Visi
Menghasilkan Lulusan Sarjana Kesehatan Masyarakat yang Profesional, Berwawasan Sociotechnopreneurship dan unggul pada Healthcare Professionals Community.
Sarjana · Universitas Prima Indonesia
Mewujudkan Masyarakat Sehat untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Ahli kesehatan masyarakat terdidik profesional.
Sarjana Kesehatan Masyarakat adalah seorang lulusan yang memiliki keahlian dalam bidang kesehatan masyarakat, dengan fokus pada peningkatan kesehatan komunitas dan populasi secara menyeluruh. Program studinya mencakup berbagai disiplin ilmu seperti epidemiologi, kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, promosi kesehatan, dan pencegahan penyakit. Lulusannya dibekali kemampuan untuk menganalisis dan menangani masalah kesehatan masyarakat melalui pendekatan ilmiah dan strategis.Selama masa studi, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori-teori kesehatan masyarakat, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis melalui magang dan kerja lapangan. Mereka belajar cara menilai kebutuhan kesehatan, merancang intervensi, serta mengevaluasi efektivitas program kesehatan. Selain itu, mereka juga dilatih untuk bekerja sama dengan pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengimplementasikan kebijakan kesehatan yang efektif.Lulusan Sarjana Kesehatan Masyarakat memiliki peluang karir yang luas, mulai dari instansi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, rumah sakit, institusi penelitian, hingga organisasi kesehatan internasional. Tugas mereka dapat meliputi pengendalian penyakit, pendidikan kesehatan, kesehatan lingkungan, pengembangan kebijakan kesehatan, dan manajemen program kesehatan. Tujuan utama mereka adalah mengurangi kesenjangan kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.Selain itu, lulusan ini juga memiliki kemampuan interdisipliner, menggabungkan ilmu dari bidang kedokteran, sosiologi, statistik, dan manajemen untuk menyelesaikan masalah kesehatan yang kompleks. Mereka tidak hanya fokus pada kesehatan individu, tetapi juga pada peningkatan kesehatan komunitas dan masyarakat secara luas.Secara keseluruhan, Sarjana Kesehatan Masyarakat adalah seorang profesional yang berdedikasi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pendekatan ilmiah dan praktis. Dengan mencegah penyakit, mempromosikan gaya hidup sehat, dan mengembangkan kebijakan kesehatan yang efektif, mereka memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bidang kesehatan masyarakat dan kesejahteraan masyarakat secara umum.
Menghasilkan Lulusan Sarjana Kesehatan Masyarakat yang Profesional, Berwawasan Sociotechnopreneurship dan unggul pada Healthcare Professionals Community.
Dihasilkannya lulusan tenaga Kesehatan berkualifikasi Sarjana Kesehatan Masyarakat yang profesional, berkeunggulan Healthcare Professionals Community serta berwawasan sociotechnopreneurship. Dihasilkannya Karya Ilmiah di bidang Healthcare Professionals Community yang digunakan untuk menjawab permasalahan kesehatan masyarakat khususnya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dihasilkannya Pengabdian Masyarakat berbasis sociotechnopreneurship, penalaran dan karya-karya penelitian Healthcare Professionals Community yang bermanfaat untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan masyarakat. Dihasilkannya tata kelola sumber daya secara optimum yang didukung kerjasama dengan institusi baik dalam maupun luar negeri.
Terciptanya lulusan tenaga Kesehatan berkualifikasi Sarjana Kesehatan Masyarakat yang profesional, berkeunggulan Healthcare Professionals Community serta berwawasan sociotechnopreneurship. Terciptanya Karya Ilmiah di bidang Healthcare Professionals Community yang digunakan untuk menjawab permasalahan kesehatan masyarakat khususnya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Terwujudnya Pengabdian Masyarakat berbasis sociotechnopreneurship, penalaran dan karya-karya penelitian Healthcare Professionals Community yang bermanfaat untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan masyarakat. Terwujudnya layanan yang prima dengan tata pamong yang baik untuk menjamin pencapaian kompetensi lulusan. Terciptanya kegiatan kerjasama institusional yang bermutu, saling menguntungkan untuk mendukung ketercapaian kompetensi lulusan. Terciptanya SDM yang unggul untuk mendukung tercapainya Kompetensi Lulusan. Terciptanya mahasiswa yang unggul dan berprestasi baik secara akademis maupun non akademis.
