Mengurai Visi Strategis Menhan Prabowo:

UNPRI Gelar Bedah Buku Politik Pertahanan

Senin, 16 Oktober 2023 11:16:44 oleh Muhammad Aditya Kurnia | berita sebelumnya | berita selanjutnya

Dokumentasi acara dapat diakses di link berikut

Instagram UNPRI



Universitas Prima Indonesia (UNPRI) sukses menggelar acara "Bedah Buku Politik Pertahanan: Menggali Visi Strategis Menhan Prabowo Subianto dan Transformasi Pertahanan Negara RI" dengan kerjasama Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI. Acara berlangsung pada hari Senin, 16 Oktober 2023, di Main Hall Kampus Utama UNPRI, Jalan Sampul 3, Kota Medan.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Letnan Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra, M.A., M.Sc. (Wakil Menteri Pertahanan RI) sebagai Keynote Speaker, Ketua Komisi 1 DPR RI, Meutia Viada Hafid, beserta anggota Komisi 1 dan 8 DPR RI. Penulis buku "Politik Pertahanan: Menggali Visi Strategis Menhan Prabowo Subianto dan Transformasi Pertahanan Negara RI," Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E., M.E, juga turut hadir sebagai narasumber. Narasumber lainnya adalah Abdul Latief Siregar, S.T (wartawan senior) dan Hariqo Wibawa Satria, M.HI., Direktur Eksekutif Kemenkumhan.

Sedangkan dari pihak jajaran Rektorat UNPRI turut hadir Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH), Dr. Tommy Leonard, SH., M.Kn, seluruh wakil rektor, perwakilan Dekan, Kepala Program Studi, Kepala Biro, dan sekitar 800 Civitas Akademika UNPRI.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor 1 UNPRI, Abdi Dharma, S.Kom, M.Kom mengucapkan selamat datang kepada para narasumber UNPRI, kampus multi etnis di tengah kota Medan. UNPRI merupakan kampus yang berkembang pesat dengan 8 fakultas dan 48 program studi, di kampus Medan maupun PSDKU di Pekanbaru, yang menyediakan beragam jenjang pendidikan, mulai dari Diploma, Sarjana, Sarjana Terapan, Profesi, Spesialis, Magister, hingga Doktor. WR 1 UNPRI berharap bahwa acara bedah buku ini tidak hanya menjadi wadah diskusi, tetapi juga dapat meningkatkan wawasan kita terkait perkembangan dalam bidang pertahanan nasional.

Dahnil Anzar Simanjuntak, selaku penulis buku, mengungkapkan terima kasih kepada para tamu kehormatan, terutama jajaran UNPRI sebagai kampus masa depan Sumatera Utara dan Kota Medan, "UNPRI, the best choice" ujarnya. Selanjutnya, Simanjuntak menekankan pentingnya konsep pertahanan Indonesia sebagai "pertahanan rakyat semesta." Ia menegaskan bahwa konsep ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, tidak hanya aspek militer dan pertahanan, tetapi juga unsur-unsur kebudayaan. Menurutnya, pertahanan nasional adalah tanggung jawab bersama yang mencakup pemahaman dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya serta partisipasi aktif dari semua warga negara. Dengan cara ini, pertahanan nasional bukan hanya menjadi domain militer, tetapi juga menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas dan keberlanjutan bangsa.

Selanjutnya Meutia Viada Hafid menyatakan kekagumannya atas kemajuan dan prestasi yang telah diraih oleh universitas ini, terutama prasarana kampus Utama yang bertaraf Internasional dan pencapaian UNPRI ini sebagai inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya di seluruh Indonesia. Ketua Komisi 1 mengungkapkan harapan bahwa bedah buku yang sedang berlangsung ini akan memberikan informasi yang berharga terkait pertahanan nasional kepada generasi muda dan milenial. Dia meminta generasi muda untuk menyadari bahwa isu pertahanan bukanlah sesuatu yang terpencil atau hanya relevan bagi para ahli. Sebaliknya, narasi terkait pertahanan adalah wacana yang mengisi kehidupan sehari-hari kita.

Ketua Komisi 1 juga menyoroti kenyataan bahwa buku-buku tentang pertahanan yang ditulis dalam bahasa Indonesia, terutama oleh akademisi yang juga merupakan bagian dari Kementerian Hukum dan HAM, masih cukup jarang ditemui. Oleh karena itu, harapannya adalah bahwa acara bedah buku ini akan memicu minat lebih banyak penulis dan akademisi untuk mendalami dan menyampaikan pemahaman yang lebih dalam tentang pertahanan nasional dalam bahasa yang mudah diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Dalam keynote speech, Wakil Menteri Pertahanan RI mengungkapkan apresiasinya terhadap sarana prasarana yang ada di Kampus Utama UNPRI. Beliau menganggapnya sebagai suatu prestasi yang patut diapresiasi dan mengundang salut. Selanjutnya, beliau menyoroti bahwa buku yang sedang dibahas merupakan suatu upaya untuk menjembatani gagasan-gagasan yang dimiliki oleh Menteri Pertahanan kepada publik.

Wakil Menhan RI menekankan bahwa isu pertahanan seringkali hanya diidentikkan dengan urusan militer dan tentara. Namun, beliau menekankan bahwa pertahanan memiliki aspek yang sangat luas, yang mencakup seluruh lapisan masyarakat dan segala aspek kehidupan. Dengan kata lain, pertahanan adalah tanggung jawab bersama dan relevan dalam berbagai konteks, tidak hanya dalam kerangka militer.

Acara diakhiri dengan penyerahan plakat penghargaan dari Kemenkumham kepada Universitas Prima Indonesia sebagai pengakuan atas kontribusinya dalam memahami dan mengembangkan wawasan tentang pertahanan nasional yang lebih baik melalui acara bedah buku Politik Pertahanan yang telah sukses dijalankan.


Berita Seputar Universitas Prima Indonesia:

Berita Lain:

Berita Halaman Depan: