Visi
Menghasilkan lulusan Magister Kesehatan yang profesional, berwawasan socio-technopreneurship dan unggul pada HealthCare Professional Community
Magister · Universitas Prima Indonesia
Integrasi Riset dan Kebijakan oleh Profesional Lintas Global
Program magister yang berfokus pada kesehatan masyarakat dan pencegahan penyakit.
Program Magister Kesehatan Masyarakat adalah jenjang pendidikan lanjutan yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang kesehatan masyarakat, epidemiologi, promosi kesehatan, serta kebijakan kesehatan. Program ini dirancang untuk mencetak tenaga profesional yang mampu mengatasi berbagai tantangan kesehatan di tingkat lokal, nasional, maupun global. Mahasiswa akan mempelajari berbagai aspek kesehatan masyarakat, termasuk analisis data kesehatan, manajemen layanan kesehatan, pengendalian penyakit menular dan tidak menular, serta perencanaan program kesehatan berbasis bukti. Kurikulum berbasis riset dan praktik lapangan memungkinkan mahasiswa untuk memahami kondisi kesehatan masyarakat secara langsung. Selain penguasaan teori, program ini juga menekankan keterampilan kepemimpinan, komunikasi kesehatan, serta pengambilan kebijakan yang berbasis data ilmiah. Mahasiswa didorong untuk melakukan penelitian, mempublikasikan hasil studi, serta berpartisipasi dalam konferensi akademik guna memperkaya wawasan mereka dalam bidang kesehatan masyarakat. Lulusan program ini diharapkan dapat bekerja di berbagai sektor, termasuk instansi pemerintah, organisasi kesehatan internasional, rumah sakit, lembaga penelitian, serta lembaga swadaya masyarakat yang bergerak dalam bidang kesehatan masyarakat.
Menghasilkan lulusan Magister Kesehatan yang profesional, berwawasan socio-technopreneurship dan unggul pada HealthCare Professional Community
Dihasilkannya lulusan tenaga Kesehatan berkualifikasi Magister kesehatan masyarakat yang profesional, berkeunggulan Healthcare Professionals Community serta berwawasan Sociotechnopreneurship Dihasilkannya Karya Ilmiah di bidang Healthcare Professionals Community yang digunakan untuk menjawab permasalahan kesehatan masyarakat khususnya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat; Dihasilkannya Pengabdian Masyarakat berbasis Sociotechnopreneurship, penalaran dan karya-karya penelitian Healthcare Professionals Community yang bermanfaat untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan masyarakat; Dihasilkannya tata kelola sumber daya secara optimum yang didukung kerja sama dengan institusi baik dalam maupun luar negeri.
Terciptanya lulusan tenaga Kesehatan berkualifikasi Magister kesehatan masyarakat yang profesional, berkeunggulan Healthcare Professionals Community serta berwawasan Sociotechnopreneurship; Terciptanya Karya Ilmiah di bidang Healthcare Professionals Community yang digunakan untuk menjawab permasalahan kesehatan masyarakat khususnya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat; Terwujudnya Pengabdian Masyarakat berbasis Sociotechnopreneurship, penalaran dan karya-karya penelitian Healthcare Professionals Community yang bermanfaat untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan masyarakat; Terwujudnya layanan yang prima dengan tata pamong yang baik untuk menjamin pencapaian kompetensi lulusan; Terciptanya kegiatan kerja sama institusional yang bermutu, saling menguntungkan untuk mendukung ketercapaian kompetensi lulusan; Terciptanya SDM yang unggul untuk mendukung tercapainya Kompetensi Lulusan; Terciptanya mahasiswa yang unggul dan berprestasi baik secara akademis maupun non akademis.
| Kode | Mata Kuliah / Tahap | SKS |
|---|---|---|
| KSM8201 | Kesehatan Lingkungan Intermediet | 2 |
| KSM8202 | Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Intermediet | 2 |
| KSM8203 | Biostatistika Intermediet | 2 |
| KSM8204 | Promosi Kesehatan Intermediet | 2 |
| KSM8205 | Epidemiologi Intermediet | 2 |
| KSM8206 | Keselamatan dan Kesehatan Kerja Intermediet | 2 |
| KSM8207 | Kesehatan Reproduksi Intermediet | 2 |
| KSM8208 | Metode Penelitian Kuantitatif | 2 |
| KSM8209 | Gizi Kesehatan Masyarakat Intermediet | 2 |
| KSM8210 | Manajemen Strategis dan Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan | 2 |
| Total | 20 | |
Bidang pekerjaan dan peran profesional yang dapat dituju lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.