| Kode | Mata Kuliah / Tahap | SKS |
|---|---|---|
| UNPRI602001 | Agama | 2 |
| UNPRI16202 | Pancasila | 2 |
| KSM602001 | Ilmu gizi dasar | 2 |
| KSM602002 | Manajemen Dan Kepemimpinan Pada Community Health Care Professional | 2 |
| KSM602003 | Biomedik I | 2 |
| KSM602004 | Ilmu Kesehatan Masyarakat | 2 |
| KSM602005 | Manajemen Bencana I | 2 |
| KSM602006 | kesehatan Global | 2 |
| KSM602007 | Sosioteknoprenership | 2 |
| KSM602008 | Ilmu Kesehatan Komunitas Professional Kesehatan | 2 |
| Total | 20 | |
Bidang pekerjaan dan peran profesional yang dapat dituju lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.
Bertanggung jawab dalam perencanaan, pengorganisasian, pengawasan, dan penjaminan mutu program serta pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat primer (Puskesmas, klinik, atau program lapangan).
Berperan dalam perancangan dan pelaksanaan intervensi edukasi, promosi kesehatan, pencegahan penyakit, serta pemberdayaan masyarakat di bidang gizi, pencegahan penyalahgunaan narkoba, dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Karakteristik dan kemampuan yang diharapkan melekat pada lulusan program studi.
Mampu menerapkan prinsip socio-technopreneurship dalam mengidentifikasi peluang, merancang, dan menciptakan inovasi produk atau layanan kesehatan masyarakat secara mandiri.
Mampu memecahkan masalah kesehatan masyarakat secara etis dan profesional melalui pemikiran kritis, pendekatan kreatif, dan pemanfaatan teknologi.
Mampu merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, serta mengevaluasi program dan kebijakan kesehatan pada berbagai tingkat fasilitas pelayanan kesehatan.
Mampu mengkomunikasikan informasi kesehatan, merancang intervensi edukasi, dan memberdayakan masyarakat untuk mencapai perilaku hidup bersih dan sehat.
Sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang perlu dicapai mahasiswa pada akhir pendidikan.
Mampu mengimplementasikan prinsip sociotechnopreneurship yang berdampak bagi masyarakat dengan menunjukkan karakter bertaqwa, beretika, adaptif, dan kolaboratif.
Menunjukkan sikap bertaqwa, berintegritas, dan mampu menunjukkan kemandirian serta kolaborasi sociotechnopreneurship.
Mampu melaksanakan peran kepemimpinan yang tangguh, mandiri, dan bertanggung jawab berdasarkan etika profesi kesehatan.
Menunjukkan karakter tangguh, bertanggung jawab, dan berjiwa kepemimpinan berlandaskan etika profesi.
Mampu menggunakan konsep teoritis dan prinsip instrumen IKM yang mencakup Epidemiologi, Biostatistik & Kependudukan, AKK (Administrasi & Kebijakan Kesehatan), serta Ilmu Sosial & Perilaku pada tingkat sintesis.
Menguasai konsep teoritis dan instrumen utama IKM (Epidemiologi, Biostatistik, AKK, Sosil Perilaku).
Mampu mengimplementasikan konsep dasar dan substansi IKM yang mencakup Kesehatan Lingkungan, K3 (Keselamatan & Kesehatan Kerja), Gizi Masyarakat, dan Kesehatan Reproduksi berbasis fungsi esensial kesmas.
Menguasai dasar dan substansi teknis IKM (Kesling, K3, Gizi, Kespro).
Mampu menggunakan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam memecahkan masalah manajemen kesehatan, serta menyusun dan mendokumentasikan hasil kajian ilmiah/laporan tugas akhir secara terukur dan bebas plagiasi.
Menerapkan pemikiran kritis-analitis dan menyusun laporan ilmiah/skripsi yang akuntabel.
Mampu melaksanakan kinerja mandiri dan terukur, mengelola kerja kelompok, serta melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan tim program kesehatan.
Mengelola kerja tim, melakukan supervisi, dan mengevaluasi kinerja program kesehatan.
Mampu menentukan keputusan secara tepat berdasarkan analisis data dan informasi kesehatan guna menyelesaikan masalah dalam tata kelola dan implementasi program kesehatan.
Menganalisis data kesehatan dan mengambil keputusan strategis tata kelola program.
