Visi
Menjadi program studi yang menghasilkan sarjana kedokteran gigi yang unggul dalam bidang socio-technopreneurship yang inovatif dan adaptif pada tahun 2030
Sarjana · Universitas Prima Indonesia
Awal Perjalanan Pendidikan Dokter Gigi Masa Depan
Pendidikan profesional untuk calon dokter gigi.
Sarjana Pendidikan Dokter Gigi adalah program pendidikan tinggi yang dirancang untuk mempersiapkan calon dokter gigi dalam memahami dan menguasai ilmu kedokteran gigi serta keterampilan klinis yang diperlukan untuk menjadi tenaga medis gigi yang kompeten. Program ini biasanya berlangsung selama sekitar 5-6 tahun, tergantung pada kurikulum dan sistem pendidikan di masing-masing negara. Selama masa studi, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori-teori medis gigi, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis melalui rotasi di berbagai departemen klinik gigi dan rumah sakit.Pada tahap awal, mahasiswa akan mempelajari dasar-dasar ilmu kedokteran gigi, seperti anatomi gigi, fisiologi mulut, bahan kedokteran gigi, dan patologi oral. Ini bertujuan untuk membangun fondasi pengetahuan yang kuat sebelum memasuki tahap klinis. Selain itu, mahasiswa juga diajarkan tentang etika kedokteran gigi, komunikasi medis, dan manajemen pasien, yang merupakan aspek penting dalam praktik kedokteran gigi sehari-hari.Setelah menyelesaikan tahap preklinik, mahasiswa akan memasuki tahap klinis di mana mereka akan terlibat langsung dalam perawatan pasien di bawah pengawasan dokter gigi yang berpengalaman. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk menerapkan pengetahuan teoritis dalam situasi nyata, mengasah keterampilan diagnostik, dan belajar mengambil keputusan medis yang tepat. Setelah lulus, mereka biasanya harus menjalani masa internship atau magang sebelum dapat mengambil ujian sertifikasi untuk mendapatkan lisensi praktik sebagai dokter gigi.Sarjana Pendidikan Dokter Gigi tidak hanya menekankan pada aspek teknis medis gigi, tetapi juga pada pengembangan soft skills seperti empati, kerja tim, dan kemampuan berkomunikasi yang efektif dengan pasien dan keluarga. Lulusan program ini diharapkan tidak hanya menjadi dokter gigi yang cakap secara medis, tetapi juga profesional yang peduli dan berintegritas tinggi dalam menjalankan tugasnya.
Menjadi program studi yang menghasilkan sarjana kedokteran gigi yang unggul dalam bidang socio-technopreneurship yang inovatif dan adaptif pada tahun 2030
Menghasilkan sarjana kedokteran gigi yang kompeten dan beretika untuk kepentingan individu, keluarga, dan masyarakat. Menghasilkan sarjana kedokteran gigi yang mampu menyelesaikan masalah kesehatan gigi dan mulut berdasarkan prioritas untuk tindakan preventif dan promotif terhadap individu, keluarga dan masyarakat secara mandiri maupun bekerja sama. Menghasilkan sarjana kedokteran gigi yang memiliki keterampilan tinggi dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut serta mengaplikasikan teknologi didalam pelayanan Menghasilkan sarjana kedokteran gigi yang mampu mengembangkan jiwa sosio-technopreneurship dalam melaksanakan pelayanan kesehatan khususnya kesehatan gigi dan mulut. Menghasilkan sarjana kedokteran gigi yang peka terhadap perubahan lingkungan untuk peningkatan kesehatan gigi dan mulut mayarakat Menghasilkan sarjana kedokteran gigi yang memiliki jiwa life long learning untuk menghadapi perkembangan pengetahuan dan teknologi. Menghasilkan sarjana kedokteran gigi yang mengembangkan penelitian yang inovatif dalam menyelesaikan masalah kesehatan gigi dan mulut.
| Kode | Mata Kuliah / Tahap | SKS |
|---|---|---|
| PDG2603001 | Dasar Ilmu Kesehatan | 3 |
| PDG2603002 | Sistem Tubuh Manusia I | 3 |
| PDG2603003 | Sistem Tubuh Manusia II | 3 |
| PDG2603004 | Sistem Tubuh Manusia III | 3 |
| PDG2602005 | Kesehatan, Masyarakat, dan Perilaku Manusia | 2 |
| MKU602012 | Bahasa Indonesia | 2 |
| MKU602056 | Pancasila | 2 |
| MKU602083 | Agama | 2 |
| Total | 20 | |
Buka mata kuliah untuk membaca ringkasan materi dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) yang diharapkan setelah pembelajaran.