Deskripsi OL1
Karakteristik dan kemampuan yang diharapkan melekat pada lulusan program studi.
Mampu menerapkan prinsip socio-technopreneurship dalam mengidentifikasi peluang, merancang, dan menciptakan inovasi produk atau layanan kesehatan masyarakat secara mandiri.
Mampu memecahkan masalah kesehatan masyarakat secara etis dan profesional melalui pemikiran kritis, pendekatan kreatif, dan pemanfaatan teknologi.
Mampu merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, serta mengevaluasi program dan kebijakan kesehatan pada berbagai tingkat fasilitas pelayanan kesehatan.
Sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang perlu dicapai mahasiswa pada akhir pendidikan.
Mampu menganalisis etika, integritas, dan jiwa sociotechnopreneurship berwawasan kesehatan masyarakat.
Deskripsi CPL1
Mampu menganalisis kepemimpinan dan inovasi berbasis teknologi kesehatan secara profesional dan adaptif.
Deskripsi CPL2
Mampu menganalisis masalah kesehatan masyarakat berdasarkan pendekatan epidemiologi dan biostatistik.
Deskripsi CPL3
Mampu menganalisis teori serta konsep administrasi, kebijakan, dan manajemen pelayanan kesehatan secara mendalam.
Deskripsi CPL4
Mampu mengevaluasi kebijakan serta strategi promosi kesehatan dalam penyelesaian masalah kesehatan masyarakat.
Deskripsi CPL5
Mampu mengevaluasi sistem komunikasi, advokasi, dan kemitraan strategis dengan pemangku kepentingan (stakeholders).
Deskripsi CPL6
Mampu mengevaluasi sistem informasi kesehatan digital (Digital Public Health) secara efisien.
Deskripsi CPL7
Mampu mengevaluasi tindakan strategis berbasis bukti (evidence-based decision making) dan pemikiran logis-kritis.
Deskripsi CPL8
Mampu mengkreasi rancangan penelitian kesehatan masyarakat (kuantitatif, kualitatif, mixed-method) yang teruji.
Deskripsi CPL9
Mampu mengkreasi program intervensi kesehatan masyarakat secara efektif.
Deskripsi CPL10
Mampu mengkreasi kolaborasi lintas sektor dan pengelolaan sumber daya organisasi pelayanan kesehatan secara akuntabel.
Deskripsi CPL11
Mampu mengkreasi karya ilmiah, tesis, serta mengomunikasikan hasil penelitian pada forum nasional/internasional.
Deskripsi CPL12
RPSMK yang telah disahkan dan dikunci ditampilkan berdasarkan semester. Sumber angkatan mengikuti RPSMK terbaru yang tersedia untuk mata kuliah pada semester tersebut.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa magister dengan pemahaman mendalam mengenai analisis risiko kesehatan lingkungan (ARKL), konsep kesehatan lingkungan lanjutan, serta perancangan dan evaluasi program intervensi kesling berbasis bukti.
Mata kuliah Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Intermediet membekali mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat untuk menganalisis dan merancang administrasi, tata kelola, manajemen, serta kebijakan kesehatan pada tingkat organisasi, sistem kesehatan, dan lintas sektor. Pembelajaran mencakup sistem kesehatan dan governance, organisasi serta akuntabilitas, perencanaan berbasis situasi dan prioritas, pembiayaan kesehatan dan JKN, sumber daya manusia kesehatan, siklus kebijakan, agenda setting dan problem framing, analisis pemangku kepentingan dan ekonomi politik, formulasi dan implementasi kebijakan, monitoring-evaluasi dan manajemen kinerja, tata kelola data serta transformasi digital SATUSEHAT, kolaborasi lintas sektor dan Health in All Policies, serta penyusunan policy brief dan rekomendasi strategis untuk masalah kesehatan masyarakat termasuk penyakit tidak menular/degeneratif. Mahasiswa menggunakan data, bukti ilmiah, analisis risiko, prinsip equity, etika, dan kebutuhan masyarakat untuk menghasilkan solusi yang feasible dan berkelanjutan.
Mata kuliah Biostatistika Intermediet membekali mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat untuk memilih, menerapkan, mengevaluasi, dan menginterpretasikan metode statistik pada data kesehatan secara tepat. Materi mencakup tipe dan skala data, probabilitas dan distribusi sampling, central limit theorem, eksplorasi dan visualisasi data, statistik deskriptif, estimasi dan confidence interval, pengujian hipotesis, power, uji parametrik dan nonparametrik, analisis data kategorik, korelasi, regresi linear sederhana dan multipel, regresi logistik, diagnostik model, confounding dan interaction, pengantar analisis survival, penanganan missing data, serta analisis reproducible dengan perangkat lunak statistik. Pembelajaran menekankan pemilihan metode berdasarkan pertanyaan penelitian, desain studi, asumsi, ukuran efek, ketidakpastian, serta pelaporan hasil yang transparan dan berbasis bukti.