Mampu mengonsepkan dan memelihara jaringan kerja interdisiplin (networking) serta mengelola proses evaluasi diri dan pembelajaran berkelanjutan dalam kepemimpinan organisasi.
Membangun jaringan kerja interdisiplin dan mengelola evaluasi diri kepemimpinan.
Mampu melakukan pengkajian dan analisis situasi kesehatan masyarakat (analysis & assessment) serta merumuskan kebijakan dan perencanaan program kesehatan (policy development & program planning) berbasis masalah kesehatan komunitas.
Melakukan analisis situasi dan merancang kebijakan/perencanaan program kesehatan primer.
Mampu mendemonstrasikan komunikasi secara efektif (communication skill), advokasi, dan merancang media/metode edukasi kesehatan yang inovatif serta promotif-preventif untuk perubahan perilaku kesehatan masyarakat.
Mempraktikkan komunikasi efektif, advokasi, dan merancang media/metode promosi kesehatan.
Mampu melaksanakan pemberdayaan masyarakat (community dimensions of practice) dengan pendekatan kearifan lokal (cultural competency) untuk mendorong kemandirian masyarakat hidup sehat.
Melaksanakan pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal (cultural competency).
Mampu mengimplementasikan prinsip kepemimpinan, systems thinking, pengelolaan sumber daya/dana, serta intervensi healthcare professional community berbasis wirausaha kesehatan (health entrepreneurship) pada pelayanan kesehatan primer.
Mengaplikasikan kepemimpinan, systems thinking, dan healthcare professional community berbasis wirausaha kesehatan.
RPSMK yang telah disahkan dan dikunci ditampilkan berdasarkan semester. Sumber angkatan mengikuti RPSMK terbaru yang tersedia untuk mata kuliah pada semester tersebut.
Pendidikan Agama adalah Mata Kuliah Umum (MKU) yang memberikan pemahaman holistik mengenai nilai-nilai ketuhanan, etika moral, moderasi beragama, serta kontribusi ajaran agama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Pancasila adalah Mata Kuliah Umum (MKU) yang memberikan pemahaman komprehensif mengenai Pancasila sebagai landasan filosofis, ideologi negara, dan sistem etika Bangsa Indonesia, mencakup sejarah pembentukan, kedudukan dalam ketatanegaraan, nilai-nilai kebangsaan, etika keilmuan, serta penerapannya dalam memecahkan isu-isu sosial, politik, hukum, dan pembangunan nasional di era modern.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan pemahaman mendasar mengenai ilmu gizi masyarakat, prinsip zat gizi makro dan mikro, pencernaan dan metabolisme zat gizi, kebutuhan gizi dalam daur kehidupan, penilaian status gizi dasar, serta pencegahan dan penanggulangan masalah gizi utama di masyarakat.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan konsep dasar manajemen dan kepemimpinan yang aplikatif dalam konteks komunitas profesi kesehatan masyarakat. Topik bahasan meliputi teori kepemimpinan, fungsi manajemen, pengambilan keputusan, dinamika tim, serta peran pemimpin dalam menggerakkan program kesehatan di komunitas.
Biomedik I adalah mata kuliah yang mempelajari dasar-dasar ilmu biomedis mencakup anatomi dan fisiologi tubuh manusia, biologi sel dan genetika dasar, biokimia medis, metabolisme zat gizi, serta dasar-dasar mikrobiologi dan parasitologi yang menjadi landasan pemahaman mekanisme sehat dan sakit pada kesehatan masyarakat.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan konsep dasar ilmu kesehatan masyarakat, sejarah, pilar utama kesehatan masyarakat, determinan kesehatan, sistem pelayanan kesehatan nasional dan global, prinsip pencegahan (primer, sekunder, tersier), serta isu-isu kontemporer kesehatan masyarakat dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal.
Manajemen Bencana I adalah mata kuliah yang membahas konsep dasar, prinsip, serta kerangka kerja pengelolaan risiko bencana, mencakup pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan kesehatan masyarakat pada situasi prabencana hingga pascabencana.
Kesehatan Global adalah mata kuliah yang membahas isu-isu kesehatan lintas batas negara, determinan sosial dan politik kesehatan global, beban penyakit dunia, sistem kesehatan internasional, serta diplomasi dan tata kelola kesehatan masyarakat secara global.