Dasar Ilmu Kesehatan adalah mata kuliah dasar yang mengintegrasikan prinsip kimia, biokimia, biologi sel dan molekuler, serta genetika sebagai landasan untuk memahami struktur dan fungsi normal tubuh, homeostasis, mekanisme dasar penyakit, dan relevansinya terhadap kedokteran gigi.
Sistem Tubuh Manusia I merupakan mata kuliah dasar yang mempelajari struktur makroskopis, struktur mikroskopis, fungsi, dan aspek biokimia dasar jaringan tubuh, sistem integumen, sistem muskuloskeletal, serta sistem saraf. Mata kuliah ini mengintegrasikan anatomi, histologi, fisiologi, dan biokimia melalui pembelajaran teori dan praktikum untuk membangun pemahaman mengenai hubungan struktur dan fungsi tubuh manusia sebagai dasar pembelajaran kedokteran gigi.
Sistem Tubuh Manusia II merupakan mata kuliah dasar yang mempelajari struktur makroskopis, struktur mikroskopis, fungsi, dan aspek biokimia dasar darah, sistem limfatik, sistem kardiovaskular, sistem respirasi, serta sistem urinaria. Mata kuliah ini mengintegrasikan anatomi, histologi, fisiologi, dan biokimia melalui pembelajaran teori, praktikum, dan skills lab untuk membangun pemahaman mengenai transportasi zat, sirkulasi, pertukaran gas, keseimbangan cairan dan elektrolit, regulasi asam–basa, serta ekskresi sebagai bagian dari pemeliharaan homeostasis tubuh manusia.
Sistem Tubuh Manusia III merupakan mata kuliah dasar yang mempelajari struktur makroskopis, struktur mikroskopis, fungsi, dan aspek biokimia dasar sistem pencernaan, sistem endokrin, sistem reproduksi, serta indera khusus. Mata kuliah ini mengintegrasikan anatomi, histologi, fisiologi, dan biokimia melalui pembelajaran teori, praktikum, dan skills lab untuk membangun pemahaman mengenai pencernaan dan absorpsi zat gizi, metabolisme dan keseimbangan energi, regulasi neuroendokrin dan hormonal, fungsi reproduksi, serta mekanisme penglihatan, pendengaran dan keseimbangan, penciuman, dan pengecapan. Materi diberikan sebagai dasar untuk memahami hubungan kondisi sistemik, status nutrisi, perubahan hormonal, kehamilan, dan fungsi sensorik dengan kesehatan serta pelayanan kedokteran gigi.
Kesehatan, Masyarakat, dan Perilaku Manusia merupakan mata kuliah longitudinal yang membahas hubungan antara kesehatan, masyarakat, budaya, lingkungan, dan perilaku manusia sebagai dasar dalam memahami kesehatan dan kesehatan gigi dan mulut pada tingkat individu, kelompok, dan masyarakat. Mata kuliah ini mengintegrasikan ilmu kesehatan masyarakat, sosiologi, antropologi, psikologi, dan komunikasi kesehatan melalui pembahasan konsep sehat dan sakit, determinan kesehatan, sosiodemografi, keluarga dan budaya, ketimpangan dan akses pelayanan, perilaku dan perubahan perilaku kesehatan, literasi kesehatan dan informasi digital, komunikasi empatik, motivasi dan kepatuhan, respons psikologis terhadap pelayanan, serta prinsip promosi, pencegahan, dan tele-education.
Mata Kuliah Umum Bahasa Indonesia merupakan mata kuliah wajib yang harus diprogramkan oleh semua mahasiswa. Mata kuliah ini adalah mata kuliah yang dihadirkan untuk memenuhi salah satunya adalah penguatan karakter mahasiswa. Mata kuliah ini terdapat pada semester ganjil dan semester genap. Ruang lingkup materi yang dibahas dalam mata kuliah ini adalah sejarah perkembangan bahasa Indonesia, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, pedoman umum ejaan bahasa Indonesia, proses pembentukan kata, pilihan kata, kalimat dan kalimat efektif, paragraf beserta pola pengembangannya, karya ilmiah, karya ilmiah populer, dan penulisan surat dinas.
Mata kuliah ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman yang komprehensif mengenai Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara, pandangan hidup bangsa, dan sumber nilai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Mata kuliah agama adalah perkuliahan dasar yang dirancang untuk membangun pemahaman mahasiswa mengenai nilai-nilai spiritual, etika, moral, serta ajaran teologis yang bersumber dari keyakinan masing-masing agama, sekaligus menumbuhkan sikap toleransi dan moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk.
Ketua Program Studi
12 JUN 2026
Medan, 11 Juni 2026 — Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi (FKKG) Universitas Prima Indonesia (UNPRI) kembali sukses menyelenggarakan Medical Dental Discovery Day (MD3) Batch 2 di Hybrid Classroom Lantai 12 Kampus ...