Mata kuliah Promosi Kesehatan Intermediet membekali mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat untuk menganalisis determinan perilaku dan sosial kesehatan, menerapkan teori perubahan perilaku, menilai kebutuhan serta literasi kesehatan, merancang intervensi promosi kesehatan berbasis bukti, memberdayakan masyarakat, memanfaatkan komunikasi dan media digital, mengembangkan promosi kesehatan berbasis setting, membangun kemitraan lintas sektor, melakukan social marketing, mengelola infodemi, serta menyusun advokasi dan kebijakan publik berwawasan kesehatan. Pembelajaran menekankan perancangan, implementasi, monitoring, dan evaluasi program promosi kesehatan yang efektif, berkeadilan, partisipatif, adaptif, dan berkelanjutan, termasuk untuk pencegahan dan pengelolaan penyakit tidak menular/degeneratif.
Mata kuliah Epidemiologi Intermediet membekali mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat untuk menganalisis distribusi dan determinan masalah kesehatan, memilih dan mengevaluasi desain studi epidemiologi, menghitung serta menginterpretasikan ukuran frekuensi dan asosiasi, menilai validitas, bias, confounding, interaction, screening dan uji diagnostik, menerapkan prinsip causal inference, menganalisis epidemiologi penyakit tidak menular/degeneratif, merancang surveilans, melakukan investigasi kejadian luar biasa, memanfaatkan epidemiologi digital/spasial dan dashboard, melakukan telaah kritis bukti epidemiologi, serta menerjemahkan temuan epidemiologi menjadi rekomendasi program dan kebijakan kesehatan. Pembelajaran menekankan penggunaan data, bukti ilmiah, etika, equity, reproducibility, dan kebutuhan masyarakat.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa magister dengan pemahaman mendalam mengenai analisis risiko K3, prinsip-prinsip keselamatan kerja lanjutan, serta perancangan dan evaluasi sistem manajemen K3 (SMK3) di berbagai sektor industri.
Kesehatan Reproduksi Intermediet adalah mata kuliah yang membahas kesehatan reproduksi sepanjang siklus kehidupan melalui pendekatan hak reproduksi, epidemiologi dan demografi reproduksi, gender dan equity, kesehatan seksual dan reproduksi remaja, keluarga berencana, fertilitas dan infertilitas, kesehatan prakonsepsi, kesehatan maternal dan perinatal, infeksi menular seksual dan HIV, kekerasan berbasis gender, kesehatan reproduksi pada situasi kemanusiaan, pemanfaatan teknologi digital dan data, perencanaan program, monitoring-evaluasi, serta penyusunan kebijakan dan intervensi kesehatan reproduksi berbasis bukti.
Mata kuliah Metode Penelitian Kuantitatif membekali mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat untuk merumuskan pertanyaan dan hipotesis penelitian, memilih desain penelitian kuantitatif yang tepat, mengoperasionalkan variabel, menyusun strategi sampling dan besar sampel, menilai validitas-reliabilitas instrumen, mengelola dan membersihkan data, memilih serta menerapkan analisis statistik deskriptif, inferensial, bivariat, dan multivariat, mengendalikan bias dan confounding, menilai interaksi, menginterpretasikan ukuran efek dan ketidakpastian, serta menyusun rencana analisis dan pelaporan penelitian yang transparan, etis, reproducible, dan berbasis bukti. Pembelajaran diarahkan pada kemampuan menyusun proposal/protokol penelitian kuantitatif yang relevan dengan masalah kesehatan masyarakat dan penyakit degeneratif.
Gizi Kesehatan Masyarakat Intermediet adalah mata kuliah yang membahas masalah gizi sepanjang siklus kehidupan melalui pendekatan epidemiologi gizi, penilaian status gizi, determinan sosial dan pangan, ketahanan pangan, gizi ibu dan anak, stunting, wasting, anemia, overweight dan obesitas, penyakit tidak menular terkait gizi, fortifikasi dan suplementasi, keamanan pangan, intervensi gizi spesifik dan sensitif, surveilans gizi, teknologi digital, perencanaan program, monitoring-evaluasi, serta penyusunan kebijakan dan intervensi gizi masyarakat berbasis bukti.