Sosioteknoprenership adalah mata kuliah yang mempelajari integrasi antara inovasi teknologi, jiwa kewirausahaan, dan solusi terhadap permasalahan sosial-kesehatan masyarakat guna menciptakan usaha berbasis teknologi (techno-venture) yang berkelanjutan dan berdampak sosial positif.
Ilmu Kesehatan Komunitas Professional Kesehatan adalah mata kuliah yang mempelajari konsep dasar kesehatan masyarakat, kolaborasi antarprofesi kesehatan (interprofessional collaboration), pemberdayaan masyarakat, epidemiologi komunitas, serta etika dan hukum dalam pelayanan kesehatan berbasis komunitas.
Hukum Dan Perundangan Kesehatan adalah mata kuliah yang membahas konsep dasar hukum kesehatan, peraturan perundang-undangan di bidang pelayanan kesehatan, tanggung jawab hukum tenaga kesehatan, hak dan kewajiban pasien, etika profesi, penyelesaian sengketa medis, serta regulasi keselamatan pasien dan kefarmasian di Indonesia.
Organisasi Dan Manajemen Kesehatan adalah mata kuliah yang mempelajari fungsi-fungsi manajemen (POAC), struktur dan budaya organisasi kesehatan, kepemimpinan, manajemen sumber daya manusia, manajemen keuangan, serta perencanaan strategis dan evaluasi kinerja fasilitas pelayanan kesehatan.
Epidemiologi Penyakit Menular adalah mata kuliah yang mempelajari konsep dasar penularan penyakit, rantai infeksi (chain of infection), segitiga epidemiologi, riwayat alamiah penyakit, metode penyelidikan Kejadian Luar Biasa (KLB/Wabah), serta strategi pencegahan, pengendalian, dan surveilans penyakit menular prioritas.
Konsep Dasar Promosi Kesehatan adalah mata kuliah yang mempelajari teori, prinsip, strategi (advokasi, bina suasana, gerakan pemberdayaan), model perubahan perilaku kesehatan, determinan sosial kesehatan, serta perencanaan, pengembangan media, dan evaluasi program promosi kesehatan di masyarakat.
Sosiologi Dan Antropologi Kesehatan adalah mata kuliah yang mempelajari interaksi antara struktur sosial, kebudayaan, norma, kebiasaan, serta perilaku masyarakat terhadap konsep sehat-sakit, sistem medis tradisional dan modern, ketimpangan akses kesehatan, serta pendekatan sosial-budaya dalam penyelesaian masalah kesehatan masyarakat.
Gizi Kesehatan Masyarakat adalah mata kuliah yang mempelajari konsep gizi makro dan mikro, masalah gizi ganda (double burden of malnutrition seperti stunting, wasting, dan obesitas), metode penilaian status gizi populasi, angka kecukupan gizi (AKG), serta perencanaan, intervensi, dan evaluasi program gizi masyarakat.
Ergonomi adalah mata kuliah yang mempelajari interaksi antara manusia, sistem kerja, peralatan, dan lingkungan kerja mencakup antropometri, biomekanika kerja, fisiologi kerja, beban kerja fisik dan mental, penilaian risiko ergo-postur (REBA, RULA, OWAS), serta perancangan stasiun kerja untuk mencegah Musculoskeletal Disorders (MSDs) dan meningkatkan produktivitas serta keselamatan kerja.
Dasar Kesehatan Reproduksi Dan Keluarga adalah mata kuliah yang mempelajari konsep dasar kesehatan reproduksi sepanjang siklus hidup manusia, aspek hak-hak reproduksi, kesehatan ibu dan anak (KIA), keluarga berencana (KB), kesehatan remaja dan lansia, gender dalam kesehatan reproduksi, serta isu-isu strategis seperti pencegahan AKI/AKB, IMS/HIV-AIDS, dan kekerasan berbasis gender.
Kesehatan Lingkungan Dasar adalah mata kuliah yang mempelajari interaksi antara parameter lingkungan (air, udara, tanah, limbah, makanan, dan vektor) dengan kesehatan manusia, interaksi bahaya fisik, kimia, dan biologi, konsep penyehatan lingkungan, higiene sanitasi, serta penilaian risiko kesehatan lingkungan (ARKL) untuk pencegahan penyakit berbasis lingkungan.
