Loading...

Kuliah Umum Kepala BPOM RI di UNPRI: Siapkan 1000 Mahasiswa Menjadi Peneliti Berdampak Kelas Dunia

Perkuat Sinergi UNPRI dan BPOM dalam Ekosistem Riset Nasional

Medan, 6 Agustus 2026 — Universitas Prima Indonesia (UNPRI) kembali menghadirkan tokoh nasional terkemuka ke lingkungan kampus. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., hadir sebagai narasumber utama dalam Kuliah Tamu bertajuk "From Knowledge to Innovation: How to Be a World Class Researcher" pada Kamis (6/8/2026) di Main Hall UNPRI. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 1.000 mahasiswa UNPRI, sebagai suatu forum akademik rutin yang pernah digelar di kampus. Jalannya acara diliput langsung oleh TV nasional TV ONE.

Acara dihadiri oleh jajaran pejabat pimpinan tinggi madya, pratama, dan UPT di lingkungan BPOM RI; Wakil Rektor II Bidang SDM, Keuangan, and Sarana Prasarana, Prof. Dr. Ermi Girsang, M.Kes., M.Biomed., AIFO.; Wakil Rektor IV, Dr. dr. Ali Napiah Nasution, MKT., MKM., Sp.KKLP(K).; jajaran direktur di Prima Group; serta para dekan, kepala program studi, dan dosen tetap UNPRI.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV UNPRI, Dr. dr. Ali Napiah Nasution, menyampaikan bahwa kehadiran Kepala BPOM RI di kampus UNPRI merupakan kehormatan sekaligus motivasi besar bagi seluruh sivitas akademika.

"Ini adalah kehormatan luar biasa bagi UNPRI dan menjadi motivasi agar kita terus berkembang di dunia pendidikan dan riset ilmiah. Topik yang dibawakan hari ini selaras dengan arah strategis Indonesia ke depan — perguruan tinggi harus bertransformasi dan menawarkan solusi nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Membuka sesi kuliah tamu, Prof. Taruna Ikrar menegaskan kedekatannya dengan UNPRI. "Saya adalah bagian dari Universitas Prima Indonesia — pada tahun 2025, UNPRI menganugerahkan kepada saya gelar Profesor Honoris Causa, sebuah penghargaan yang saya emban dengan penuh tanggung jawab," ujarnya. Dalam paparannya yang inspiratif, beliau berbagi pengalaman panjang perjalanannya sebagai peneliti — dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, studi magister Biomedik di Universitas Indonesia, pendidikan doktoral dengan beasiswa pemerintah Jepang di Universitas Niigata dengan spesialisasi penyakit jantung, hingga program post-doctoral di bidang neurosains di School of Medicine, University of California, Amerika Serikat. Beliau juga dikenal sebagai pemegang paten metode pemetaan otak manusia sejak 2009 dan anggota tim peneliti obat dan vaksin di ASGCT California, Amerika Serikat.

Kehadiran jajaran pejabat BPOM RI bersama sivitas akademika UNPRI dalam satu forum yang sama menjadi simbol sinergi yang kuat antara lembaga pengawasan nasional dan perguruan tinggi dalam membangun ekosistem riset yang berdampak. Kuliah tamu ini menegaskan komitmen UNPRI sebagai kampus berdampak yang tidak hanya mencetak lulusan yang kompeten, tetapi juga peneliti yang mampu berkontribusi di tingkat nasional dan global.

Sebagai perguruan tinggi terakreditasi unggul, UNPRI senantiasa memfasilitasi talenta sivitas akademika untuk berkolaborasi dengan para tokoh dan ilmuwan dunia. Informasi lebih lanjut mengenai profil dan inovasi kampus dapat diakses melalui www.unprimdn.ac.id. Bagi Anda yang ingin bergabung dengan komunitas akademik yang unggul dan berdampak, silakan melakukan pendaftaran di unprimdn.ac.id/pmb.

Berita ditulis oleh: Humas UNPRI



Berita seputar "Ilmu Kesehatan:"

Prospek Karir Fisioterapi di Era Modern: Masihkah Menjanjikan?
2026-08-06 15:05:33 by Muhammad Aditya Kurnia
Perkuat Sinergi UNPRI dan BPOM dalam Ekosistem Riset Nasional
Karir Fisioterapi di Era Digital: Adaptasi atau Tertinggal?
2026-08-06 15:05:33 by Muhammad Aditya Kurnia
Perkuat Sinergi UNPRI dan BPOM dalam Ekosistem Riset Nasional
Ini Jawaban Jujur Soal Seperti Apa Karir Fisioterapi Di Era Media Sosial
2026-08-06 15:05:33 by Muhammad Aditya Kurnia
Perkuat Sinergi UNPRI dan BPOM dalam Ekosistem Riset Nasional
Ini Peran Fisioterapis Sebagai Edukator Kesehatan Digital Yang Jarang Dibicarakan
2026-08-06 15:05:33 by Muhammad Aditya Kurnia
Perkuat Sinergi UNPRI dan BPOM dalam Ekosistem Riset Nasional
Yudisium Talenta Unggul Bidang Kesehatan: FIK UNPRI Lahirkan Tenaga Medis Berdaya Saing
2026-08-06 15:05:33 by Muhammad Aditya Kurnia
Perkuat Sinergi UNPRI dan BPOM dalam Ekosistem Riset Nasional

Berita Lain

UNPRI Kukuhkan 3 Guru Besar
2026-08-06 15:05:33 by Muhammad Aditya Kurnia
Perkuat Sinergi UNPRI dan BPOM dalam Ekosistem Riset Nasional
Komikus Prancis Joël Alessandra, Berikan Tips Melukis ke Mahasiswa UNPRI di Tjong A Fie Mansion
2026-08-06 15:05:33 by Muhammad Aditya Kurnia
Perkuat Sinergi UNPRI dan BPOM dalam Ekosistem Riset Nasional
FESTIVAL KEWIRAUSAHAAN KE V - 2016 UNPRI
2026-08-06 15:05:33 by Muhammad Aditya Kurnia
Perkuat Sinergi UNPRI dan BPOM dalam Ekosistem Riset Nasional
Apakah Fisioterapi Cocok untuk Anda? Ini Prospek Nyatanya
2026-08-06 15:05:33 by Muhammad Aditya Kurnia
Perkuat Sinergi UNPRI dan BPOM dalam Ekosistem Riset Nasional
Seminar Terdahsyat 2015 The Millionaire Motivasi Mahasiswa UNPRI Berwirausaha
2026-08-06 15:05:33 by Muhammad Aditya Kurnia
Perkuat Sinergi UNPRI dan BPOM dalam Ekosistem Riset Nasional

Berita Halaman Depan


© Universitas Prima Indonesia 2023 - All rights reserved.