Manajemen Strategis dan Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan adalah mata kuliah peminatan Manajemen Administrasi Rumah Sakit (MARS) yang membahas analisis lingkungan strategis, tata kelola, kepemimpinan, formulasi dan implementasi strategi, balanced scorecard, pengukuran kinerja, manajemen mutu, keselamatan pasien, clinical governance, manajemen risiko, akreditasi, peningkatan mutu berkelanjutan, benchmarking, patient experience, digital dashboard, perubahan organisasi, serta penyusunan rencana strategis dan proyek peningkatan mutu pelayanan kesehatan berbasis data, bukti, regulasi, dan kebutuhan pengguna.
Sistem, Tata Kelola, Kebijakan dan Pembiayaan Kesehatan adalah mata kuliah yang membahas struktur dan fungsi sistem kesehatan, tata kelola, kepemimpinan, regulasi, kebijakan kesehatan, universal health coverage, revenue raising, pooling, purchasing, benefit package, provider payment, strategic purchasing, financial protection, public financial management, equity, akuntabilitas, desentralisasi, digital health governance, analisis kinerja sistem, serta perumusan rekomendasi reformasi sistem kesehatan berbasis data, bukti, risiko, dan kebutuhan masyarakat.
Metode Penelitian Kualitatif dan Mixed Methods adalah mata kuliah yang membahas paradigma dan desain penelitian kualitatif serta metode campuran dalam kesehatan masyarakat, meliputi perumusan masalah, pemilihan desain, sampling, wawancara mendalam, FGD, observasi, dokumen, etika, reflexivity, pengelolaan dan analisis data kualitatif, coding, thematic analysis, content analysis, trustworthiness, integrasi data kuantitatif-kualitatif, joint display, meta-inference, mixed methods designs, quality appraisal, pelaporan ilmiah, serta penyusunan proposal dan produk penelitian berbasis bukti.
Digital Intermediet Public Health adalah mata kuliah yang membahas pemanfaatan teknologi digital, data, dan sistem informasi untuk meningkatkan fungsi kesehatan masyarakat melalui pendekatan people-centred, evidence-based, aman, etis, interoperabel, inklusif, dan berkeadilan. Mata kuliah mencakup transformasi digital kesehatan, sistem informasi kesehatan dan rekam medis elektronik, interoperabilitas, data governance, privasi dan keamanan siber, kualitas data, dashboard dan visualisasi, digital epidemiology, surveilans digital, GIS, telehealth, mHealth, wearables, clinical decision support, artificial intelligence, infodemic management, digital health literacy, digital inclusion, regulasi, implementasi, evaluasi, scale-up, dan sustainability intervensi digital kesehatan masyarakat.
Epidemiologi Terapan, Surveilans Digital dan Investigasi adalah mata kuliah yang membahas penerapan prinsip epidemiologi untuk deteksi, analisis, investigasi, respons, dan evaluasi masalah kesehatan masyarakat melalui pendekatan epidemiologi lapangan, surveilans berbasis indikator dan kejadian, surveilans digital, GIS, dashboard, early warning, investigasi KLB/wabah, analisis deskriptif dan analitik, evaluasi sistem surveilans, risk communication, One Health, serta penyusunan rekomendasi respons dan kebijakan berbasis bukti.
Manajemen Rumah Sakit dan Keselamatan Pasien adalah mata kuliah yang membahas pengelolaan rumah sakit secara terintegrasi melalui tata kelola, kepemimpinan, perencanaan, operasi pelayanan, sumber daya manusia, keuangan, fasilitas, mutu, risiko, akreditasi, budaya keselamatan, sasaran keselamatan pasien, pelaporan insiden, root cause analysis, failure mode and effects analysis, high reliability organization, manajemen perubahan, indikator mutu, digital dashboard, serta penyusunan strategi dan proyek peningkatan mutu dan keselamatan pasien berbasis data, bukti, regulasi, dan kebutuhan pasien.
Healthcare Professional Community dan Pemberdayaan Kesehatan adalah mata kuliah yang membahas pengembangan komunitas profesional kesehatan dan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan community engagement, interprofessional collaboration, community diagnosis, asset-based community development, health literacy, komunikasi perubahan perilaku, participatory planning, co-creation, advocacy, community-based intervention, digital community, monitoring-evaluation, social accountability, equity, keberlanjutan, serta penguatan kapasitas individu, keluarga, kelompok, komunitas, dan jejaring pelayanan kesehatan berbasis bukti.