Biostatistik Dasar adalah mata kuliah yang mempelajari prinsip dan metode statistik yang diterapkan dalam bidang kesehatan masyarakat, mencakup konsep data kesehatan, statistik deskriptif, probabilitas, distribusi sampling, estimasi parameter, uji hipotesis komparatif dan korelatif, serta penggunaan perangkat lunak olah data untuk pengambilan keputusan berbasis bukti.
Metode Penelitian adalah mata kuliah yang mempelajari prinsip, etika, dan metodologi ilmiah dalam kesehatan masyarakat, mencakup perumusan masalah, tinjauan pustaka, desain penelitian kuantitatif dan kualitatif, teknik sampling, instrumen, manajemen data, serta penyusunan proposal penelitian ilmiah.
Penilaian Status Gizi adalah mata kuliah yang mempelajari metode langsung dan tidak langsung dalam mengukur serta mengevaluasi status gizi individu dan populasi masyarakat melalui pemeriksaan antropometri, klinis, biokimia, survei konsumsi pangan, serta faktor ekologi untuk penanggulangan masalah gizi kesehatan masyarakat.
Pengorganisasian Dan Pemberdayaan Masyarakat adalah mata kuliah yang mempelajari konsep, strategi, dan pendekatan partisipatif dalam memobilisasi serta memberdayakan masyarakat untuk menyelesaikan masalah kesehatan secara mandiri melalui pemetaan sosial, kemitraan, advokasi, dan pengembangan kelembagaan lokal.
Teknologi Kesehatan Digital adalah mata kuliah yang mempelajari perancangan, penerapan, evaluasi, dan pemanfaatan sistem informasi kesehatan, telehealth, kecerdasan buatan, aplikasi kesehatan bergerak (mHealth), serta analisis data kesehatan digital untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Manajemen Dan Analisis Data Dasar adalah mata kuliah yang mempelajari pengumpulan, pengentrian, pembersihan (data cleaning), transformasi, pengolahan, serta analisis data kesehatan kuantitatif secara deskriptif dan inferensial tingkat dasar menggunakan perangkat lunak statistik untuk pengambilan keputusan berbasis bukti di bidang kesehatan masyarakat.
Sistem Informasi Kesehatan adalah mata kuliah yang mempelajari perencanaan, pengembangan, pengelolaan, dan evaluasi sistem informasi kesehatan (SIK), termasuk pengumpulan data kesehatan, alur informasi, sistem pencatatan dan pelaporan fasilitas pelayanan kesehatan (Puskesmas, Rumah Sakit, Dinas Kesehatan), serta pemanfaatan data untuk pengambilan keputusan berbasis bukti dalam manajemen kesehatan masyarakat.
Ekonomi Dan Pembiayaan Kesehatan adalah mata kuliah yang mempelajari penerapan prinsip-prinsip ekonomi dalam sektor kesehatan, mencakup analisis permintaan dan penawaran pelayanan kesehatan, pasar kesehatan, evaluasi ekonomi (CBA, CEA, CUA, CMA), mekanisme pembiayaan kesehatan, asuransi kesehatan, JKN/BPJS, serta penganggaran sektor kesehatan masyarakat.
Advokasi Kesehatan adalah mata kuliah yang mempelajari teori, strategi, pendekatan, serta teknik komunikasi persuasif dan jejaring kerja (networking) untuk memengaruhi pembuat kebijakan, stakeholder, dan masyarakat guna mendukung komitmen, pengalokasian sumber daya, serta penerbitan kebijakan publik berwawasan kesehatan.
Komunikasi Dalam Kesehatan adalah mata kuliah yang mempelajari teori, prinsip, strategi, media, dan teknik komunikasi dalam bidang kesehatan, mencakup komunikasi interpersonal (petugas-pasien/klien), komunikasi massa, komunikasi perubahan perilaku, komunikasi krisis, serta perancangan pesan kesehatan yang efektif dan peka budaya.
Praktek Surveilans Epidemiologi adalah mata kuliah peminatan Epidemiologi yang mengaplikasikan konsep, metode, dan alur kerja sistem surveilans kesehatan masyarakat secara komprehensif, mencakup pengumpulan data sistematis (rutin/berbasis kejadian), pengolahan dan analisis tren epidemiologi, interpretasi data, penyajian statistik, diseminasi informasi, serta evaluasi atribut sistem surveilans (CDC Framework) berbasis aplikasi teknologi informasi kesehatan (SKDR, Sistem Informasi Puskesmas/Dinas Kesehatan).
