 5 membekali mahasiswa dengan kemampuan menerapkan komunikasi empatik, kaidah otonomi pasien, pengelolaan konflik kepentingan, serta prinsip keselamatan pasien dan tanggung jawab medikolegal, sehingga mahasiswa siap mengambil keputusan klinis yang etis, jujur, dan sesuai hukum dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Modul ini merupakan modul pelatihan keterampilan klinis komprehensif yang melatih kemampuan anamnesis, pemeriksaan fisik, evaluasi diagnostik, serta penanganan darurat dasar pada gangguan sistem indra, muskuloskeletal, integumen, hingga sistem neurologi dan psikiatri.
Proposal Penelitian adalah mata kuliah yang mempelajari proses perencanaan dan penyusunan proposal penelitian ilmiah secara sistematis, logis, etis, dan sesuai kaidah metodologi penelitian. Materi mencakup identifikasi dan perumusan masalah penelitian, penentuan tujuan dan manfaat penelitian, penyusunan tinjauan pustaka dan kerangka konsep, perumusan hipotesis atau pertanyaan penelitian, pemilihan desain dan metode penelitian, penentuan populasi dan sampel, variabel dan definisi operasional, teknik pengumpulan dan analisis data, pertimbangan etika penelitian, penyusunan jadwal dan anggaran, serta teknik penulisan, presentasi, dan penyempurnaan proposal penelitian. Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kemampuan menyusun dan mempertahankan proposal penelitian yang relevan, terstruktur, layak, berbasis bukti ilmiah, serta dapat digunakan sebagai dasar pelaksanaan penelitian di bidang farmasi dan kesehatan.
Mata kuliah agama adalah perkuliahan dasar yang dirancang untuk membangun pemahaman mahasiswa mengenai nilai-nilai spiritual, etika, moral, serta ajaran teologis yang bersumber dari keyakinan masing-masing agama, sekaligus menumbuhkan sikap toleransi dan moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk.
modul pembelajaran yang difokuskan pada pendekatan kesehatan berbasis populasi dan komunitas. Blok ini melatih calon dokter untuk mendiagnosis masalah kesehatan di tingkat masyarakat (diagnosis komunitas) serta merancang intervensi yang menitikberatkan pada upaya pencegahan penyakit (preventif) dan peningkatan derajat kesehatan (promotif), yang melengkapi kemampuan pengobatan klinis individu (kuratif) mereka.
modul pembelajaran yang difokuskan pada proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan sumber daya (manusia, finansial, dan material) untuk mencapai tujuan peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta efisiensi pelayanan di fasilitas kesehatan.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa Sarjana Kedokteran dengan kemampuan menganalisis dan menyusun artikel ilmiah biomedis dari skripsi, memilih jurnal yang tepat, serta memahami etika publikasi, prosedur submisi, peer review, dan pasca-publikasi untuk diseminasi hasil penelitian di tingkat nasional maupun internasional.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa Sarjana Kedokteran dengan kemampuan menyusun, mempresentasikan, dan mempertahankan hasil penelitian skripsi sarjana kedokteran secara sistematis dan ilmiah pada forum diseminasi skripsi sarjana kedokteran. Mahasiswa dilatih menyusun bahan presentasi yang komunikatif, menyampaikan temuan penelitian secara efektif di hadapan pembimbing, penguji, dan audiens, mempertahankan argumentasi ilmiah pada sesi tanya jawab, serta menindaklanjuti masukan seminar untuk penyempurnaan laporan penelitian skripsi sarjana kedokteran.
Mempelajari Tentang Ruang Lingkup Korupsi
Ketua Program Studi