Sistem Pangan dan Intervensi Gizi Berbasis Komunitas adalah mata kuliah yang membahas keterkaitan sistem pangan, ketahanan pangan, lingkungan pangan, konsumsi, status gizi, determinan sosial, dan kesehatan masyarakat serta perancangan intervensi gizi berbasis komunitas melalui pendekatan life-course, food systems, community diagnosis, asset mapping, social and behaviour change, intervensi gizi spesifik dan sensitif, fortifikasi, suplementasi, pangan lokal, school and workplace nutrition, digital nutrition, monitoring-evaluation, food and nutrition policy, equity, ketahanan iklim, dan keberlanjutan.
Manajemen Risiko Kesehatan Kerja dan Lingkungan adalah mata kuliah yang membahas identifikasi bahaya, penilaian pajanan, karakterisasi risiko, pengendalian risiko, kesehatan kerja, higiene industri, toksikologi, ergonomi, risiko psikososial, kualitas lingkungan, limbah, kesiapsiagaan darurat, investigasi insiden, komunikasi risiko, sistem manajemen K3 dan lingkungan, audit, monitoring-evaluasi, teknologi digital, serta penyusunan strategi dan kebijakan pengendalian risiko kesehatan kerja dan lingkungan secara terpadu, berkeadilan, berbasis bukti, dan berkelanjutan.
Sociotechnopreneurship adalah mata kuliah yang membahas pengembangan inovasi dan kewirausahaan kesehatan masyarakat yang mengintegrasikan nilai sosial, teknologi, kebutuhan pengguna dan komunitas, keberlanjutan, serta model organisasi dan pembiayaan melalui pendekatan problem discovery, design thinking, value proposition, theory of change, business model, prototyping, digital health, responsible innovation, stakeholder collaboration, impact measurement, pembiayaan inovasi, scaling-up, advokasi, dan penyusunan venture atau innovation roadmap berbasis bukti.
Residensi adalah mata kuliah pembelajaran berbasis tempat kerja yang mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, sikap profesional, kepemimpinan, manajemen, analisis masalah, penggunaan data, perencanaan program, peningkatan mutu, kolaborasi interprofesional dan lintas sektor, teknologi digital, implementasi intervensi, monitoring-evaluasi, penyusunan rekomendasi kebijakan, serta komunikasi ilmiah melalui pengalaman langsung di organisasi pelayanan kesehatan, institusi kesehatan masyarakat, atau komunitas secara terstruktur, terukur, reflektif, dan berbasis bukti.
Mata kuliah Seminar Proposal merupakan mata kuliah berbasis riset yang membekali mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat untuk mengidentifikasi dan menganalisis masalah kesehatan masyarakat secara kritis berbasis data dan bukti ilmiah, merancang proposal penelitian dengan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mixed methods, serta mengomunikasikan dan mempertahankan rancangan penelitian secara ilmiah, profesional, beretika, dan bertanggung jawab. Mata kuliah ini terutama mendukung CPL3, CPL4, CPL9, dan CPL10 OBE MKM 2026.
Mata kuliah Seminar Hasil merupakan mata kuliah berbasis riset yang membekali mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat untuk mengolah, menganalisis, menginterpretasikan, dan mengevaluasi hasil penelitian kesehatan masyarakat berdasarkan data dan bukti ilmiah; menyusun hasil, pembahasan, kesimpulan, serta rekomendasi secara sistematis; dan mengomunikasikan serta mempertahankan hasil penelitian secara ilmiah, profesional, beretika, dan bertanggung jawab. Mata kuliah ini terutama mendukung CPL3, CPL8, CPL9, dan CPL12 OBE MKM.
Mata kuliah Publikasi Ilmiah merupakan mata kuliah berbasis riset akhir yang membekali mahasiswa magister dengan kemampuan menerapkan integritas akademik, etika profesi, dan pencegahan plagiarisme dalam penulisan ilmiah, mengevaluasi kontribusi penelitian kesehatan masyarakat serta penyempurnaan naskah tesis utuh, dan mengkreasi naskah artikel ilmiah siap publikasi pada jurnal bereputasi serta mempertahankan naskah dalam Ujian Tesis Akhir.
Ketua Program Studi
2026-04-22
Mengapa Kelemahan Otot Panggul dan Pergelangan Kaki Menjadi Pemicu Utama Nyeri Lutut Saat Jongkok
2026-04-22
Peran Fisioterapi dalam Mempercepat Regenerasi Saraf Fasialis pada Pasien Bell's Palsy.
2026-04-22
Menjelajahi Spektrum Karier Fisioterapi dari Industri Olahraga hingga Konsultan Teknologi Kesehatan.