Epidemiologi Penyakit Tropis adalah mata kuliah peminatan yang mempelajari distribusi, determinan, dan upaya pencegahan serta pengendalian penyakit menular dan non-menular yang dominan di wilayah tropis dan subtropis (seperti Malaria, DBD, Filariasis, Tuberkulosis, Kusta, Schistosomiasis, dan Neglected Tropical Diseases), mencakup aspek ekologi, vektor, reservoar, dan strategi intervensi kesehatan masyarakat.
Manajemen Tanggap Darurat di Tempat Kerja adalah mata kuliah peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (KKK) yang mempelajari prinsip perencanaan, pengorganisasian, dan mitigasi kondisi darurat industri (kebakaran, ledakan, tumpahan B3, kegagalan struktur, dan bencana alam), perancangan Emergency Response Plan (ERP), Incident Command System (ICS), skenario simulasi (drill/exercise), evakuasi medis, serta sistem pemulihan (business continuity plan) berbasis regulasi nasional dan standar internasional (NFPA/OSHA).
Investigasi PAK dan KAK adalah mata kuliah peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (KKK) yang mempelajari teori dasar kejadian kecelakaan kerja (KAK) dan penyakit akibat kerja (PAK), metode pengumpulan bukti/saksa di TKP, teknik analisis penyebab utama (Root Cause Analysis / RCA, Fishbone, SCAT, TRIM), penentuan hubungan kausalitas klinis PAK, penyusunan laporan investigasi resmi, serta formulasi tindakan korektif dan pencegahan (Corrective and Preventive Action / CAPA) berbasis regulasi ketenagakerjaan dan standar internasional (ISO 45001 / OSHA).
Manajemen Risiko adalah mata kuliah peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (KKK) yang mempelajari konsep, metodologi, dan standar pengelolaan risiko K3 di tempat kerja, mencakup penetapan konteks, identifikasi bahaya, analisis risiko kuantitatif dan kualitatif (HIRADC, JSA, HAZOP, Bow-Tie), evaluasi tingkat risiko, formulasi hirarki pengendalian risiko, serta pemantauan, peninjauan, dan komunikasi risiko berbasis standar ISO 31000, ISO 45001, dan AS/NZS 4360.
Manajemen Logistik Kesehatan adalah mata kuliah peminatan AKK yang mempelajari prinsip, siklus, dan teknik pengelolaan arus barang/bahan medis (obat, reagen, alat kesehatan, dan APD) di fasilitas serta dinas kesehatan, mencakup perencanaan kebutuhan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan (warehousing & cold chain), pendistribusian, inventarisasi (EOQ/Safety Stock/ABC-VEN), pemeliharaan, hingga penghapusan dan sistem informasi logistik kesehatan (SILK).
Manajemen Layanan Kesehatan adalah mata kuliah peminatan AKK yang mempelajari konsep, fungsi, dan prinsip pengelolaan organisasi pelayanan kesehatan (seperti Puskesmas, Rumah Sakit, dan Klinik), mencakup perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), pengawasan dan evaluasi (controlling/evaluating), manajemen mutu, manajemen sumber daya manusia, serta efisiensi operasional fasilitas pelayanan kesehatan.
Manajemen Stratejik Kesehatan adalah mata kuliah peminatan AKK yang mempelajari prinsip, formulasi, eksekusi, dan evaluasi strategi dalam organisasi pelayanan kesehatan (seperti Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan Rumah Sakit), mencakup analisis lingkungan internal-eksternal (SWOT/PESTEL), arah strategis (visi/misi/nilai), pilihan strategi bersaing, implementasi rencana strategis (renstra), hingga pengendalian kinerja strategis (Balanced Scorecard).
Mitigasi Dan Adaptasi Perubahan Lingkungan adalah mata kuliah peminatan Kesehatan Lingkungan yang mempelajari sains perubahan iklim/lingkungan global, dampak kesehatan akibat kenaikan suhu, perubahan pola cuaca ekstrem, dan bencana lingkungan, serta perancangan strategi mitigasi (pengurangan emisi gas rumah kaca, karbon biru, teknologi hijau) dan adaptasi (ketahanan kesehatan masyarakat, infrastruktur tangguh iklim, sistem peringatan dini, kebijakan advokasi) berbasis regulasi nasional dan internasional.
Toksikologi Lingkungan adalah mata kuliah peminatan Kesehatan Lingkungan yang mempelajari sifat, sumber, alur pemaparan, sifat toksikokinetik (absorpsi, distribusi, metabolisme, ekskresi), dan toksikodinamik agen pencemar kimia/biologi di lingkungan (udara, air, tanah, pangan) serta dampaknya terhadap kesehatan manusia dan ekosistem, mencakup analisis ambang batas exposure, pengujian toksisitas, bioakumulasi, biomagnifikasi, hingga prinsip Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL).
Pencemaran Lingkungan adalah mata kuliah peminatan Kesehatan Lingkungan yang mempelajari konsep dasar, jenis, sumber, dinamika, dan dampak pencemaran air, udara, tanah, laut, serta kebisingan/radiasi terhadap ekosistem dan kesehatan masyarakat, mencakup pengukuran baku mutu lingkungan, teknik sampling polutan, mekanisme dispersi dan transformasi pencemar, hingga strategi pengendalian, remediasi, serta penyusunan dokumen pengawasan pencemaran berbasis regulasi nasional.
Manajemen Gizi Institusi adalah mata kuliah peminatan Gizi Masyarakat yang mempelajari prinsip, sistem, dan operasional penyelenggaraan makanan massal di berbagai institusi (seperti Rumah Sakit, Sekolah, Industri/Pabrik, dan Lembaga Pemasyarakatan), mencakup perencanaan menu, perhitungan kebutuhan bahan makanan, pengadaan, penyimpanan, pengolahan, penyajian, hygiene sanitasi makanan, keselamatan kerja (HACCP), hingga analisis biaya dan evaluasi kepuasan konsumen.
Sosial Budaya Gizi adalah mata kuliah peminatan Gizi Masyarakat yang mempelajari keterkaitan antara faktor sosial, norma budaya, kepercayaan, adat istiadat, tabu makanan, struktur keluarga, dan dinamika antropologi dengan pola konsumsi pangan serta status gizi masyarakat, mencakup studi kualitatif kebiasaan makan, transisi nutrisi, gender dalam gizi, hingga perancangan intervensi gizi yang peka budaya (culturally sensitive nutrition intervention).
Manajemen Program Gizi adalah mata kuliah peminatan Gizi Masyarakat yang mempelajari prinsip, siklus, dan tata kelola perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pemantauan dan evaluasi (MONEV) program-program intervensi gizi masyarakat (spesifik dan sensitif), mencakup analisis situasi masalah gizi, perancangan kerangka logis (Logical Framework Approach), penganggaran, kepemimpinan, manajemen logistik intervensi gizi, hingga pengukuran dampaknya terhadap status gizi populasi.
Proposal Penelitian adalah mata kuliah yang mempelajari penerapan masalah penelitian, tinjauan pustaka, kerangka konsep, serta metode dan etika penelitian berbasis bukti sesuai kaidah ilmiah.
Laporan Penelitian adalah mata kuliah yang mempelajari pengolahan data, penyajian hasil analisis, pembahasan ilmiah, penyimpulan, serta penyusunan manuskrip laporan penelitian dan etika publikasi sesuai kaidah akademik.
Mata kuliah Praktik Belajar Lapangan 1 (PBL 1) merupakan mata kuliah lapangan berbasis fasilitas kesehatan yang membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis situasi kesehatan masyarakat, mengidentifikasi dan memprioritaskan masalah kesehatan, mendiagnosis penyebab masalah di fasilitas kesehatan, serta merumuskan rencana intervensi pemecahan masalah secara komprehensif.
Mata kuliah Praktik Belajar Lapangan 2 (PBL 2) merupakan mata kuliah lapangan berbasis masyarakat/desa yang membekali mahasiswa dengan kemampuan merancang, mengimplementasikan, memonitor, dan mengevaluasi intervensi promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat serta merumuskan rekomendasi keberlanjutan program secara komprehensif.
Mata kuliah Diseminasi merupakan mata kuliah berbasis riset akhir yang membekali mahasiswa sarjana dengan kemampuan menerapkan integritas akademik, etika penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan skripsi utuh, konversi naskah menjadi artikel ilmiah, serta penyajiannya dalam Ujian Skripsi Akhir.
Ketua Program Studi